A+ A A-

Ren Zhiwei Dan Bakti Kepada Ibu

  • Published in Kisah

Budaya-Tionghoa.Net |Pemuda ini namanya Ren Zhiwei ,saat meraih semangkuk bubur, hanya makan sesuap bubur , air mata pun menetes,turun seperti hujan ke dalam mangkuk. "Saya hidup sehari lagi, maka perlu untuk menyeret ibu sehari, aku benar-benar tidak ingin melihat ibu demi saya bekerja begitu keras." kata Ren Zhiwei meneteskan air mata.

Read more...

Kisah Ibu Yang Menepati Janji

  • Published in Kisah

VIA : Facebook Group Budaya Tionghoa

Budaya-Tionghoa.Net | Suatu hari pada jaman zhan guo,di masa pemerintahan Qi Xuan Wang di pinggir jalan ditemukan seseorang telah terbunuh.Saat petugas berwenang datang ke tempat kejadian,mendapati ada 2 orang kakak beradik berdiri disamping mayat tersebut.Ketika petugas bertanya kepada mereka siapa sebenarnya yang telah membunuh korban,mereka berdua saling berebut untuk mengakui bahwa dirinyalah yang telah melakukan kejahatan itu.

Read more...

Kisah Nyonya Chen : Memilih Menjanda Dan Merawat Ibu Mertua

  • Published in Kisah

VIA : Facebook Group Budaya Tionghoa

Budaya-Tionghoa.Net | Dahulu kala pada jaman Han Wu Di hiduplah seorang menantu perempuan yang sangat berbakti bermarga Chen.Nyonya Chen berasal dari daerah Huai Yang,ketika berusia 16 tahun menikah.Setelah menikah hidupnya sangat bahagia,namun tak kunjung dikaruniai anak.Menikah tak berapa lama sang suami mendapat panggilan wajib militer,berdinas di daerah perbatasan.Sebelum berangkat bertugas sang suami berpesan kepada istrinya agar merawat ibunya yang sudah tua dan sudah menjanda.

Read more...

Ketika Saya Beranjak Tua , Surat Seorang Nenek

  • Published in Kisah

Budaya-Tionghoa.Net | Ketika saya beranjak tua, ketika saya tidak seperti dulu lagi . Ketika saya tidak sengaja menjatuhkan kuah ke pakaian saya, ketika saya lupa mengingatkan tali sepatu saya , harap mengingat bagaimana saya mengajarkan kamu apa yang harus dilakukan ketika kamu kecil.

Read more...

Enam Kebohongan Mama

  • Published in Kisah
Budaya-Tionghoa.Net | Mama dalam hidupnya membuat enam kebohongan . Jika makanan tidak mencukupi ia akan memberikan makanan itu kepada anaknya dan berkata , "Cepatlah makan , mama sungguh tidak lapar." Kemudian saat kami makan , ia selalu menyisihkan ikan dan daging untuk anaknya dan berkata , "Mama sungguh tidak suka ikan , makanlah nak".
Read more...
Subscribe to this RSS feed

Latest Articles

  1. Trending
  2. Feature
  3. News
  4. Random

Sejarah

Budaya

Seni

Filsafat

Sains

Esai & Opini

Resensi Buku

Album Foto