Strict Standards: Declaration of JParameter::loadSetupFile() should be compatible with JRegistry::loadSetupFile() in /home/budayati/public_html/web2/libraries/joomla/html/parameter.php on line 0
Displaying items by tag: kelenteng
A+ A A-

Strict Standards: Declaration of JCacheControllerView::get() should be compatible with JCacheController::get($id, $group = NULL) in /home/budayati/public_html/web2/libraries/joomla/cache/controller/view.php on line 0

Menjelajahi misteri ciamsi dan pwa pwee ( bag.2 tamat )

Ciamsie dan Pwapewe Sebagai Sarana Kehidupan dan Komunikasi

                Pada umumnya sebagian besar masyarakat Tionghoa dan juga para penganut kepercayaan Tionghoa tidak mengetahui secara jelas apa yang dimaksud dengan ciamsi 籤詩dan kiuciam/ qiuqian 求籤. Ciam artinya adalah batang bambu yang digunakan untuk divination. Kiu ciam adalah “memohon ciam” dan ciamsie adalah kertas hasil ciuciam yang isinya syair-syair.

Read more...

Menjelajahi misteri ciamsi dan pwa pwee ( bag.1 )

Menjelajahi misteri ciamsi dan pwa pwee

Pendahuluan

                Ciamsi dan pwapwee adalah barang yang umum dapat dilihat dalam kelenteng-kelenteng. Hampir semua umat kelenteng mengenal metode ini dan selalu dianggap sebagai metode peramalan dan tidak jarang ada yang mentertawakan metode ini karena dianggap tahayul atau rumus probilitas belaka dan tidak ilmiah. Tidak sesuai logika, jawaban mereka yang mentertawakan itu. Menurut prof.Bambang Soegiharto, “Kini makin disadari pula bahwa ‘logika’ sesungguhnya tidaklah satu, bukanlah hanya logika formal ala Aristoteles.Logika adalah sistem-sistem yang digunakan untuk menalarkan dan menjelaskan hubungan sebab-akibat, dan ada bermacam sistem.Sistem itu lahir seringkali sebagai konsekuensi dari ‘worldview’ (falsafah) tertentu yang khas, dan dipengaruhi karakter bahasa tertentu yang spesifik.” Sedangkan logika yang digunakan untuk mentertawai adalah logika dari kerangka berpikir barat. Bambang Soegiharto menambahkan bahwa “Orang kini makin menyadari bahwa realitas tak pernah lepas dari tafsiran: hidup berarti menafsir. Dan penafsiran selalu ditentukan oleh kerangka pemahaman awal kita (mind-frame), tak ada tafsir obyektif netral murni.”  Manusia memang selalu menafsir semua yang ada dalam kehidupannya, disini kita juga harus menyadari bahwa ciamsie dan pwa pwee tidak lepas dari menafsir apa yang tersirat maupun tersurat.

Read more...

‘Si 寺’, Bukan Hanya Vihara

Budaya-Tionghoa.Net |Salah satu tujuan wisata di Kota Luoyang adalah Vihara/Klenteng Kuda Putih (Baimasi 白馬寺). Vihara tersebut didirikan pada tahun 68 masehi dan merupakan Vihara Buddisme pertama dan masih bertahan hingga kini. Dari vihara tersebut, agama Buddha berkembang pesat di China.

Read more...

Menghayati Kelenteng Sebagai Ekspresi Masyarakat ( bag.ketiga-tamat )

Gender di Kelenteng

 

Banyak kelenteng-kelenteng yang dipimpin oleh imam perempuan, umumnya ada di

kelenteng cai ci ( pendoa perempuan dari sub etnis Hakka ) atau juga kelenteng Buddhisme

maupun Taoisme, disebut an 庵. Didalam masyarakat paternalistic yang menjunjung kaum pria

dan menekan kaum perempuan, kelenteng Taoisme dan Buddhisme maupun kelenteng rakyat

bisa menjadi jalan kaum perempuan untuk keluar dari penindasan dan bisa mencapai kesetaraan

dengan pria, bahkan dalam beberapa posisi, kaum biarawati perempuan ini menduduki tempat

yang lebih tinggi dibandingkan kaum pria.

Read more...

PERKEMBANGAN AGAMA TAO DI INDONESIA

  • Published in Tao

PERKEMBANGAN AGAMA TAO

DI INDONESIA

Oleh : Ardian Cangianto[1]

ABSTRAK

 

            Taoisme adalah agama yang lahir di Tiongkok dan memiliki perjalanan panjang dalam peradaban serta kebudayaan Tionghoa. Pengaruh Taoisme merasuki sendi-sendi kehidupan masyarakat Tionghoa baik dari segi sebagai agama maupun filsafat kehidupannya. Taoisme sebagai lembaga keagamaan terbentuk pada masa Zhang Daoling di masa dinasti Han Timur dan ini berarti Taoisme sebagai agama sudah berumur 2000 tahun  dan umur itu tidaklah pendek untuk memberikan pengaruh pada etnis Tionghoa dan budayanya. .

Hampir tidak ada tulisan yang membahas perkembangan Taoisme di Indonesia padahal penyebaran orang Tionghoa ke Nusantara tentunya membawa kepercayaan dan tradisi mereka. Jejak Taoisme sebenarnya terasa, sebagai contoh adalah talisman atau yang disebut sebagai kertas “hu” adalah bentuk nyata yang sering kita lihat dalam kehidupan keseharian orang Tionghoa, perhitungan mengenai “ciong” ( ) dan sembahyang kepada Taisui 太歲 adalah hal yang bisa dilihat dalam upacara yang terkait pada tahun baru Imlek. Dewa-dewi yang ada di kelenteng juga banyak yang memiliki keterkaitan dengan Taoisme, seperti misalnya Xuantian Shangdi, Taisui.

Read more...

Menghayati Kelenteng Sebagai Ekspresi Masyarakat Tionghoa ( bagian kedua )

Seni dan Kelenteng

Jacob Sumardjo menuliskan :

“Benda-benda budaya warisan masa lampau itu sebenarnya sudah menceritakan dirinya sendiri. Benda-benda itu punya struktur luar yang segera nampak, itulah kuantitas. Dari struktur yang nampak itu terdapat system hubungan unsur-unsurnya yang hanya bisa dipahami melalui pola pikir tertentu. Dan pola berpikir benda-benda itulah yang masih tersembunyi, masih bisu, sehingga kita harus membuatnya agar bisa bicara tentang dirinya”[1]

Read more...

Menghayati Kelenteng Sebagai Ekspresi Masyarakat ( Tionghoa bagian pertama )

Menghayati Kelenteng Sebagai Ekspresi Masyarakat Tionghoa

Oleh : Ardian Cangianto[1]

Pengantar

            Pada saat mendengar kata kelenteng, yang terbersit secara umum adalah tempat ibadah orang Tionghoa, dimana tentunya pandangan itu tidak seratus persen benar, karena dalam perjalan sejarahnya, kelenteng memiliki makna-makna keagamaan yang bersifat universal dan tidak hanya untuk orang Tionghoa saja. Tapi di sisi lain, kelenteng mengandung unsur-unsur budaya Tionghoa yang kental dan semua itu adalah symbol yang memiliki makna-makna moralitas. Penanaman nilai moral itu dilakukan melalui bahasa symbol dan imaji selain bahasa oral dan teks.

Read more...

Ciamsie 簽詩 Bukan Hanya di Kelenteng Saja

 

Figure 1 : Ciamsie ala Jepang di Senso ji

Kata ciamsie sudah dikenal dan melekat di kelenteng-kelenteng dan berfungsi sebagai alat untuk menjawab permasalahan-permasalahan baik untuk umat kelenteng maupun non umat kelenteng. Umumnya ada dua jenis ciamsie, yaitu ciamsie pertanyaan dan ciam sie obat.

Read more...

Pola Pengaturan Kosmologi Kelenteng (1)

 

Photo Ilustrasi : Xie Tian Gong , Bandung

Budaya-Tionghoa.Net| Dahulu kelenteng adalah pusat tempat dimana masyarakat Tionghoa melakukan aktifitas hidup mereka seperti : melakukan perundingan untuk mengatasi masalah-masalah masyarakat; aktifitas religious; mengurus kematian dan masih banyak lainnya.

Read more...
Subscribe to this RSS feed

Strict Standards: Non-static method oFBLikeBox::getData() should not be called statically in /home/budayati/public_html/web2/modules/mod_ofblikebox/mod_ofblikebox.php on line 24

Latest Articles


Strict Standards: Only variables should be assigned by reference in /home/budayati/public_html/web2/modules/mod_news_pro_gk4/helper.php on line 548
  1. Trending
  2. Feature
  3. News
  4. Random

Strict Standards: Only variables should be assigned by reference in /home/budayati/public_html/web2/modules/mod_news_pro_gk4/helper.php on line 548

Strict Standards: Only variables should be assigned by reference in /home/budayati/public_html/web2/modules/mod_news_pro_gk4/helper.php on line 548

Sejarah


Strict Standards: Only variables should be assigned by reference in /home/budayati/public_html/web2/modules/mod_news_pro_gk4/helper.php on line 548

Budaya


Strict Standards: Only variables should be assigned by reference in /home/budayati/public_html/web2/modules/mod_news_pro_gk4/helper.php on line 548

Tionghoa


Strict Standards: Only variables should be assigned by reference in /home/budayati/public_html/web2/modules/mod_news_pro_gk4/helper.php on line 548

Seni


Strict Standards: Only variables should be assigned by reference in /home/budayati/public_html/web2/modules/mod_news_pro_gk4/helper.php on line 548

Filsafat


Strict Standards: Only variables should be assigned by reference in /home/budayati/public_html/web2/modules/mod_news_pro_gk4/helper.php on line 548

Sains


Strict Standards: Only variables should be assigned by reference in /home/budayati/public_html/web2/modules/mod_news_pro_gk4/helper.php on line 548

Esai & Opini


Strict Standards: Only variables should be assigned by reference in /home/budayati/public_html/web2/modules/mod_news_pro_gk4/helper.php on line 548

Resensi Buku


Strict Standards: Only variables should be assigned by reference in /home/budayati/public_html/web2/modules/mod_news_pro_gk4/helper.php on line 548

Album Foto


Strict Standards: Only variables should be assigned by reference in /home/budayati/public_html/web2/modules/mod_news_pro_gk4/helper.php on line 548