A+ A A-

Capgome Manado , Dewi Ma Cou Po & Marga Liem

  

  Photo : Lo Chia Bio - by Ardian Cangianto

Budaya-Tionghoa.Net| Dalam perayaan Cap Gou Meh di Manado seluruh lapisan masyarakat Kawanua tumpah-ruah ke jalan- jalan. Bukan hanya kalangan nelayan dan komunitas Tionghoa saja yangpercaya kesakralan perayaan tersebut dan perlindungan yang diberikan Ma Cou Po dan para dewata lainnya. Bahkan kalangan pemilik kebun cengkeh ― utamanya ― pun meyakini, kalau Cap Gou Meh tidak jadi diadakan, mereka khawatir panen mereka tidak berhasil baik tahun itu. Bahkan perayaan tersebut sudah masuk agenda wisata tahunan propinsi Sulawesi Utara, bahkan ketika rezim Orde Babe masih berdiri
dengan kokohnya.

Read more...

Liem Khing Hoo (1905-1945)

Budaya-Tionghoa.Net | Liem Khing Hoo dilahirkan di Wlingi , Blitar , pada 25 Juli 1905 jam 10 pagi dan meninggal dunia pada usia 40 tahun di tahun 1945.  Liem punya pengetahuan dalam bahasa Tionghoa dan bahasa Jawa sehingga menjadi salah satu dari sedikit pengarang Tionghoa yang mengerti kesusastraaan Jawa secara mendalam , yang dipengaruhi oleh ayahnya yang gemar akan literatur Jawa.

Read more...

In Memoriam Liem Kok Bie [4] : Menolong Warto, Diakui Sebagai Saudara Kandungnya

Budaya-Tionghoa.Net | Warto ex mahasiswa antropologi budaya IKIP Negeri Semarang, yang juga sekretaris I PPI Jateng, adalah teman setikar ketika sama-sama menjadi tapol.

Liem yang telah bekerja di NIAC sejak kira-kira tahun 1970 pada suatu hari menemui Warto di pondokannya di daerah manggarai pada bulan maret 1972. Ketika itu Liem datang bersama kakaknya Liem Kok Gie.  Ketika itu Warto sangat menderita, karena menganggur selama setengah tahun. Suatu dialog menarik antara Warto dan Liem Kok Bie telah disampaikan kepada penulis sebagai berikut :

Read more...

In Memoriam Liem Kok Bie [3] : Ingin dijadikan Buaya Kecil ?Tapi Jadi Kontraktor

Budaya-Tionghoa.Net | Ketika Liem Kok Bie sejak tahun 1964 menjadi ketua Pengurus Dewan Daerah Permusyawaratan Pemuda Indonesia (PPI) Jawa Tengah, Warto sebagai Sekretarisnya dan Lie Khing Hian sebagai bendaharanya telah mencapai kemajuan pesat. Liem menggantikan kedudukan The Boen Han.

Cabang-cabang yang dibentuk antara lain : Majenang, Sidareja, Cilacap, Gombong, Karanganyar, Banyumas, Purwokerto, Slawi, Parakan, Temanggung, Muntilan, Wonogiri, Sragen, Solo, Ambarawa, Limpung, Pati, Kudus, Klaten, Purwodadi.

Read more...

In Memoriam Liem Kok Bie [2] : PPI Maju Pesat

Budaya-Tionghoa.Net | Ketika Liem Kok Bie sejak tahun 1964 menjadi ketua Pengurus Dewan Daerah Permusyawaratan Pemuda Indonesia (PPI) Jawa Tengah, Warto sebagai Sekretarisnya dan Lie Khing Hian sebagai bendaharanya telah mencapai kemajuan pesat. Liem menggantikan kedudukan The Boen Han. Cabang-cabang yang dibentuk antara lain : Majenang, Sidareja, Cilacap, Gombong, Karanganyar, Banyumas, Purwokerto, Slawi, Parakan, Temanggung, Muntilan, Wonogiri, Sragen, Solo, Ambarawa, Limpung, Pati, Kudus, Klaten, Purwodadi.

Read more...

Endang Witarsa [Liem Soen Joe] - Dokter Gigi & Pahlawan Sepakbola Indonesia

Budaya-Tionghoa.Net | Drg. Endang Witarsa alias Lim Sun Yu atau Liem Soen Joe [16 Oktober 1916 – 2 April 2008] lahir di Kebumen – Jawa Tengah. Tidak seperti hilangnya peran Tionghoa di Indonesia pada masa sekarang. Nama “Witarsa” dipetik Liem Soen Joe dari bintang PSSI tahun 1950-an , Aang Witarsa. [1]

Endang Witarsa menempuh pendidikan  di STOVIT [Universitas Airlangga]  dan lulus ditahun 1942 sebagai seorang dokter gigi .[2] Endang kemudian menjadi staf pengajar Fakultas Kedokteran Gigi di Universitas Indonesia, Universitas Trisakti dan Universitas Dr Mustopo . Endang juga memilih karier lain di dunia sepak bola sebagai pemain di klub Soerabajase Voetbal Bond (SVB); Voetbalbond Batavia en Omstreken (VBO); dan Union Makes Strength (UMS) Bandung .

Read more...

Obituari Dr. Ken Liem Laheru : Ahli NASA dan Salah Satu Pendiri Teknik Penerbangan Institut Teknologi Bandung

VIA : MAILING-LIST BUDAYA TIONGHUA 58781 , AEROSPACE ITB

Budaya-Tionghoa.Net | Dr. Liem Kengkie (Ken Liem Laheru) wafat pada 2 Mei 2011. Beliau adalah salah satu pendiri Teknik Penerbangan Institut Teknologi Bandung. Pada 1962, kuliah-kuliah bidang penerbangan diberikan di jurusan Mesin-Elektro oleh beberapa dosen ITB yang baru pulang dari Eropa/US, di antara Prof Oetarjo Diran dan Dr Laheru.

Read more...
Subscribe to this RSS feed

Latest Articles

  1. Trending
  2. Feature
  3. News
  4. Random

Sejarah

Budaya

Seni

Filsafat

Sains

Esai & Opini

Resensi Buku

Album Foto