A+ A A-

Capgome itu apa sih ? ( bagian 1 )

Capgome itu apa sih ?

               

                                Orang Tionghoa sejak dahulu tidak mempermasalahkan agama-agama karena mereka berpandangan semua agama itu baik adanya. Yang ditekankan adalah aspek spiritualitas dimana aspek spiritualitas itu adalah aspek yang bersifat horisontal dan vertikal. Kita tahu ada berbagai tipe kecerdasan dan kecerdasan spiritual ( spiritual inteligent ) salah satu dari kecerdasan itu. Kecerdasan spiritual berkait dengan spiritualitas seseorang. Dalam hal spiritualitas ada 2 aspek penting seperti yang ditulis di atas, yakni : horisontal dan vertikal.  Horisontal adalah berbicara bagaimana membangun hubungan antar manusia; manusia dengan alam. Vertical adalah berbicara bagaimana membangun hubungan antara manusia dengan KeTuhanan ( intrapersonal; inter personal; transpersonal ). Dalam hal ini perayaan Capgome memiliki tujuan untuk membangun spiritualitas orang Tionghoa terutama dalam hal personal awareness dan social awareness , dalam hal ini adalah aktulisasi diri dan empati pada kondisi-kondisi sosial.

Read more...

Hari Raya Tianchuan 天穿日/天穿节

Hari Raya Tianchuan 天穿日/天穿节

Hari raya Tianchuan, arti harafiah adalah langit bocor yang memiliki makna langit pada hari raya tersebut akan turun hujan, Tianchuan merupakan hari raya orang Tionghua. Ada perbedaan waktu pada setiap daerah, ada yang merayakan pada imlek bulan pertama tanggal 7, 19, 20 dan 23. Perayaan ini adalah untuk mengenang hari dimana Dewi Nvwa 女娲 menambal langit yang bocor untuk menyelamatkan umat manusia, yang tentunya merayakan hari raya ini berisi pengharapan leluhur pendahulu agar cocok tanam semakin baik, diberikan kesehatan, sejahtera, dan berharap alam harmonis.

Read more...

Menyambut Rejeki (Kemakmuran) di Malam Tahun Baru Imlek

Menyambut Rejeki ( kemakmuran ) di malam tahu baru Imlek.

Budaya-Tionghoa.Net |Pada umumnya masyarakat Tionghoa saat menyambut imlek itu berkumpul dan makan bersama, kemudian menunggu datangnya “dewa rejeki” sambil bercengkrama sesama anggota keluarga. Ada yang melakukan ritual di rumah untuk menyambut “dewa rejeki”, tapi sesungguhnya ada satu tradisi yang nyaris terlupakan bahkan dipinggirkan sehingga nilai-nilai luhur imlek itu menjadi sebatas lingkungan keluarga saja.

Berkas:Angpao dengan gambar Cai Shen.jpg

Pada umumnya masyarakat Tionghoa melakukan upacara ritual menyambut dewa rejeki itu adalah pada malam tahun baru dan pada malam tanggal 4 bulan 1 penanggalan imlek.

Read more...

Menjadikan Qixi Menjadi Lebih Tionghoa

  • Published in Berita

Oldest Qixi

Budaya-Tionghoa.Net | Pasangan Gong Deyun dan Sun Yucui pun menjadi pasangan unik yang merayakan Qixi ini. Gong Deyun berusia 99 tahun menikah dengan Sun Yucui yang berusia 102 tahun di tahun 1930. Pasangan yang panjang umur ini merayakan Qixi untuk ke 83 kalinya menurut berita Xinhua.

Read more...

Hari Raja Orang Tjina (1885)

Hari Raja Orang Tjina.
Oleh : Tjoa Tjoe Koan.

Bahoeawa sesoengggoehnja soeka tjitalah kita aken melihat bangsakita di Betawi, Samarang dan Soerabaja, dalem 2 – 3 tahoen ini bebrapa banjak jang mengoesahaken dirinja menjalin hikajat-hikajat dzaman dhoeloe kalai di negri Tjina ka dalem bahasa Melajoe, jang hikajat-hikajat itoe tertara serta diterbitken oleh bebrapa pertaraaan katiga negri itoe dan telah tersiar di koeliling negri bawah angin ini.

Read more...

Tian Gong /Thi Kong 天公 Dan Legenda Rakyat Minnan.

Budaya-Tionghoa.Net | Beberapa hari yang lalu ada teman yang minta pendapat saya soal Yuhuang Shangdi 玉皇上帝dan minta saya buat satu tulisan, hati sebenarnya malas karena bisa jadi pendapat saya ini bisa membuat orang Hokian di Indonesia yang sembahyang Yuhuang/ Tian Gong jidatnya berkerut. Tapi teman itu mendesak saya berkali-kali sampai saya mengiyakannya.

Read more...

Pertanyaan Mengenai Wei Ya

Tanya : Bahasa hokkian-nya Wei Ya sih apa? Bwee Gee ato Bwee Gwe???

Jawab : Secara tradisi tanggal 2 dan tanggal 16 setiap bulan (imlek) disebut Ya Ri alias Ge Jit 牙日, artinya ‘Hari-hari/tanggal-tanggal Ge’

Read more...

Renungan Dalam Rangka Menyambut Tahun Baru Tionghoa

Budaya-Tionghoa.Net | Di kalangan masyarakat Tionghoa, dewa rejeki / Cai Shen Ye adalah sosok yang amat sangat penting. Apalagi dalam rangka tahun baru Tionghoa. Kepercayaan akan dewa dapur naik ke langit untuk memberikan laporan tahunan bahkan banyak yang sudah bercampur aduk menjadi naiknya semua dewa-dewi termasuk dewa rejeki. Beberapa kalangan malah menyamakan dewa dapur dengan dewa rejeki. Tentu saja, selama kepercayaan itu berpulang ke diri masing-masing.

 

Read more...
Subscribe to this RSS feed

Latest Articles

  1. Trending
  2. Feature
  3. News
  4. Random

Sejarah

Budaya

Seni

Filsafat

Sains

Esai & Opini

Resensi Buku

Album Foto