A+ A A-

Kehidupan Selama Di Tiongkok [5] - Sedang Mau Sendirian

Budaya-Tionghoa.Net | Ada kalanya saya mau sedirian jalan merambahi hutan dan pegunungan. Dan memisahkan diri dari rombongan, dan teman-teman menyetujuinya asal selalu harus berhati-hati -, demikian katanya. Sebenarnya saya ingin sekali mempelajari gerak-gerik burung yang namanya beranjangan. Beranjangan ini seperti burung puyuh - sama bulunya - berbelang burik agak kecoklatan. Beranjangan terbang tinggi lurus ke atas, dan lalu berhenti di udara sambil mengepak-ngepakkan sayapnya. Dan melihat ke arah bawah - akan ke mana dia turun dan hinggap. Sama dengan burung puyuh - beranjangan tidak pernah
hinggap di pohon - cabang pohon atau ranting. Beranjangan sama dengan puyuh, hanya hinggap di atas tanah lalu berjalan. Bedanya dengan puyuh - beranjangan bisa terbang begitu tinggi dan lurus ke atas, tetapi puyuh tidak pernah terbang tinggi. Hanya terbang rendah dan tidak jauh lalu hinggap lagi di tanah dan lalu jalan.

Read more...

Arsip : Loot And Indemnity In China [New York Times 1901]

Budaya-Tionghoa.Net | Semakin menyalahkan pemerintah Tiongkok semakin pula harus mengasihani rakyat Tiongkok. Bahwa hampir sebuah pernyataan aksiomatik dari kasus setiap rakyat apapun yang dihianati oleh penguasa jahat kedalam satu posisi yang tidak bisa dihindarkan dimana setiap musuh telah mengambil keuntungan.

Para pakar melaporkan bahwa Tionghua agak lebih pendiam dan apatis dalam kontemplasi mereka yang tenang dalam setiap penderitaan manusia yang bukan milik mereka daripada masyarakat Barat. Bahwa mungkin mereka lebih diam daripada orang Russia. Tetapi pengalaman manusia biasa meyakinkan manusia biasa bahwa beberapa simpati diperlukan untuk setiap struktur masyarakat manusia dalam operasi atau bahkan eksistensi.

Mengansumsikan bahwa orang Tionghua adalah manusia, kita musti mengakui bahwa mereka sendiri jauh lebih terancam daripada misionaris Barat dan Tionghua yang telah mereka konversi agamanya.

Orang Russia dalam pembantaian mereka di Manchuria ; Orang Eropa dibawah pimpinan Field Marshal Count von Waldersee, dalam aksi mereka yang tak beralasan seperti pembunuhan , penjarahan , perampokkan dan pemerkosaan , tidak lebih baik dari kaum Boxer. Malah kaum Boxer yang lebih baik dari mereka.

Bahwa orang Russia dan Eropa yang terlibat dalam ekspedisi penghukuman seharusnya menanggung satu superioritas agama mereka , atau peradaban mereka , dan juga tuntutan mereka agar Tiongkok menyetujui untuk menerima tanpa bantahan , para misionaris dari peradaban mereka.

Adalah lelucon muram yang menghibur atau memualkan bagi yang melihatnya , menurut temperamen individualnya. Poin ini ditambah lagi dengan fakta bahwa misionaris Kristen sendiri , mengerti


Sekeliling perkampungan kami ada beberapa gugusan perbukitan. Dan di antara perbukitan itu memang Gunung Kepala Ayam yang paling tinggi dan paling menonjol. Seperti ujung atau kepalanya itu bagaikan hidung yang panjang. Dalam tulisan yang lalu saya gambarkan seperti ayam yang berleher panjang lalu mau mengamati sesuatu yang agaknya jauh. Bukit-bukit lainnya kebanyakan padang rumput - semak-semak dan ada juga bukit yang terdiri dari banyak batu-bebatuan dan yang besar-besar. Di sekitar perbukitan batu itulah teman-teman kami menga-ngon kawanan kambing. Lalu mengitari perbukitan padang rumput, di mana banyak rerumputan yang tebal yang sangat baik buat makanan kambing. Di sela-sela dan sekitar pegunungan atau perbukitan itu, diam-diam banyak serigalanya. Pernah juga kawanan kambing kami diserangnya dan mati. Dan ini terjadi beberapa kali. Karena perkara begitu - Markas Besar barisan kami pernah mempersenjatai teman kami yang menggembalakannya dengan senapang cess, senapang api berpeluru tajam.

Read more...
Subscribe to this RSS feed

Latest Articles

  1. Trending
  2. Feature
  3. News
  4. Random

Sejarah

Budaya

Seni

Filsafat

Sains

Esai & Opini

Resensi Buku

Album Foto