A+ A A-

Renungan Dalam Rangka Menyambut Tahun Baru Tionghoa

Budaya-Tionghoa.Net | Di kalangan masyarakat Tionghoa, dewa rejeki / Cai Shen Ye adalah sosok yang amat sangat penting. Apalagi dalam rangka tahun baru Tionghoa. Kepercayaan akan dewa dapur naik ke langit untuk memberikan laporan tahunan bahkan banyak yang sudah bercampur aduk menjadi naiknya semua dewa-dewi termasuk dewa rejeki. Beberapa kalangan malah menyamakan dewa dapur dengan dewa rejeki. Tentu saja, selama kepercayaan itu berpulang ke diri masing-masing.

 

Read more...

Rencana Korea Mengajukan Fengshui Sebagai Kebudayaan Asli Mereka

Budaya-Tionghoa.Net | Saya melakukan terjemahan bebas dan meringkas dari artikel mengenai tema di atas yang diambil dari internet.

Pada bulan September 2007, pada seminar dengan tema “manusia”, kepala museum pemerintah pusat Korea membeberkan rencana pemerintah mereka, untuk mengajukan Fengshui ke PBB sebagai Kebudayaan asli Korea yang akan dilindungi dunia. Rencana ini tidak main-main dan sudah dimulai sejak tahun 2003, didukung penuh
oleh pemerintah Korea, puluhan ahli dari Korea dan akan rampung sebelum akhir tahun 2008.

Read more...

Gaploklah Gua Daripada Diabaikan !

Budaya-Tionghoa.Net | Orang Tionghoa paling menghargai tulisan kaligrafi, tetapi cobalah tanya sama diri sendiri kapankah Anda terakhir kalinya menerima surat yang masih ditulis dengan tulisan tangan?

Boro-boro surat yang ditulis dengan tulisan tangan, surat pribadi atau pesan pribadi azah Ora Ono dan ini udah bertahun-tahun kagak pernah kita terima lagi, terkecuali kartu Natal atau Lebaran, sedangkah di hari-hari lainnya kotak pos kita hanya di isi oleh surat-surat yang bersifat komersil, brosur reklame, tagihan, laporan bank dsb-nya.

Read more...

Kiat Jitu Dapat Hoki !

Budaya-Tionghoa.Net | Kata yang paling sering ditulis dan diucapkan pada akhir dan awal tahun ialah kata "HOKI" tentunya sesuai dengan bahasanya masing- masing yang artinya "beruntung". Di Indonesia kata Hoki sering ditulis dengan Hokie pakai huruf "e" mengikuti wong Londo dijaman VOC. Sedangkan dalam bahasa Indonesia seharusnya ditulis HOKI !

Read more...

Totok Dan Peranakan

Budaya-Tionghoa.Net | Saudara-saudari yang budiman, Saya rasa persoalan Totok dan Peranakan hanya persoalan generasi seniornya. Generasi mudanya seperti yang sering saya katakan dalam artikel-artikel saya identitas mereka sudah saling mendekati kalau tidak sudah sama, atau saya katakan sudah menjalaini proses "peranakanisasi" dari anak-anaknya Totok.

Read more...
Subscribe to this RSS feed

Latest Articles

  1. Trending
  2. Feature
  3. News
  4. Random

Sejarah

Budaya

Seni

Filsafat

Sains

Esai & Opini

Resensi Buku

Album Foto