A+ A A-

Mementaskan Kwee Tek Hoay: Mengilaukan Berlian Sastra Indonesia yang Sempat Terkubur

 

Budaya-Tionghoa.Net |Inilah pemenang lomba menulis artikel budaya Tionghoa, dengan predikat juara 2 dan juara favorit kategori non fiksi.

BERKESEMPATAN menggeluti kehebatan karya-karya seorang Kwee Tek Hoay, mentransliterasikan[1]nya, lalu mengadaptasi[2]nya, sampai kemudian menyaksikannya dipentaskan di atas panggung Gedung Kesenian Jakarta (GKJ), merupakan suatu kepuasan dan kebanggaan tersendiri bagi saya. Ya, sejak tahun 2004, saya telah menulis ulang beberapa naskah drama Melayu-Tionghoa yang selama puluhan tahun sempat terpinggirkan dari sejarah sastra Indonesia, dan berkolaborasi dengan sutradara Daniel H. Jacob, yang lewat Teater Bejana asuhannya mementaskan drama-drama tersebut dengan cukup sukses.

Read more...

Karya Sastra Cina Di Tengah Diskriminasi Politik Dan Budaya


Aku sebuah layang-layang
telah jauh meninggalkan kampung halaman
namun sehelai benang panjang senantiasa
menghela di hati ibu.”
Xu Gang



Budaya-Tionghoa.Net |
WILSON Tjandinegara, seperti kebanyakan orang Tionghoa, pernah memilih berdagang sebagai mata pencaharian. Namun, ia kini punya kesibukan lain. Dalam ruang kerjanya yang sempit, di balik toko kelontong miliknya, ia biasa menghabiskan waktu hingga tengah malam: menerjemahkan puisi-puisi.

Ruang tamunya agak sesak. Berkardus-kardus mi siap saji dan beberapa krat minuman ringan dan teh botol, jenis barang yang dijual di toko kelontong itu ikut memadatinya. Sejumlah foto sampul buku berpigura digantung di dinding, berdampingan dengan potret keluarga.

Read more...

Dari Penjaja Tekstil Sampai Superwoman-Myra Sidharta

  • Published in Buku

Budaya-Tionghoa.Net | "Buku ini tidak dapat ditulis seandainya tak ada hari ulangtahun yang tidak dirayakan. Maksud saya, selama lebih daripada duapuluh tahun terakhir ini saya 'menghilang' pada setiap hari ulang tahun saya. [.] Saya pergi ke tempat-tempat dimana saya dapat menelusuri para pengarang kesastraan Melayu Tionghoa"

Begitulah yang dikatakan Myra Sidharta dalam kata pengantar dibuku karyanya yang berjudul "Dari Penjaja tekstil sampai Superwoman". Walau selama duapuluhtahun tak pernah merayakan ulangtahun karena selalu berkelana mencari jejak-jejak keturunan para pengarang Kesastraan Melayu Tionghoa, hal ini tidaklah sia-sia karena membuat Myra memperoleh banyak sumber mengenai apa yang selama ini ia tekuni selama berpuluh-puluh tahun lamanya.

Read more...

Terciptanya Tiong Hoa Hwee Koan

Ang Yan Goan – Tokoh Pers Tionghoa Yang Peduli Pembangunan Bangsa Indonesia

Photo Ilustrasi : Ang Jan Goan

Sengaja saya salinkan tulisan (LIHAT LAMPIRAN) yang dibuat oleh Nio Joe Lan di bawah koordinasi Tjee Tong Lim, Tan Boen Seng, Ang Jan Goan, ANg Tjin Thay, Go Siang Tiat, Nio Joe Lan dan Mr. Souw Hong Tjoen dalam peringatan 40 tahun THHK. Sengaja juga saya tuliskan dalam langgam bahasa Indonesia modern untuk memudahkan pembaca mengenali makna yang ada di dalam tulisan tersebut, tanpa harus memutar otak duluu membaca langam lama yang banyak di antaranya kurang dikenal pada masa sekarang ini, khususnya bagi pembaca asal luar Jawa.

Read more...
Subscribe to this RSS feed

Latest Articles

  1. Trending
  2. Feature
  3. News
  4. Random

Sejarah

Budaya

Tionghoa

Seni

Filsafat

Sains

Esai & Opini

Resensi Buku

Album Foto