A+ A A-

Sejarah Terasi Di Nusantara

Budaya-Tionghoa.Net | Beberapa waktu lalu salah satu member berkisah tentang perjalanan ke Tuban di Tambakboyo, kurang lebih 15 km sebelah barat Tuban. Dia melihat penduduk banyak menjemur sesuatu. Dan akhirnya dia mengetahui setelah bertanya, dan ......oh itu terasi. Satu keluarga Tionghoa di desa itu mengatakan keluarganya sudah bikin terasi dari sejak engkongnya, dan engkong dari engkongnya dan mungkin dari engkongnya lagi. Dia bilang udah tradisi keluarganya.

Read more...

Tan Tjien Kie : Peringetan Wafatnya Majoor Tan Tjin Kie

Budaya-Tionghoa.Net | Tan Tjin Kie lahir pada tanggal 25 Januari 1853 di Cirebon dan meninggal pada tanggal 13 Februari 1919. Pada tahun 1884 Tan diangkat menjadi Luitenant Wess en Boedelkamer. Pada tahun 1888 , Tan menjadi Kapitein dan pada tanggal 1913 akhirnya menjadi Majoor. Pada tahun 1893 , pemerintahan Dinasti Qing memberikan gelar To-Han [Maharaja Kelas II] dan pada tahun 1908 , Tan mendapat promosi dari pemerintah Qing dengan pangkat To-Wan. Di tahun 1909 , Tan mendapat bintang Gouden Ster van Verdienste [Bintang Emas Untuk Jasa] . Tan juga menjadi ketua dari perkumpulan kematian Kong Djoe Koan ,perkumpulan THHK dan pelindung Hok Siu Hwee. Tan adalah pelindung utama kesenian jawa , "Een Grot Beschemer der Javaanse Kunst" [Dr Th Pigeaud, Javaanse Volksvertoningen , p114] . Tan juga seorang dermawan yang sering membantu korban bencana alam dan kelaparan di Tiongkok. Tan menyumbang 10 ribu f untuk mendirikan rumah sakit di Cirebon dan 10 ribu f untuk gedung THHK . Tan juga menyumbang untuk masjid di Luwung Gajah dimana ia memiliki dua pabrik gula dan satu istana megah di Binarong.

Read more...
Subscribe to this RSS feed

Latest Articles

  1. Trending
  2. Feature
  3. News
  4. Random

Sejarah

Budaya

Seni

Filsafat

Sains

Esai & Opini

Resensi Buku

Album Foto