Strict Standards: Declaration of JParameter::loadSetupFile() should be compatible with JRegistry::loadSetupFile() in /home/budayati/public_html/web2/libraries/joomla/html/parameter.php on line 0
Cerita Fiktif , Cerita Sejarah dan Catatan Sejarah
A+ A A-

Strict Standards: Declaration of JCacheControllerView::get() should be compatible with JCacheController::get($id, $group = NULL) in /home/budayati/public_html/web2/libraries/joomla/cache/controller/view.php on line 0

Cerita Fiktif , Cerita Sejarah dan Catatan Sejarah

  • Written by  Liang U
  • font size decrease font size increase font size
  • Print
  • Email

 

Photo Ilustrasi : Poster Sun Go Kong dalam film mendatang

Budaya-Tionghoa.Net| Ada tiga macam buku cerita yang sering kita jumpai. Dari yang 100% fiksi , cerita yang diangkat dari sejarah dan catatan sejarah itu sendiri.   Memang yang paling menarik adalah cerita sejarah, bukan catatan sejarah. Catatan sejarah kebanyakan hanya menulis peristiwa-peristiwa yang terjadi, sebab apa yang ada di balik layar, penulis sering tak tahu.

ARTIKEL TERKAIT :

{module [201]}

 Bayangkan, kaisar diskusi dengan permaisuri, atau permaisuri membujuk kaisar untuk melakukan sesuatu, mana mungkin penulis bisa mendengar? Makanya dalam catatan sejarah paling disebut atas bujukan permaisuri maka raja berbuat.

Dalam cerita sejarah dibumbui, bagaimana pintarnya sang permaisuri sehingga kaisar percaya, semua dialog ditulis lengkap, pembaca menjadi lebih asyik.Akibat keasyikan demikian, maka orang menjadi lebih percaya, dan akhirnya yakin, itulah yang terjadi.

Ini terjadi dengan rakyat Tiongkok, juga terjadi dengan rakyat dunia. Sebuah peristiwa dibuat rekayasa demikian rupa oleh wartawan dengan keahlian ia menulis sehingga semua orang percaya dan tertarik. Pada saat itu, fakta sudah diabaikan. Kalaupun dijelaskan orang sudah tak percaya lagi.

Cerita yang 100 fiksi biasanya hanya disukai sebentar, sebentar hilang lagi, atau disukai anak-anak saja.

Tentu saja, derajat sejarahnya banyak atau sedikit tergantung penulisnya. Contoh Xi You Ji (See Yu) atau Perjalanan kebarat, fiksinya lebih banyak, dari sejarahnya. Sejarahnya hanya perjalanan Tang Sanzang ke India, dan kesulitan dalam perjalanan. Tapi fiksinya seperti Sun Wukong (Sun Go Kong) lebih dikenal daripada Tang Sanzang.

Dalam Sanguo Yanyi (Samkok) karangan Luo Guanzhong (Lo Kuan Cung), fakta sejarahnya lebih banyak dari pada Seeyu. Berapa % saya tak tahu, tapi banyak para sasterawan dan ahli sejarah yang mempelajarinya.

Oleh karena itu, dalam membaca, selain menikmati kenikmatan asyiknya jalan cerita, maka otak kita perlu terus aktif, bisa memilah-milah mana yang fakta mana yang fiktif.

Penulis tidak salah, memang ia membuat cerita koq, bukan menulis sejarah. Tapi kalau wartawan berbuat demikian, itu sudah salah, sebab tugas wartawan adalah menyajikan fakta, bukan fiktif.

Tapi karena media itu luas pengaruhnya, maka ini yang dipercaya orang, kalau anda tahu fakta yang tepat itu tidak demikian, suara anda tak akan ada yang dengar, bahkan anda dianggap pembual. Itulah dunia.........

Percaya atau tidak? Silahkan menganalisa sendiri.

 

Budaya-Tionghoa.Net | Mailing-List Budaya Tionghoa

Last modified onFriday, 23 November 2012 11:08
Rate this item
(0 votes)
back to top
http://web.budaya-tionghoa.net/index.php/konten/esai/item/2532-cerita-fiktif--cerita-sejarah-dan-catatan-sejarah

Strict Standards: Non-static method oFBLikeBox::getData() should not be called statically in /home/budayati/public_html/web2/modules/mod_ofblikebox/mod_ofblikebox.php on line 24

Latest Articles


Strict Standards: Only variables should be assigned by reference in /home/budayati/public_html/web2/modules/mod_news_pro_gk4/helper.php on line 548
  1. Trending
  2. Feature
  3. News
  4. Random

Strict Standards: Only variables should be assigned by reference in /home/budayati/public_html/web2/modules/mod_news_pro_gk4/helper.php on line 548

Strict Standards: Only variables should be assigned by reference in /home/budayati/public_html/web2/modules/mod_news_pro_gk4/helper.php on line 548

Sejarah


Strict Standards: Only variables should be assigned by reference in /home/budayati/public_html/web2/modules/mod_news_pro_gk4/helper.php on line 548

Budaya


Strict Standards: Only variables should be assigned by reference in /home/budayati/public_html/web2/modules/mod_news_pro_gk4/helper.php on line 548

Tionghoa


Strict Standards: Only variables should be assigned by reference in /home/budayati/public_html/web2/modules/mod_news_pro_gk4/helper.php on line 548

Seni


Strict Standards: Only variables should be assigned by reference in /home/budayati/public_html/web2/modules/mod_news_pro_gk4/helper.php on line 548

Filsafat


Strict Standards: Only variables should be assigned by reference in /home/budayati/public_html/web2/modules/mod_news_pro_gk4/helper.php on line 548

Sains


Strict Standards: Only variables should be assigned by reference in /home/budayati/public_html/web2/modules/mod_news_pro_gk4/helper.php on line 548

Esai & Opini


Strict Standards: Only variables should be assigned by reference in /home/budayati/public_html/web2/modules/mod_news_pro_gk4/helper.php on line 548

Resensi Buku


Strict Standards: Only variables should be assigned by reference in /home/budayati/public_html/web2/modules/mod_news_pro_gk4/helper.php on line 548

Album Foto


Strict Standards: Only variables should be assigned by reference in /home/budayati/public_html/web2/modules/mod_news_pro_gk4/helper.php on line 548