A+ A A-

2011.04.09 Sharing dan Tanya Jawab , Tradisi Membakar Kertas Nilai Spiritual yang Lenyap

  • Written by  Mailing List Dharmajala
  • font size decrease font size increase font size
  • Print
  • Email

Catatan Admin : Kami meneruskan informasi dari mailing list sahabat [Dharmajala], kebetulan salah satu rekan kami Ardian Changianto menjadi nara sumber . Salam Budaya . Admin.

***

Sekuntum teratai untuk Anda semua, para calon Buddha.

Banyak sekali orang Tionghua yang hanya tahu bahwa  tradisi membakar kertas adalah warisan dari leluhur, tanpa mengerti makna sebenarnya. Penggunaan kertas sembahyang atau kertas gincoa dan kimcoa yang umum digunakan oleh Taoist maupun Buddhist Mahayana Tiongkok dan Ruist sering disalahartikan sebagai uang dewa dan uang orang mati. Pernahkah terpikir, mengapa para leluhur mewariskan tradisi ini? Datang dan temukan jawabannya pada:

Sharing & Tanya Jawab

Tradisi Membakar Kertas

Nilai Spiritual yang Lenyap

Nara Sumber: Ardian Cangianto (Pengamat Budaya, filsafat dan spiritual Tionghua)

Last modified onSunday, 05 August 2012 20:31
Rate this item
(0 votes)
back to top
http://web.budaya-tionghoa.net/index.php/konten/item/598-20110409-sharing-dan-tanya-jawab--tradisi-membakar-kertas-nilai-spiritual-yang-lenyap

Latest Articles

  1. Trending
  2. Feature
  3. News
  4. Random

Sejarah

Budaya

Seni

Filsafat

Sains

Esai & Opini

Resensi Buku

Album Foto