A+ A A-

Etika dalam Filsafat Tiongkok (2)

 

Pandangan tokoh-tokoh dan aliran filsafat Tiongkok tentang Li

Xun zi 荀子 dan Legalism fajia 法家, Xun Zi beranggapan bahwa li atau etika lahir untuk mengatur nafsu keinginan manusia, dimana jika tidak diatur maka akan timbul masalah, yaitu perebutan untuk pemuasan nafsu manusia akan benda-benda material duniawi. Karena itu li mengatur status dan kedudukan sehingga masyarakat akan mengetahui batasan-batasannya sesuai dengan statusnya dan dengan demikian kebutuhan dan persediaan akan menjadi seimbang.

Read more...

Shang Yang (390-338 SM) : Reformis Besar Di Masa Negara Berperang

Photo Credit : Patung Shang Yang , Fanghong  , 5 June 2006

Budaya-Tionghoa.Net | Shang Yang (Gongsun Yang , Wei Yang )  seorang reformis besar, negarawan , pemikir legalis yang terkenal dari negara bagian Qin dimasa negara berperang (zhanguo) seorang keturunan dari seorang selir dari keluarga yang berkuasa di kerajaan kecil. Saat muda dia menjadi pejabat kecil di negara Wei , yang merupakan musuh tradisional dari negara bagian Qin.

Read more...

Serial Pemikiran Tiongkok (1) - Filosofi Legalis (Fajia) versus Konfusianisme Dalam Teori dan Praktik

Budaya-Tionghoa.Net | Hari ini saya tertarik mengupas mengenai Legalisme dan Konfusianisme, terutama dalam teori dan praktiknya. Khususnya yang menarik perhatian saya adalah semasa Kaisar Han Wudi dari Dinasti Han. Barangkali kita perlu menyebutkan dulu kaum Legalis pertama di Tiongkok, yakni Guan Zhong yang hidup pada abad 7 SM. Meskipun demikian, Guan Zhong tak selamanya digolongkan sebagai penganut Legalisme. Tokoh lainnya adalah Shen Buhai (meninggal 337 SM), yang pernah menjabat sebagai perdana menteri Negeri Han (bukan dinasti Han, melainkan salah satu negeri pada masa Perang Antar Negeri). Meskipun demikian, karyanya dianggap sebagai pemalsuan. Shen Dao yang hidup sezaman dengan Mengzi juga dianggap sebagai legalis, tetapi pemikirannya juga mencerminkan Daoisme. Masih terdapat lagi Shang Yang dan Gongsun Yang.

Read more...

Manusia Pada Dasarnya Baik Atau Jahat?

Budaya-Tionghoa.Net | Dalam tiga aliran filsafat besar Tiongkok juga sudah ada perdebatan mengenai sifat asali manusia.
Ru jia dengan Meng Zi mengatakan bahwa manusia pada dasarnya baik adanya. Fa Jia dengan Xun Zi mengatakan bahwa manusia pada dasarnya buruk adanya. Dao Jia dengan Zhuang Zi mengatakan manusia pada prinsipnya tidak baik dan buruk.

Read more...

Empat Periode Besar Filsafat Tiongkok

Budaya-Tionghoa.Net | Ada tiga tema pokok sepanjang sejarah filsafat Tiongkok , yakni harmoni, toleransi dan perikemanusiaan. Selalu dicarikan keseimbangan, harmoni, suatu jalan tengah antara dua ekstrem: antara manusia dan sesama, antara manusia dan alam, antara manusia dan surga. Toleransi kelihatan dalam keterbukaan untuk pendapat-pendapat yang sama sekali berbeda dari pendapat-pendapat pribadi, suatu sikap perdamaian yang memungkinkan pluralitas yang luar biasa, juga dalam bidang agama. Kemudian, perikemanusiaan. Pemikiran Tiongkok  lebih antroposentris daripada filsafat India dan filsafat Barat. Manusia-lah yang selalu merupakan pusat filsafat Tiongkok.

Read more...

Tentang Legalisme

Saya mohon dibantu untuk memahami apa itu aliran legalisme di Tiongkok  yang disebut aliran fa jia.Mohon masukannya, dan mari kita diskusikan. Salam, Michael

Budaya-Tionghoa.Net | Fajia (法家) atau Legalis yang anda maksud adalah sebuah aliran filsafat hukum yang memainkan peranan penting di Tiongkok pada jaman Zhanguo (kira-kira 475 s/d 221 SM). Pokok pikiran aliran filsafat ini menekankan pentingnya supremasi hukum sebagai penyanggah dan sekaligus penertib tatanan sosial masyarakat.

Read more...

Aliran Legalisme - Fajia 法 家

Budaya-Tionghoa.Net | Aliran Fa atau Legalisme adalah aliran yang menitik-beratkan pada sistem pemerintahan. Tokoh2 aliran Fa banyak yang mengabdikan diri pada kerajaan Qin. Misalnya Shang Yang , kemudian Han Feizi dan Li Si yang mengabdi pada Ying Zheng (pendiri Dinasti Qin – lihat pembahasan pada bagian berikutnya mengenai Dinasti Qin).

Read more...

Kosmologi Tiongkok

  • Published in Tao

Budaya-Tionghoa.Net | Sebenarnya saya amat sangat malas menuliskan tentang kosmologi Tiongkok dan kaitannya dalam banyak hal, seperti misalnya berkaitan dengan pembuatan mandala atau altar, sistem penghitungan nasib, pengobatan Tiongkok, sistem ilmu bentuk, kesehatan, filsafat, agama, kebudayaan, festival, bahkan dalam prinsip chinese mediumship serta divination, pembuatan fu ( cat: kertas jimat ) juga tidak akan luput dari hal ini, dan masih banyak hal lainnya yang dipengaruhi oleh kosmologi Tiongkok ini.

Read more...
Subscribe to this RSS feed

Latest Articles

  1. Trending
  2. Feature
  3. News
  4. Random

Sejarah

Budaya

Tionghoa

Seni

Filsafat

Sains

Esai & Opini

Resensi Buku

Album Foto