A+ A A-

[Q-A] Pembantaian Batavia 1740

Budaya-Tionghoa.Net | Topik pembantaian Batavia 1740 tidak pernah ada habisnya karena referensinya pun tersedia untuk digali terus menerus. Tulisan lain tentang Batavia 1740 pernah ditulis oleh salah satu moderator dan  tulisan lawas itu sedang dikembangkan karena oleh penulisnya dinilai terlalu singkat . Tulisan dibawah ini adalah salah satu topik tanya jawab tentang pembantaian Batavia 1740 antara pertanyaan-pertanyaan dari Irawan R dan jawaban-jawaban dari Golden Horde. Silahkan disimak.

Admin & Moderator

Read more...

Sejarah Kawasan Angke Di Batavia

Budaya-Tionghoa.Net | Berawal dari pertanyaan apakah sungai Angke itu berasal dari kata Hongxi yang berarti Sungai Merah ataukah yang berarti sungai yang sering banjir? Dan apakh disebut Ang Kee karena dahulu terjadi pembantaian 1740 sehinggai banyak mayat orang Tionghoa yang dibuang kedalam sungai tersebut sehinggai memerahkan warna air sungai. Namun ada pendapat yang mengatakan bahwa Ang Kee itu karena sungai sering meluap ketika terjadi hujan besar. Mana yang benar ?

Read more...

Pelayaran Bersejarah Kapal Gotheborg

Budaya-Tionghoa.Net | Pada tanggal 18 – 28 Juni 2006, kapal layar Gotheborg dari Swedia akan singgah di Tanjung Priok, Jakarta sebagai pelabuhan "Port of Call" dalam rangka ekspedisi pelayarannya dari kota Gothenburg di Swedia menuju Canton (Guangzhou) dan Shanghai di Tiongkok untuk memperingati 260 tahun pelayaran kapal dagang Gotheborg ke Tiongkok pada tahun 1742-1745..

Read more...

Nama "Jakarta" Dalam Bahasa Tionghoa

  • Published in Dialek

Budaya-Tionghoa.Net | Bicara tentang Jakarta, saya jadi ingat beberapa sebutan untuk Jakarta dalam bahasa Tionghoa. Jakarta sekarang dalam bahasa Mandarin disebut "Yajiada". Namun dulu sewaktu kakek saya pertama kali membawa saya ke Jakarta, ia selalu menyebut Jakarta dengan sebutan "Yia Sia" dengan dialek Tiochiu. Lain dengan papa saya yang menyebut Jakarta sebagai "Pa Sia" dengan dialek Tiochiu juga. Kedua sebutan ini sama saja dengan dialek Hokkian cuma berbeda dalam intonasi.

Read more...

Arsip Belanda Sebagai Sumber Sejarah Taiwan

Budaya-Tionghoa.Net | Riwayat dan sejarah ke-Tionghoa-an terutama di Indonesia sebenarnya lebih dapat digali lebih lanjut dari negara lainnya macam Tiongkok atau Belanda yang pernah berkuasa di Indonesia.

Untung saja orang Belanda juga suka menyimpan arsip2 lama, saya kira masih banyak yang dapat dicari dan dirujuk kepada sumber2 di negeri Belanda ataupun catatan peninggalan kolonial tentang politik atau kebudayaan Tionghoa di Indonesia di masa Belanda.

Read more...

Tionghua Filipina dan Strata Sosial Di Masa Spanyol

Budaya-Tionghoa.Net | Pada saat Spanyol datang ke Manila (1571) , telah ada kehadiran  150 orang Tionghoa di kota itu. Komoditas silver atau perak dan jalur Manila - Meksiko membuat Tionghoa berduyun-duyun datang ke Manila. Di tahun 1586 , jumlah Tionghoa yang berdagang (tidak termasuk yang berprofesi lain)  berlipat ganda menjadi 6000 di Manila. Dan terus berlipat ganda sehingga Spanyol menganggap ini sebagai ancaman , yang berujung pada pembantaian Tionghoa.

 

Read more...

Kapitein So Beng Koen, Perintis Batavia yang Terlupakan

Budaya-Tionghoa.Net | Batu nisan Tionghoa (bong pay, dalam dialek Hokkian) menyembul di tengah perumahan kumuh yang dibelah Gang Taruna yang sempit di sisi Jalan Pangeran Jayakarta. Sepintas, tidak ada yang istimewa karena tak ubahnya pemakaman Tionghoa yang dirambah menjadi perumahan, seperti di kawasan Karang Anyar dekat Jalan Lau Tze, Jakarta Pusat.

Read more...
Subscribe to this RSS feed

Latest Articles

  1. Trending
  2. Feature
  3. News
  4. Random

Sejarah

Budaya

Seni

Filsafat

Sains

Esai & Opini

Resensi Buku

Album Foto