Dinasti Zhou
Perang Muye dan Berdirinya Dinasti Zhou
Budaya-Tionghoa.Net | Raja terakhir Dinasti Shang, Di Xin [r 1075-1046SM] adalah merupakan seorang penguasa yang kejam, sebagaimana halnya Jie, raja terakhir Dinasti Xia.[1] Dengan tanpa memperdulikan kekacauan yang terjadi di negaranya, ia memerintahkan pembangunan istana dan taman-taman yang indah. Untuk menekan orang-orang yang tidak bersedia patuh padanya, dipergunakanlah alat-alat penyiksaan yang mengerikan, kekacauan di tengah masyarakat pun makin menjadi-jadi.Zhou, sebuah negeri di daerah perbatasanpun menjadi makin maju. Ia semakin bertambah kuat di bawah pemerintahan Raja Wen. [2]
Add a comment
Han Fei Zi : Tokoh Legalist Era Zhanguo
Budaya-Tionghoa.Net | Untuk mempelajari strategi dan taktik peperangan, kebijakan pemimpin negara, psy-war dll. adalah dengan membaca buku-buku sejarah kuno Tiongkok sangat luas, belum pernah aku membaca buku yang terdapat begitu banyak variasi yang tidak ada duanya di dunia. Saya kira membaca buku-buku kuno Tiongkok terutama pada jaman Chun-Chiu (772-481 BC musim semi hingga musim gugur) dan jaman Chan-Kuo (481-221 BC, Warring States,Perangan Antar Negara) dan jaman sesudahnya, terutama yang ditulis oleh filosof-filosof dan ahli strategi Tiongkok. Disini aku akan ceritakan sebuah cerita pendek yang ditulis oleh Han Fei, seorang legalis, penganut undang-undang dan dianggap sebagai ahli hukum yang besar pada jamannya dan seorang pangeran dari keturunan kerajaan Han.
Add a comment
Empat Wanita Cantik [1] - Xi Shi
Budaya-Tionghoa.Net | Xi Shi ( 506 BCE- ?), dikenal sebagai salah satu dari empat wanita tercantik atau Si Da Mei Ren -- sepanjang sejarah Tiongkok . Xi Shi hidup periode musim semi dan musim gugur / Chunqiu Shidai. Diceritakan bahwa Xi Shi tinggal Zhuji, ibukota negara Yue pada jaman musim semi dan musim gugur. Saking cantiknya dia, dikatakan bahwa ikan -ikan juga nenenggelamkan/menyembunyikan diri karena malu saat dia sedang mencuci pakaiannya di sungai.
Add a commentDinasti Zhou [1122-256 SM] : Lahirnya Para Filsuf Besar
Budaya-Tionghoa.Net | Raja terakhir Dinasti Shang, Di Xin adalah merupakan seorang penguasa yang kejam, sebagaimana halnya Jie, raja terakhir Dinasti Xia. Dengan tanpa memperdulikan kekacauan yang terjadi di negaranya, ia memerintahkan pembangunan istana dan taman-taman yang indah. Untuk menekan orang-orang yang tidak bersedia patuh padanya, dipergunakanlah alat-alat penyiksaan yang mengerikan, kekacauan di tengah masyarakat pun makin menjadi-jadi.
Add a comment




