A+ A A-

Uang dalam perspektif budaya dan filsafat Tionghoa ( bag.3 tamat )

Nilai dan guna dari uang

Orang Tionghoa mengenal pepatah “uang bukan serba bisa tapi tanpa uang berlaksa hal tidak bisa ( dikerjakan)” ( 錢不是萬能 沒錢萬萬不能 ). Jaman sekarang, masyarakat sudah terlalu mengagungkan materi. Segala sesuatu yang ada memiliki nilai sehingga seolah-olah tanpa uang tidak bisa hidup. Dalam literature klasik Tiongkok, sejak awal sudah ada pembahasan tentang “dewa uang”[1]. Tapi, yang disebut sebagai “dewa uang”, sebenarnya tidak sama seperti dewa dalam pandangan masyarakat pada umumnya. Sebenarnya , “dewa uang” itu menunjuk pada uang itu sendiri. “Dewa uang” hanya sebagai analogi dan simbol, lebih pada satu ekspresi masyarakat dan system terhadap pengejaran maupun mengidolakan pada kekayaan[2].

Read more...

Pola Pengaturan Kosmologi Kelenteng (1)

 

Photo Ilustrasi : Xie Tian Gong , Bandung

Budaya-Tionghoa.Net| Dahulu kelenteng adalah pusat tempat dimana masyarakat Tionghoa melakukan aktifitas hidup mereka seperti : melakukan perundingan untuk mengatasi masalah-masalah masyarakat; aktifitas religious; mengurus kematian dan masih banyak lainnya.

Read more...

Fengshui dalam Filosofi Ruang Menurut Budaya Tionghoa, Pandangan untuk Membangun Lingkungan (3)

Budaya-Tionghoa.Net| Konsep kematian ala Zhu Xi itu masih sesuai koridor, misalnya dari qi kembali ke qi asali or tai xu ( kekosongan agung ). Zhu Xi-mempromosikan qi 气 = energi asali, dao 道 = jalan (dalam artian adalah jejaring), yang merupakan alasan dan sumber untuk setiap perubahan di alam semesta. Konsep ini berhubungan dengan teori kosmologi Tiongkok yang memanfaatkan simbol-simbol yang sama dan penafsiran.

Read more...

Fengshui dalam Filosofi Ruang Menurut Budaya Tionghoa, Pandangan untuk Membangun Lingkungan (1)

Budaya-Tionghoa.Net| Abstrak : Beberapa konsep sebagai bentuk filosofi yang berkembang di kalangan rakyat masih terus-menerus diyakini oleh etnis Tionghoa di Indonesia, mempengaruhi persepsi mereka tentang lingkungan buatan. Ini merupakan upaya untuk menyelaraskan alam semesta dengan manusia selama pembangunan lingkungan buatan. Bertujuan pada harmonisasi bangunan dengan alam dan alam semesta, makro-kosmos diproyeksikan ke dalam mikro-kosmos ruang bangunan.

Read more...

Makalah Kosmologi Dalam Budaya Tionghua

Budaya-Tionghoa.Net | Topik "Kosmologi Dalam Budaya Tionghua" adalah salah satu topik dari tiga topik bahan gathering dan seminar Budaya Tionghoa di bulan Oktober 2011 kemaren dan mohon maaf baru sempat disampaikan sekarang di web ini. Topik ini dibawakan oleh Sugiri Kusteja dengan didampingi moderator Greysia Susilo Yunus dari Bandung dan menjadi topik pertama yang mengawali seminar ini sebelum topik kedua tentang kebaya dan topik ketiga tentang  sajak berpasangan atau duilian yang dibawakan oleh Yan Haoran. Tulisan ini dalam dokumen aslinya berjumlah 60 halaman , 53 gambar ilustrasi , sembilan tabel dan daftar pustaka. Karena terlalu panjang maka kami bagi menjadi beberapa bagian . Pembaca bisa mengklik halaman berikutnya untuk terus menelusuri tulisan sesuai daftar isi diatas. Tampilan untuk di web juga disesuaikan dengan versi pdf di blog penulis http://templesymbolchineseculture.wordpress.com/.


Hormat Kami
Team Admin dan Moderator

Read more...
Subscribe to this RSS feed

Latest Articles

  1. Trending
  2. Feature
  3. News
  4. Random

Sejarah

Budaya

Seni

Filsafat

Sains

Esai & Opini

Resensi Buku

Album Foto