A+ A A-

Puisi Alam [8] : Dinasti Yuan , Ma Zhiyuan , Bai Pu , Zhang Yanghao

Budaya-Tionghoa.Net | Apabila Sanjak mewakili Dinasti Tang, Syair mewakili Dinasti Song, Dinasti Yuan juga memiliki wakil di dunia puisi, yakni Puisi Lirik atau Qu. Puisi Lirik ini mencakup Lirik Opera dan Lirik Lepas. Pada dasarnya, Lirik sangat mirip dengan syair, juga berhubungan erat dengan lagu populer. Hanya karena corak lagu yang menjadi acuan berbeda wataknya, Lirik dan Syair menjadi beda warna dan gaya.   Lirik umumnya lebih lincah, lebih spontan, banyak memakai bahasa se-hari2 kesannya lebih pop, strukturnya lebih bebas, boleh menambah atau mengurangi kata. Syair sugestif sedang Lirik komunikatif, syair menukik Lirik melapang. Hanya saja, untuk Lirik yang bergaya lembut, perbedaan warnanya menjadi sedikit kabuir. Selamat menikmati Zhou Fy

Read more...

Puisi Alam [5] : Xin Qiji , Lu You ,Su Shi , Ouyang Xiu , Wei Zhuang ,, Bai Juyi ,

Budaya-Tionghoa.Net | Puisi alam tidak hanya digubah dalam bentuk Sanjak, juga dalam bentuk Syair. Bentuk Syair dimulai ada pada dinasti Tang, berkembang pada masa Lima dinasti, dan mencapai puncak perkembangannya pada dinasti Song. Karena mengacu pada melodi nyanyian, struktur syair sangat bervariasi, panjang pendek tak menentu, gayanya pun beraneka ragam. Tidak seperti dalam sanjak, jumlah kata dalam larik sebuah syair, umumnya tidaklah sama. karena umumnya syair memiliki bentuk yang lebih panjang dibanding sanjak, Pola pengungkapannya bertahap, cara bertuturnya lebih intens, sesuai untuk mencurahkan perasaan. Dibandingkan bahasa sanjak yang deskriptif, bahasa syair lebih sugestif.   Pada awal perkembangannya, Syair alam umumnya pendek2, demikian juga dengan syair alam dinasti Song, obyek alam  yang digarap juga obyek yang dekat, suasananya terasa intim. kehadiran subyek penyair sangat terasakan.  kita bisa melihat dari beberapa contoh syair dinasti Tang dan Song di bawah ini.   Selamat menikmati ZFy.    

Read more...

Puisi Alam [4] : Sanjak Dinasti Qing | Qi Dajun , Chan Shenxing , Zheng Xie , Yuan Mei , Wu Xilin , Kang Youwei ,

Budaya-Tionghoa.Net | Setelah mengalami perkembangan yang agak suram pada Dinasti Yuan dan Ming, dunia Sanjak kembali bangkit pada Dinasti Qing, bermunculanlah penyair2 berbakat, dengan ragam warna dan gaya, jumlah penyair maupun jumlah puisi yang dihasilkan malah melebih dinasti Tang, meskipun tidak mencuatkan tokoh2 empu sekelas Li Bai dan Dufu, mutu sanjak Qing tak boleh diabaikan, Dinasti ini banyak melahirkan penyair2 berwatak dengan kemampuan yang hampir setara. Dalam sanjak alam, mereka berhasil mensintesakan kekuatan Sanjak Dinasti Tang dan Song.

Selamat menikmati,
Zhou Fy

 

Read more...

Puisi Alam [2] : Sanjak Alam Dinasti Song | Ceng Gongliang , Mei Yaochen , Ouyang Xiu , Su Shi , Lu You , Yang Wanli

Budaya-Tionghoa.Net | Kalau sebelumnya saya paparkan sanjak alam dari Dinasti Tang, sekarang giliran sanjak alam yang berasal dari masa Dinasti Song. Sanjak alam Song memiliki ciri yang berbeda dengan Tang. Dalam sanjak Tang keterlibatan subyek penyair sangat terasa, alam adalah media untuk mengungkapkan suka duka penyair, berkesan subyektif. Sedangkan dalam sanjak Dinasti Song  alam hadir sebagai obyek mandiri. pelukisannya terkesan obyektif. Cara pelukisan di masa Dinasti Tang lebih global, sedangkan pada masa Dinasti Song lebih mendetail. Selamat menikmati,Zhou Fy

Read more...

Puisi Alam [6] : Syair Alam Dinasti Yuan | Fan Yizi , Xu Wei , Xu Youren

Budaya-Tionghoa.Net|Syair alam justru lebih berkembang saat memasuki dinasti Yuan, obyeknya pun tak terbatas pada obyek kecil dan dekat, tapi juga merambah ke obyek yang besar. Selain syair pendek, banyak yang menggarap syair panjang. Gaya yang muncul umumnya lugas ekpresif, sepintas malah mendekati gaya sanjak bentuk lama karya Li Bai. memasuki Dinasti Ming, gayanya kembali ke lembut impresif, dan kembali populer syair pendek.

Selamat menikmati Zhou Fy    

Read more...

Puisi Alam [3] : Sanjak Chen fu, Jie Xisi, Sa Duci, Yang Ji, Gao Qi, Xu Tong,

Budaya-Tionghoa.Net| Puisi alam masih terus berkembang sesudah dinasti Tang dan Song. Karena kondisi politik dan sosial, perkembangan dunia sanjak pada dinasti Yuan dan Ming kurang menggembirakan. Pada masa Dinasti Yuan kedudukan Sanjak diambil alih oleh puisi Lirik, baik Lirik lepas atau Lirik Opera. Sedangkan pada masa Dinasti Ming terpaksa mengalah pada semaraknya dunia novel. Meski demikian, sanjak2 kedua dinasti ini tetap berperan sebagai jembatan untuk menuju Sanjak dinasti Qing.

Selamat menikmati
Zhou Fy

Read more...

Puisi Alam [9] - Dua Lirik Alam | Wang Pan , Chen Chongxiang

Budaya-Tionghoa.Net | Sebuah bentuk sastra yang sempat begitu populer di suatu masa, pasti akan meninggalkan gaungnya di kemudian hari, demikian pula dengan Puisi Lirik. Puisi lirik juga masih berkembang pada dinasti sesudah Yuan, bahkan dengan gaya yang semakin bervariasi, Puisi Lirik lebih merasuk pada kehidupan sehari2 masyarakat dinasti Ming dan Qing. sering dilantunkan di berbagai perjamuan. Di bawah ini adalah dua Lirik alam dari dinasti Ming dan dinasti Qing, sekaligus sebagai penutup dari Serial Puisi Alam. Selamat menikmati, Zhou Fy

Read more...

Purnama di Bukit Langit - Antologi Puisi Tiongkok Klasik

  • Published in Buku

Budaya-Tionghoa.Net | Ada dua nama yang tercatat secara gemilang dalam sejarah kebangkitan kembali genre cerita silat di Indonesia setelah tahun 2000.Yang pertama adalah Zhou Fuyuan (Skalaras), karena dialah orang pertama yang di era kebangkitan kembali cerita silat di Indonesia telah menerjemahkan cerita silat yang belum pernah diterjemahkan sebelumnya. Yaitu satu-satunya karya Chin Yung yang sampai saat itu belum diterjemahkan, "Pedang Gadis Wat (Yueh Nu Jian)", diterjemahkannya di tahun 2003.

Read more...
Subscribe to this RSS feed

Latest Articles

  1. Trending
  2. Feature
  3. News
  4. Random

Sejarah

Budaya

Seni

Filsafat

Sains

Esai & Opini

Resensi Buku

Album Foto