A+ A A-

Kisah Gadis Yu Yan

  • Published in Berita

Budaya-Tionghoa.Net | Di bulan Juni tanggal 18 , seorang gadis berusia delapan tahun , Yu Yan menulis tentang sikap ayah angkatnya tentang catatan medisnya menggunakan karakter Tionghua terbatas yang dia pelajari selama dua tahun terakhir : " Secara sukarela melepaskan perawatan medis untuk Yu Yan". Di hari yang sama , gadis tersebut meninggalkan Chengdu bersama ayah angkat dan bibinya. Mereka kembali ke Shuangliu , San Xing , desa Wo Yun , Provinsi Sichuan.

Read more...

Mengenai Kanker Hati! Jangan Tidur Terlalu Malam!

Budaya-Tionghoa.Net| Para dokter di National Taiwan Hospital baru-baru ini mengejutkan dunia kedokteran karena ditemukannya kasus seorang dokter muda berusia 37 tahun yang selama ini sangat mempercayai hasil pemeriksaan fungsi hati (GOT, GPT), tetapi ternyata saat menjelang Hari Raya Imlek diketahui positif menderita kanker hati sepanjang 10 cm!

Read more...

Pikiran Seorang Dokter Yang Menderita Kanker [2]

Budaya-Tionghoa.Net|

Karena penyakit kanker aku berusaha
seberapa bisa melepaskan keterikatan hidup
Jangan sampai aku berpandangan sempit
Jangan sampai menganggu temperamenku
Aku masih mau bekerja, mau belajar
tetapi kekurangan waktu dan tenaga
Aku memberikan waktu lebih banyak untuk keluarga dan teman
Aku makan apa yang aku suka, tetapi yang sehat
Aku vakansi ke tempat-tempat yang aku senang
Aku tidak akan menyimpan barang yang aku hargai
Aku akan pakai semua barang yang aku suka
Aku tidak menyimpan semua kejadian didunia
sebagai satu kejadian yang istimewa
Karena setiap hari aku hidup adalah suatu
kejadian yang istimewa padaku.
Aku percaya pada diriku, percaya pada dokter
yang mengobati aku dan obat yang diberikan padaku
Aku percaya pada Tuhan dan Pembantu-Pembantunya

Dr. Han Hwie-Song
Breda, 7 juni 2004

Read more...

Mendapatkan Kabar Tentang Penjalaran Kanker [3]

Budaya-Tionghoa.Net| Kemarin dulu putriku pulang dari pekerjaannya mengatakan padaku:”papa saya telah membicarakan dengan oncolog tadi siang, dan papa akan mendapatkan chemoterapi pada hari rabu tanggal 9 Juni jam 09.45 pagi. Dua hari sesudah kedatangan kalian dari vakansi ke pulau-pulau kanari. Tetapi papa harus selasa jam 09.30 pergi membicarakan dengan dia.” Sambil ketawa  putriku menepok-nepok pundakku dan lalu menciumku dan melanjutkan dengan kata-kata:” papa punya kondisi baik, semangat juga baik dan papa mempunyai keulatan. Saya tidak kewatir dan takut, semua pasti OK, seperti yang sudah-sudah.” Aku ketawa dan menerimanya dengan mangguk-mangguk. Namun yang agak menekan pikiranku ialah effek sampingan dari chemoterapi. Meskipun aku tidak banyak memikirkan tentang hidup dan mati, namun tokh ada satu perasaan yang aku sukar menulis dengan kata-kata. Seperti ada sesuatu yang tidak enak di dadaku dan pikiranku, arek Surabaya mengatakan ada “ganjelan” dalam hati. Namun keluargaku semua mendukung aku dengan penuh cinta-kasih, dan aku tidur dengan nyenyak tanpa kesulitan.

Read more...

Mengubah Sel Kanker Sebagai Sel Normal

Budaya-Tionghoa.Net | Dokter Li Feng di Taiwan University Hospital pernah mengidap kanker limpa. Orang yang menderita penyakit yg sama dengan dirinya, ada yang sudah koma, bahkan ada yang sudah meninggal, tapi beliau justru masih hidup dengan sehat. Rahasianya adalah: sama sekali tidak tergantung pada pengobatan, dan setiap hari menjaga kondisi organ tubuhnya, terutama sel-sel tubuhnya. Oleh karena itu, harus hidup dengan bahagia, mengkonsumsi makanan yang hambar (sederhana), hidup dgn teratur, tidur lebih awal dan bangun lebih pagi, dan secara teratur melakukan meditasi dan olahraga.

Read more...
Subscribe to this RSS feed

Latest Articles

  1. Trending
  2. Feature
  3. News
  4. Random

Sejarah

Budaya

Seni

Filsafat

Sains

Esai & Opini

Resensi Buku

Album Foto