A+ A A-

Empat Nasehat Liao Fan [3] - Kejahatan Menghilangkan Keberuntungan Yang Ditakdirkan Menjadi Miliknya

Budaya-Tionghoa.Net| Guru berkata lagi : "Bila seseorang mencari keberuntungan dari luar bahkan berbuat kejahatan untuk memperolehnya, dia tidak hanya kehilangan segala budi baiknya, tetapi termasuk segala keberuntungan yang ditakdirkan menjadi miliknya, lebih-lebih lagi ketamakan, kebencian yang berada dalam benak seseorang akan mengurangi keberuntungannya, karena itu kita harus sadar, bahwa tidak ada gunanya bila kita dengan membabi buta mencari keberuntungan. Apa yang diramalkan Tuan Khong tentang kehidupan anda?"

Read more...

Empat Nasehat Liao Fan [2] - Percaya Takdir

Budaya-Tionghoa.Net| Saya memberitahu ibu hal ini dan mengundang Tuan Khong pulang serta menetap sementara di rumah. Ibu ingin saya melayani Tuan Khong dengan baik, setelah menguji keahlian menghitung, meramal nasib saya, ternyata segala hal besar/kecil yang diramalnya adalah tepat sekali, sehingga saya percaya dan mulai belajar untuk mempersiapkan diri menghadapi ujian "Siu Chai". Tuan Khong meramalkan lagi bahwa untuk ujian tingkat Kabupaten, untuk gelar "Thun Sen" akan mendapat ranking 14, untuk ujian tingkat Kotamadya akan mendapat ranking 72, ujian di tingkat Propinsi mendapat ranking 9.

Read more...

Empat Nasehat Liao Fan [1] - Bab I : Bagaimana Membangun Nasib

Budaya-Tionghoa.Net| Membangun nasib adalah untuk membentuk nasib daripada terikat olehnya. Pelajaran ini adalah membicarakan tentang prinsip dan pengetahuan yang diperlukan untuk mengubah nasib. Berdasarkan pengalamannya. Liao Fan mengajarkan anaknya jangan terikat nasib dan berusaha sebaik mungkin melaksanakan kebaikan serta menghindarkan segala perbuatan tidak baik.

Read more...

Empat Nasehat Liao Fan [08] - Nasib Dapat Dirubah

Budaya-Tionghoa.Net| Tadinya saya bernama Shuei Hai, yang berarti "berpengetahuan luas" setelah menerima ajaran guru ini, saya mengubah nama menjadi Liau Fan yang berarti "Melampaui/menyadari keadaan umum", menunjukkan bahwa pengertian saya akan kebenaran untuk mengubah nasib sendiri dan saya tidak ingin menyerupai manusia biasa yang membiarkan diri dikontrol nasib.

Read more...

Empat Nasehat Liao Fan [09] - Dermawan Yang Bukan Hartawan

Budaya-Tionghoa.Net| Setiap kali saya melakukan satu kebaikan, saya mencatat di sebuah buku, mama anda buta huruf, menggunakan bulu angsa sebagai pena dan mencelup ke dalam tinta membuat satu lingkaran merah di kalender untuk menandai setiap perbuatan baik yang telah dilakukannya. Kadang kala dia memberi makanan kepada orang miskin, atau membeli binatang di pasar lalu melepaskannya di hutan, dia mencatat semua ini dengan lingkaran merah di kalender, dia sering dapat mengumpulkan lebih dari 10 lingkaran merah dalam satu hari.

Read more...

Empat Nasehat Liao Fan [11] - Bab II Cara Mengubah Nasib

Budaya-Tionghoa.Net| BAB II CARA MENGUBAH NASIB.  Pada zaman Chun Ciu (tahun 722 SM - 481, zaman musim semi dan rontok) banyak penasehat yang mampu menebak dengan tepat rejeki dan bencana yang akan dialami seseorang, hal ini juga tertulis di buku Cho Chuan dan buku syair lainnya. Pada umumnya, seseorang akan mendapat rejeki atau menanggung bencana pasti ada gejala sebelumnya yang bersumber dari dalam hati dan terekspresi keluar yaitu di wajah atau fisiknya, orang yang bertampang welas asih, jujur, tulus, memegang janji, tingkah laku mantap tidak sembrono, biasanya dapat memperoleh rejeki. Sedang orang yang wajahnya judes, kejam, bertingkah laku sembrono, kebanyakan mendekati bencana, rejeki atau bencana pasti dapat diramalkan sebelumnya.

Read more...
Subscribe to this RSS feed

Latest Articles

  1. Trending
  2. Feature
  3. News
  4. Random

Sejarah

Budaya

Seni

Filsafat

Sains

Esai & Opini

Resensi Buku

Album Foto