A+ A A-

Oei Tjoe Tat [1922-1996] - Dialog Dengan Saksi Dan Pelaku Sejarah - "Tinggalkan Warisan Pengalaman Bagi Generasi Muda

Budaya-Tionghoa.Net | Oei Tjoe Tat [1922-1996] dilahirkan pada tahun 1922 di kota Solo – Jawa Tengah. Semasa hidupnya dia adalah seorang politikus. Karier politiknya dimulai semenjak lulus dari Universiteit van Indonesië (sekarang Universitas Indonesia) di Batavia pada tahun 1948. Ia terpilih wakil presiden Partai Demokrat Tionghoa Indonesia (PDTI) pada tahun 1953, bergabung dalam Badan Permusjawaratan Kewarganegaraan Indonesia (Baperki) pada tahun 1954 dan sejak tahun 1960 aktif dalam Partai Indonesia (Partindo) serta menjadi salah satu pengurus pusatnya.

Read more...

Kenangan Merawat Gigi Bung Karno di Saat-saat Akhir …

Budaya-Tionghoa.Net | Kesedihan dan penderitaan bagai tak terlihat dalam diri Bung Karno di akhir kekuasaannya. Tetap ramah dan sederhana, tanpa pernah marah. Catatan selama beberapa bulan merawat gigi Bung Karno sejak awal 1967 ini memang pernah ditulis drg. Oei Hong Kian dalam majalah Intisari edisi bulan Oktober 1988. Inilah terjemahan yang dikutip dari memoarnya yang diterbitkan dalam bahasa Belanda, Kind van het Land: Peranakan-Chinezen in Drie Bulturen (Indonet, 1998). Sebuah cermin kecil yang menampilkan sekelumit kehidupan seorang pemimpin besar bangsa Indonesia setelah masa jayanya berlalu …

Read more...

Lee Manfong - Pelukis Termahal Asia Tenggara

Budaya-Tionghoa.Net|Presiden Republik Indonesia yang pertama , Sukarno memiliki hobi mengoleksi lukisan. Salah satu pelukis istana adalah Lee Manfong yang berkarya selama empat tahun [1961-1965]. Lee Manfong masuk menggantikan pelukis sebelumnya , Dullah [1950-1960]. Lee Manfong berasal dari Guangzhou dan dilahirkan disana pada tahun 1912. Ayahnya yang memiliki 10 anak. Pada saat usia Lee Manfong mencapai empat tahun , ayahnya membawanya ke Singapura. Disana Lee masuk dalam sekolah Tionghua dan ayahnya meninggal tahun 1929. Lee Manfong menekuni dunia lukis dan advertensi , kemudian pindah ke Jakarta.

Read more...

Resensi Buku : Menembus Tirai Asap , Kesaksian Tahanan Politik 1965

  • Published in Buku

Budaya-Tionghoa.Net| Lagi-lagi sebuah buku terbit dan segera beredar, mengenai penyingkapan kejahatan pemerintah Orba-Suharto ketika sejarah-gelap-bangsa tahun 1965 itu. Judulnya MENEMBUS TIRAI ASAP - Kesaksian Tahanan Politik 1965,-. Penerbitnya AMANAH LONTAR yang bekerjasama Yayasan Sejarah BudayaIndonesia,- Amsterdam,- Buku ini sebagai kesaksian para pelaku - penderita - yang terkena siksaan - hukuman - penjara - pemukulan dan sejenis kekejaman lainnya. Tetapi karenapara pelaku langsung itu berhubungdengan adanya berbagai sebab dan alasan dan juga sebab-sebab lainnya, maka cara penulisannya dengan memewancarai pelaku dan penderita. Beberapa orang secara langsung mencari dan menemui
para korban kejahatan pemerintah pada tahun 1965 itu.

Read more...

Obituari Dr. Ken Liem Laheru : Ahli NASA dan Salah Satu Pendiri Teknik Penerbangan Institut Teknologi Bandung

VIA : MAILING-LIST BUDAYA TIONGHUA 58781 , AEROSPACE ITB

Budaya-Tionghoa.Net | Dr. Liem Kengkie (Ken Liem Laheru) wafat pada 2 Mei 2011. Beliau adalah salah satu pendiri Teknik Penerbangan Institut Teknologi Bandung. Pada 1962, kuliah-kuliah bidang penerbangan diberikan di jurusan Mesin-Elektro oleh beberapa dosen ITB yang baru pulang dari Eropa/US, di antara Prof Oetarjo Diran dan Dr Laheru.

Read more...

Pengantar Untuk Memoar Ang Yan Goan

Budaya-Tionghoa.Net | ANG YAN GOAN (1894-1984) bermata sipit, tentu juga para moyangnya semua orang-orang Tionghoa asli yang lahir di daratan Cina. Semua itu bukan kemauan Yan Goan dan jelas bukan pilihannya. Juga di luar kuasanya, Yan Goan dilahirkan di Tanah Pasundan, kota Bandung. Masuk sekolah dasar Pah Hwa berbahasa Tionghoa di zaman kolonial Hindia-Belanda tentulah masih orang-tuanya yang menentukan, tetapi sejak belajar di tingkat sekolah menengah di Tiongkok awal 1900an, rasio dalam kepala anak-muda yang beranjak dewasa ini mulai membikin pilihan sendiri. Dalam banyak hal dia mulai menentukan hal-hal menyangkut diri pribadinya sesuai kemauan dan nalurinya – terutama berkaitan masa-depannya sendiri.

Read more...
Subscribe to this RSS feed

Latest Articles

  1. Trending
  2. Feature
  3. News
  4. Random

Sejarah

Budaya

Seni

Filsafat

Sains

Esai & Opini

Resensi Buku

Album Foto