A+ A A-

Dòu Yānshān Mendidik 5 Orang Anaknya

  • Published in Kisah

Budaya-Tionghoa.Net | Dòu Yānshān memiliki nama asli Dòu Yùjūn 竇禹鈞. Ia hidup di jaman 5 dinasti 16 negara (sekitar abad ke 10 CE), periode setelah jaman dinasti Tang dan sebelum dinasti Song. Tempat hidupnya berada di daerah Hebei sekarang. Karena di tempat tinggalnya ada sebuah gunung bernama 燕山yān shān (gunung walet) maka dia dijuluki orang dengan nama Dòu Yānshān yang artinya Dòu dari gunung Yan.

Read more...

Notulensi Seminar : Ajaran Kong Zi yang masih Relevan & Diterapkan di Tiongkok , Taiwan , Jepang , Korea & Singapura

Budaya-Tionghoa.Net | Tulisan dibawah ini ditulis oleh Tjioe Ay Lie dan Ratna Setyaningrum , merupakan notulensi seminar yang bertema " Ajaran Kong Zi yang masih relevan dan diterapkan di Tiongkok , Taiwan , Jepang , Korea dan Singapura". Dimana salah satu moderator kami , Yu Yongde menjadi pembicara tamu di acara yang diselenggarakan di Kelenteng Sinar Samudra, Semarang Jawa Tengah , pada tanggal 12 Agustus 2012. (Admin)

***

NOTULEN SEMINAR

TEMA: Ajaran Kong Zi Yang Masih Relevan & Diterapkan Di Tiongkok, Taiwan, Jepang, Korea & Singapura

Pembicara    : Bp Yu Yongde (Aceh), moderator BT

Moderator    : Bp Harjanto Halim (Semarang)

Lokasi        : Kelenteng Sinar Samudera, Jl. Gang Pinggir 105 Semarang

Tanggal     : 12 Agustus 2012

Read more...

Kisah : Batu Giok Harus Dipoles Baru Menjadi Berharga

  • Published in Kisah

Budaya-Tionghoa.Net |Yu bu zhuo bu cheng qi,ren bu xue bu zhi yi.  Batu jade atau yang lebih dikenal luas dengan nama batu giok bagi warga Tionghua dapat dikategorikan sebagai barang berharga. Sepengetahuan penulis batu giok memiliki warna hijau kebiru-biruan. Batu giok haruslah melalui tahapan dipoles dan dipahat barulah bisa menjadi berharga. Barang-barang dari batu giok yang umum dijumpai antara lain: kalung, stempel, cincin, gelang, patung,dll.

Read more...

Di Zi Gui 弟子規 Pedoman Menjadi Murid Dan Manusia Yang Baik

 

 

敬天地


拜祖先


礼神明


Budaya-Tionghoa.Net | 弟子規  Dì Zǐ Guī, secara harafiah berarti pedoman hidup seorang murid yang baik. Penulis memilih untuk menafsirkan dan menyadurnya dengan judul PEDOMAN HIDUP BERBUDI  PEKERTI dikarenakan pedoman hidup ini berlaku universal dan yang dimaksud dengan murid sebenarnya adalah semua manusia yang mau belajar demi memperbaiki kualitas diri.

Pedoman ini ditulis oleh seorang sarjana bernama 李毓秀 Lǐ Yùxiù. Beliau hidup di periode 康熙 Kāngxī (1662-1723 CE) dinasti 清 Qīng. Awalnya tulisan ini diberi nama 訓蒙文 Xùn Méng Wén artinya Tulisan Untuk Mendidik Anak. Kemudian oleh賈存仁Jiǎ Cúnrén direvisi dan dirubah namanya menjadi 弟子規  Dì Zǐ Guī.

Read more...

2011.12.12 Rilis Dokumen : Di Zi Gui 弟子規 - Pedoman Menjadi Murid Dan Manusia Yang Baik [Download PDF]

Budaya-Tionghoa.Net | 弟 子規  Dì Zǐ Guī, secara harafiah berarti pedoman hidup seorang murid yang baik. Penulis memilih untuk menafsirkan dan menyadurnya dengan judul PEDOMAN HIDUP BERBUDI  PEKERTI dikarenakan pedoman hidup ini berlaku universal dan yang dimaksud dengan murid sebenarnya adalah semua manusia yang mau belajar demi memperbaiki kualitas diri.

Read more...

Kitab Tiga Aksara

Budaya-Tionghoa.Net|Hidup sampai tua, belajar sampai tua tidak terbatas pada sekolah saja apakah sama dengan peribahasa bahasa latin yang berbunyi  non scholae sed vitae discimus artinya adalah “Kita belajar untuk hidup bukan untuk sekolah”, ujar itu dikumandangkan oleh Seneca ( 3 BC-65 AD )[1].

Apakah membaca saja sudah cukup ? Apakah membaca terkait dengan pembelajaran ? Masih teringat walau tidak secara detail, pada waktu sekolah dasar dahulu pernah diajarkan bahwa manusia hidup sampai tua, belajar sampai tua. Untuk memudahkan para siswa mengerti tujuannya, digunakan cerita atau fabel ( 寓言) Jin Ping gong 晋平公[3] atau duke Jin Ping( ? – 557 BC ) yang sudah berumur 70 tahun dan masih bersemangat belajar. Duke Jin Ping pada usia 70 tahun awalnya ragu-ragu untuk belajar, tapi setelah berdiskusi dengan Shi Kuang师旷( 572-532 BC )[4], ia memutuskan untuk belajar lagi.Dan ini bukan hanya satu-satunya cerita yang diajarkan atau disampaikan dalam pendidikan sekolah, masih ada banyak lagi cerita-cerita seperti itu dan melibatkan tokoh-tokoh sejarah Tiongkok masa lampau.

Read more...
Subscribe to this RSS feed

Latest Articles

  1. Trending
  2. Feature
  3. News
  4. Random

Sejarah

Budaya

Seni

Filsafat

Sains

Esai & Opini

Resensi Buku

Album Foto