A+ A A-

Mengenal Sekilas Taoisme

  • Written by  Xuan Tong
  • font size decrease font size increase font size
  • Print
  • Email

Budaya-Tionghoa.Net| Taoism secara organisasi lahir pada masa dinasti Han Timur , pemerintahan kaisar Han Sun Di. Zhang DaoLing dapat dikatakan adalah pendiri Taoism secara terorganisir dan Lao Zi sebagai object utama selain Dao dan De itu sendiri. Dao dan De merupakan akar dari kepercayaan Taoisme itu sendiri.

Artikel Terkait :

{module [201]}

Apa itu yang disebut Dao ? Secara umum bisa diartikan “JALAN” atau “CARA” , walau dalam kitab DaoDe Jing tidak mengartikan demikian. Secara kasarnya Dao dapat dikatakan SUATU HAL YANG MUTLAK DAN TIDAK MUTLAK dicakupinya dan SUMBER DARI SEGALANYA.

Kitab Dao De Jing, Qing Jing Jing dan TaiPing Jing secara gamblang dan jelas mengatakan bahwa DAO itulah sumber dari segalanya, tapi DAO itu sendiri tidak dapat kita gambarkan secara sederhana jika kita
pikirkan. Jika kita bersikap WU WEI ( tidak intervensi atau nonselfish ) dan QING JING ( hening tenang , bening bersih ) maka kita bisa menghayati apa itu DAO. Apakah Dao itu suatu bentuk atau form ? Bisa dikatakan bahwa Dao adalah FORMLESS. Jika menjadi FORM , maka itu bukan DAO seperti yang termaktub dalam kitab-kitab Daoisme, misalnya kitab Xuan Wang Lun.

Seorang Taoist harus mencapai DAO atau meleburkan diri dengan DAO. Dan itu bisa kita sebut dengan kata DE DAO CHENG XIAN atau mendapat Dao menjadi Xian. Konsep Xian agak rancu dan seringkali menimbulkan cibir dari mereka yang tidak memahami apa itu Taoisme.

Kita pikirkan dahulu apa itu DAO. Dao adalah suatu kondisi atau bentuk ( cat: jika kita memaksakan itu adalah kondisi atau bentuk ), yang mana tidak memiliki atau tidak terbatasi oleh ruang dan waktu,
suatu kondisi yang tidak lahir dan tidak mati , kondisi yang tidak musnah dan bangkit. Sehingga mereka yang mencapai DAO secara otomatis tidak terikat oleh ruang dan waktu.


Kitab Xiao Mo Jing mengatakan bahwa DAO itu adalah kondisi abadi , tiada waktu dan ruang serta tiada kondisi batin serta fisik. Mereka yang mencapai atau menyatu dengan DAO maka akan mengalami kondisi seperti itu. LaoJun bersabda, “DAO tiada kelahiran dan kematian, yang memiliki bentuk itulah yang memiliki kematian serta kelahiran. Dengan memiliki bentuk maka tidak bisa dikatakan menjadi bagian dari
DAO yang terluput dari kelahiran dan kematian.”

Dengan mengetahui bahwa tujuan TAOIST adalah mencapai DAO, tentunya ada pertanyaan harus bagaimana mencapai DAO ? Jawabnya sederhana, yaitu DE. DE bisa kita artikan kebajikan atau
sikap yang luhur. DE bisa dikatakan adalah DAO dalam diri kita.

Semua mahluk alam semesta dipercaya memiliki DE. Jika kita bertanya-tanya, “Apakah kuman juga memiliki kebajikan ?” Jawab saya adalah YA. Hanya saja kebajikan kuman apakah kita ketahui ? Manusia sendiri banyak kebajikan yang bersifat rendah, kebajikan pada diri sendiri, kelompok sendiri dan jarang sekali manusia yang memiliki kebajikan universal.

Bagaimana cara memulai kebajikan universal ? Ini mungkin pertanyaan yang timbul dari para pembaca. Mulailah dari kebajikan dengan “TIDAK MEMBEDAKAN” berdasarkan status social atau kelompok.
Ini sesuai dengan konsep TAOISME bahwa segala sesuatu berasal dari DAO. Mereka yang menjauhi DAO itulah yang mulai kehilangan DE.


hormat saya,
Xuan Tong

Budaya-Tionghoa.Net | Mailing-List Budaya Tionghoa


Pihak yang ingin mempublikasi ulang tulisan dalam web ini diharapkan untuk menyertakan link aktif : www.budaya-tionghoa.net , NAMA PENULIS dan LINK aktif yang berada didalam tulisan atau membaca lebih jauh tentang syarat dan kondisi . Mempublikasi ulang tanpa menyertakan tautan internal didalamnya termasuk tautan luar ,  tautan dalam , catatan kaki , referensi , video , picture , sama dengan mengurangi konten dalam tulisan ini.


Last modified onWednesday, 25 July 2012 10:33
Rate this item
(0 votes)
back to top
http://web.budaya-tionghoa.net/index.php/konten/filsafat-religi/item/1110-mengenal-sekilas-taoisme

Latest Articles

  1. Trending
  2. Feature
  3. News
  4. Random

Sejarah

Budaya

Seni

Filsafat

Sains

Esai & Opini

Resensi Buku

Album Foto