Print
PDF

Fu Lu Shou

Written by Xuan Tong on .

<

Budaya-Tionghoa.Net| Fu Xing sebenarnya pada jaman lampau sering juga disebut Sui Xing 歲 星 dan dipercaya bahwa Sui Xing bisa memberikan rejeki.

Kemudian orang-orang mengadakan perubahan dari nama bintang menjadi manusia. Yang paling terkenal adalah Fu Shen Tian Guan 福 神 天 官 dan Yang Cheng 楊 成.

Artikel Terkait :

Kepercayaan Tian Guan berasal dari Taoism Wu Dou Mi Dao (aliran 5 gantang beras), dimana aliran tersebut menggunakan cara mempersembahkan arak dan membuat surat permohonan agar orang yang sakit bisa sembuh dan panjang umur.

Mempersembahkan arak dan menulis 3 surat permohonan kepada San Guan Da Di 三官大帝. San Guan Da Di dipercaya bisa memberikan rejeki, menghapus akibat perbuatan buruk/kesalahan dan menghapuskan/menghindarkan bencana.
Dari sini rakyat kebanyakan beranggapan Tian Guan sebagai Fu Shen (dewa rejeki).

Pada masa dinasti Qing,kepercayaan kepada Tian Guan menjadi begitu populer dan banyak tulisan atau gambar-gambar Tian Guan Ci Fu 天官賜 福 yang bisa dilihat pada menjelang tahun baru imlek.

Yang Cheng sebagai Fu Shen, sebenarnya orang yang bernama Yang Cheng ini memang ada. Hanya saja bukan Yang Cheng 楊成 yang ini tapi 陽 城 (cat:ini memang nama orang bukan nama kota).

Ketika kaisar Tang DeZong 唐 德宗 pada tahun 795 mendapat hasutan dari Pei YanLing 裴延齡 untuk menghukum mati jendral setia Lu Zhi 陸 贄. Tapi diantara sekian pejabat hanya YangCheng yang berani mencegahny sehingga Lu Zhi tidak dihukum mati. Tapi ketika usulan Yang untuk mencopot jabatan Pei itu tidak diindahkan sehingga Yang
mengundurkan diri. Kisah diatas merupakan cuplikan dari Tang Shi Yan Yi 唐史演義.

Masalah yang berkaitan antara YAng Cheng dengan Dewa Rejeki (cat: Fu Shen, bukan Cai Shen) adalah kebiasaan dinasti Tang pada masa itu untuk mengambil orang-orang kerdil ke istana untuk dijadikan badut atau budak. Orang-orang kerdil itu diambil dari wilayah Dao,dimana setiap rumah harus mengirimkan pria sebagai budak. Yang Cheng yang mendapat tugas untuk mengambil para budak kerdil itu merasa bahwa tindakan ini tidak berperikemanusiaan dan menghentikan kebiasaan itu. Untuk mengenang Yang Cheng yang tidak takut kehilangan jabatan, membela mereka yang ditindas maka penduduk wilayah Dao mendirikan Ci atau rumah peringatan (cat:sering disebut rumah abu) dan menyebut Yang Cheng sebagai Fu Shen. Selain hal diatas, agar keturunan penduduk wilayah Dao tidak melupakan jasa Yang Cheng, maka semua anak pria di wilayah Dao menggunakan Yang sebagai nama mereka. Bai JuYi seorang sastrawan juga menuliskan kejadian itu dalam bentuk syairnya. Hal ini tercatat dalam Jiu Tang Shu maupun Xin Tang Shu.

Dalam catatan Shou Shen Ji ada satu cerita tersendiri dengan nama yang mirip tapi karakter tulisan yang berbeda (cat: 楊 成) dan jaman yang berbeda.

Pada kisah itu dituliskan pada masa dinasti Han, kaisar Han WuDi amat suka dengan orang kerdil yang dijadikan badut penghibur dan budak di istana.
Yang Cheng sebagai pejabat wilayah Dao menghadap kaisar Han WuDi dan mengatakan ,” Hamba berdasarkan 5 kitab , di wilayah hamba memang ada penduduk kerdil tapi tidak ada budak kerdil.” Kaisar Han WuDi menjadi sadar dan rakyat wilayah Dao untuk mengenang jasanya mendirikan Ci dan menyebutnya sebagai Fu Shen.

BINTANG LU

Bintang Lu sebenarnya merupakan penyembahan terhadap bintang pada jaman purbakala. Dimana bintang ke 6 dari rasi Wen Chang(berada diutara) adalah Si Lu 司 祿 (Shi Ji 史記). Kemudian bintang SiLu perlahan-lahan dimanusiakan.

Lu Xing terkadang digambarkan sedang membawa anak sebenarnya menggambarkan Zhang Xian(cat:xian disini bisa diartikan dewa, tapi saya menuliskan xian untuk membedakan dengan istilah shen) memberi anak 張仙送子 yang sering dilukiskan sedang menggendong atau menuntun anak kecil.

Dan kadang pada gambar Fu Lu Shou sering ada gambar rusa yang mana hal ini berkaitan bunyi yaitu Lu (rusa) sama dengan Lu (pangkat). Terimakasih atas koreksi sdr.Zhou , memang saya ada salah persepsi mengenai FU LU SHOU ini.

Cerita rakyat yang berkaitan dengan Zhang Xian adalah konon pada masa dinasti Tang perdana mentri Lou ShiDe sakit-sakitan pada masa mudanya. Pada suatu hari ada tosu/daoshi yang memberi tahu bahwa dirinya terkena penyakit berat dan jika dalam tiga hari tidak bertemu dengan tuan penolong maka ia akan mati. Lou yang memang sudah sakit-sakitan pasrah saja dan hingga hari ke 3 ia melihat ada orang yang berbaju ungu yang membawa busur dan mengarahkan busurnya kearah Lou. Lou sendiri sudah pasrah dan memejamkan mata menunggu ajal. Ternyata setelah menunggu beberapa lama ia tidak merasa apa-apa bahkan tubuh terasa sehat. Ketika ia membuka matanya , ia menyadari bahwa dirinya telah sehat.Lou baru mengetahui ia bertemu dengan tuan penolong segera berlutut dan bertanya nama tuan penolongnya. Orang yang berbaju biru hanya
menjawab ,”Lu Shen Zhang Xian”. Kemudian ia diajak ke tempat Zhang Xian dan disana ia melihat ada 1 buku yang ketika ia buka ternyata mencatat perjalanan hidupnya yang menceritakan ia meninggal pada umur 85, mendapat jabatan tinggi. Ketika ia melihat ada nama saudaranya dan hendak membacanya, tiba-tiba dari luar rumah batu masuk seekor binatang buas yang tangannya memegang tombak Wan Hua Da Ge (seperti
tombak Xue Ren Gui) dan berteriak, “Lou kurangajar berani-beraninya membuka catatan LU (pangkat)”. Seketika Lou tersadar dan ia baru tahu bahwa dirinya bermimpi. Kemudian terbukti bahwa Lou memang menjadi pejabat tinggi sesuai dengan mimpinya.

Catatan lain mengenai Zhang Xian membicarakan bahwa sesungguhnya Zhang Xian adalah seorang tosu/daoshi yang bernama Zhang YuanXiao 張遠 霄 yang pada masa 5 dinasti(907-906) mencapai Tao di gunung QingCheng 青城山Si Chuan 四川

Pangkat dan kekayaan dalam sejarah sering digunakan untuk memancing orang-orang terpelajar untuk bisa digunakan oleh penguasa. Karena itu ada istilah Lu Er 祿 餌 yang digambarkan bahwa kekayaan menjadi pejabat adalah umpan pancingan.

Chen ZhongWei 陳仲微 seorang pemikir pada masa dinasti Song mengatakan bahwa umpan kekayaan dan martabat pejabat hanya bisa mengundang orang-orang terpelajar kelas menengah tapi tidak bisa mengundang orang-orang hebat.

Walau demikian rakyat jelata berpandangan realistis dan pemikiran bahwa menjadi pejabat memiliki kekuasaan dan kekuasaan itu mengundang harta. Sehingga posisi Lu Shen atau Lu Xing tetap bercokol dihati rakyat jelata


Fu Xing sebenarnya pada jaman lampau sering juga disebut Sui Xing 烦 琍 dan dipercaya bahwa Sui Xing bisa memberikan rejeki. Kemudian orang-orang mengadakan perubahan dari nama bintang menjadi manusia. Yang paling terkenal adalah Fu Shen Tian Guan 褐 ぱ ﹛ dan Yang Cheng 法 Θ.

Kepercayaan Tian Guan berasal dari Taoism Wu Dou Mi Dao (aliran 5 gantang beras), dimana aliran tersebut menggunakan cara mempersembahkan arak dan membuat surat permohonan agar orang yang
sakit bisa sembuh dan panjang umur. Mempersembahkan arak dan menulis 3 surat permohonan kepada San Guan Da Di . San Guan Da Di dipercaya bisa memberikan rejeki , menghapus akibat perbuatan buruk/kesalahan dan menghapuskan/menghindarkan bencana. Dari sini rakyat kebanyakan beranggapan Tian Guan sebagai Fu Shen (dewa rejeki). Pada masa dinasti Qing ,kepercayaan kepada Tian Guan menjadi begitu populer dan banyak tulisan atau gambar-gambar Tian Guan Ci Fu ぱ﹛界 褐 yang bisa dilihat pada menjelang tahun baru imlek.

Yang Cheng sebagai Fu Shen , sebenarnya orang yang bernama Yang Cheng ini memang ada. Hanya saja bukan Yang Cheng 法Θ yang ini tapi 锭  (cat:ini memang nama orang bukan nama kota). Ketika kaisar Tang DeZong 紈﹙ pada tahun 795 mendapat hasutan dari Pei YanLing 籶┑闹 untuk menghukum mati jendral setia Lu Zhi 嘲 痿. Tapi diantara sekian pejabat hanya Yang Cheng yang berani mencegahny sehingga Lu Zhi tidak dihukum mati. Tapi ketika usulan Yang untuk mencopot jabatan Pei itu tidak diindahkan sehingga Yang mengundurkan diri. Kisah diatas merupakan cuplikan dari Tang Shi Yan Yi 簍竡.

Masalah yang berkaitan antara YAng Cheng dengan Dewa Rejeki (cat :Fu Shen, bukan Cai Shen) adalah kebiasaan dinasti Tang pada masa itu untuk mengambil orang-orang kerdil ke istana untuk dijadikan badut atau budak. Orang-orang kerdil itu diambil dari wilayah Dao,dimana setiap rumah harus mengirimkan pria sebagai budak. Yang Cheng yang mendapat tugas untuk mengambil para budak kerdil itu merasa bahwa tindakan ini tidak berperikemanusiaan dan menghentikan kebiasaan itu.

Untuk mengenang Yang Cheng yang tidak takut kehilangan jabatan ,membela mereka yang ditindas maka penduduk wilayah Dao mendirikan Ci atau rumah peringatan (cat:sering disebut rumah abu) dan menyebut Yang Cheng sebagai Fu Shen. Selain hal diatas ,agar keturunan penduduk wilayah Dao tidak melupakan jasa Yang Cheng , maka semua anak pria di wilayah Dao menggunakan Yang sebagai nama mereka. Bai JuYi seorang sastrawan juga menuliskan kejadian itu dalam bentuk syairnya. Hal ini tercatat dalam Jiu Tang Shu maupun Xin Tang Shu.

Dalam catatan Shou Shen Ji ada satu cerita tersendiri dengan nama yang mirip tapi karakter tulisan yang berbeda (cat: 法 Θ ) dan jaman yang berbeda. Pada kisah itu dituliskan pada masa dinasti Han , kaisar Han Wu Di amat suka dengan orang kerdil yang dijadikan badut penghibur dan budak di istana.

Yang Cheng sebagai pejabat wilayah Dao menghadap kaisar Han WuDi dan mengatakan ," Hamba berdasarkan 5 kitab , di wilayah hamba memang ada penduduk kerdil tapi tidak ada budak kerdil."
Kaisar Han WuDi menjadi sadar dan rakyat wilayah Dao untuk mengenang jasanya mendirikan Ci dan menyebutnya sebagai Fu Shen.

Bintang Lu sebenarnya merupakan penyembahan terhadap bintang pada jaman purbakala. Dimana bintang ke 6 dari rasi Wen Chang(berada diutara) adalah Si Lu 司 祿 (Shi Ji 史記). Kemudian bintang SiLu perlahan-lahan dimanusiakan.

Lu Xing terkadang digambarkan sedang membawa anak sebenarnya menggambarkan Zhang Xian(cat:xian disini bisa diartikan dewa , tapi saya menuliskan xian untuk membedakan dengan istilah shen) memberi anak 張仙送子 yang sering dilukiskan sedang menggendong atau menuntun anak kecil.

Dan kadang pada gambar Fu Lu Shou sering ada gambar rusa yang mana hal ini berkaitan bunyi yaitu Lu (rusa) sama dengan Lu (pangkat). Terimakasih atas koreksi sdr.Zhou [1], memang saya ada salah persepsi mengenai FU LU SHOU ini.[2]

Cerita rakyat yang berkaitan dengan Zhang Xian adalah konon pada masa dinasti Tang perdana mentri Lou ShiDe sakit-sakitan pada masa mudanya. Pada suatu hari ada tosu/daoshi yang memberi tahu bahwa
dirinya terkena penyakit berat dan jika dalam tiga hari tidak bertemu dengan tuan penolong maka ia akan mati.

Lou yang memang sudah sakit-sakitan pasrah saja dan hingga hari ke 3 ia melihat ada orang yang berbaju ungu yang membawa busur dan mengarahkan busurnya kearah Lou. Lou sendiri sudah pasrah dan memejamkan mata menunggu ajal. Ternyata setelah menunggu beberapa lama ia tidak merasa apa-apa bahkan tubuh terasa sehat.

Ketika ia membuka matanya , ia menyadari bahwa dirinya telah sehat.Lou baru mengetahui ia bertemu dengan tuan penolong segera berlutut dan bertanya nama tuan penolongnya. Orang yang berbaju biru hanya menjawab ,"Lu Shen Zhang Xian". Kemudian ia diajak ke tempat Zhang Xian dan disana ia melihat ada 1 buku yang ketika ia buka ternyata mencatat perjalanan hidupnya yang menceritakan ia meninggal pada umur 85 , mendapat jabatan tinggi.

Ketika ia melihat ada nama saudaranya dan hendak membacanya , tiba-tiba dari luar rumah batu masuk seekor binatang buas yang tangannya memegang tombak Wan Hua Da Ge (seperti tombak Sie RenGui) dan berteriak ,"Lou kurangajar berani-beraninya membuka catatan LU (pangkat)". Seketika Lou tersadar dan ia baru tahu bahwa dirinya bermimpi. Kemudian terbukti bahwa Lou memang menjadi pejabat tinggi sesuai dengan mimpinya.

Catatan lain mengenai Zhang Xian membicarakan bahwa sesungguhnya Zhang Xian adalah seorang tosu/daoshi yang bernama Zhang YuanXiao 張遠 霄 yang pada masa 5 dinasti(907-906) mencapai Tao di gunung QingCheng 青城山Si Chuan 四川

Pangkat dan kekayaan dalam sejarah sering digunakan untuk memancing orang-orang terpelajar untuk bisa digunakan oleh penguasa. Karena itu ada istilah Lu Er 祿 餌 yang digambarkan bahwa kekayaan menjadi pejabat adalah umpan pancingan. Chen ZhongWei 陳仲微 seorang pemikir pada masa dinasti Song mengatakan bahwa umpan kekayaan dan martabat pejabat hanya bisa mengundang orang-orang terpelajar kelas menengah tapi tidak bisa mengundang orang-orang hebat.

Walau demikian rakyat jelata berpandangan realistis dan pemikiran bahwa menjadi pejabat memiliki kekuasaan dan kekuasaan itu mengundang harta. Sehingga posisi Lu Shen atau Lu Xing tetap bercokol dihati rakyat jelata.

Bintang Shou mungkin merupakan bintang yang paling sering kita lihat di gambar-gambar maupun bingkisan-bingkisan ulangtahun serta produk kesehatan.

Sesungguhnya bintang Shou juga merupakan salah satu object pemujaan pada jaman kuno dan dimanusiakan dengan berbagai macam kisah. Dan banyak orang jaman sekarang yang mengenalnya dengan sebutan Nan Ji Xian Weng 南極仙翁 atau Nan Ji Lao Ren 南極老人.

Shou Xing ini sebenarnya bintang Jiao 角 dan Keng 亢dari 28 rasi bintang yang berposisi di timur atau Qing Long 青龍.

Dalam hal ini 28 rasi dibagi menjadi 4 arah yaitu timur, utara, barat dan selatan. Pada jaman lampau bintang ini dipercaya mempengaruhi kondisi suatu negara. Jika bintang Shou atau Lao Ren Xing tidak muncul maka peperangan akan timbul dan jika timbul maka ketertiban timbul.

Pada masa dinasti Zhou dan Qin upacara terhadap Shou Xing merupakan hal yang dilakukan kerajaan.

Pada masa dinasti Han Timur upacara Shou Xing dan penghormatan kepada kaum manula dilebur menjadi satu dimana upacara itu dilakukan di Lao Ren Miao ( bio orang tua) ibukota kerajaan pada bulan 8. Biasanya pada bulan itu juga semua yang telah berumur 70 tahun diberi Tongkat Raja 王杖 dan disuapi bubur penghormatan 糜粥 sedangkan mereka yang berumur 80 keatas selain diberi penghormatan juga diberi hadiah lain. Kebiasaan ini sampai sekarang berlanjut dengan memberikan hadiah yang berbentuk Shou Xing pada saat orang tua ulang tahun.

Walau dinasti Zhou dan Qin jatuh tapi upacara resmi kerajaan kepada Shou Xing tidak berhenti begitu saja hingga dinasti Ming.

Walau dinasti Ming menghentikan upacara tapi Shou Xing tidak lenyap dikalangan rakyat jelata. Kisah-kisah Shou Xing berkembang terus. Misalnya dalam kisah Siluman Ular Putih dan Sun GoKong.



CATATAN KAKI :

  1. Fu = Hoki = rejeki = dewa rejeki = modelnya adalah saudagar kaya Lu = pangkat/ jabatan/ kedudukan tinggi = dewa kemuliaan = modelnya adalah pejabat tinggi . Shou = panjang umur = dewa panjang umur. = modelnya adalah kakek tua bertongkat, dikelilingi banyak cucu.
  2. Masih tentang FU LU SHOU, setahu saya Lu disini bukan Le yang berarti bahagia, melainkan Lu yang berarti pangkat atau jabatan.


hormat saya ,
Xuan Tong

Budaya-Tionghoa.Net | Mailing-List Budaya Tionghoa 59955


Pihak yang ingin mempublikasi ulang tulisan dalam web ini diharapkan untuk menyertakan link aktif : www.budaya-tionghoa.net , NAMA PENULIS dan LINK aktif yang berada didalam tulisan atau membaca lebih jauh tentang syarat dan kondisi . Mempublikasi ulang tanpa menyertakan tautan internal didalamnya termasuk tautan luar ,  tautan dalam , catatan kaki , referensi , video , picture , sama dengan mengurangi konten dalam tulisan ini.




Add this page to your favorite Social Bookmarking websites
 

blog comments powered by Disqus

Kalender

Prev Next

2012.05.08 Seminar Nasional : "Pera…

Rekan2 Yth, Mohon kehadiran Anda yg berdomisili di Bandung dan sekitarnya. Kehadiran Anda semua akan sangat berarti bagi kami. Terimakasih dan salam budayaDidi ...

Didi Kwartanada - avatar Didi Kwartanada 07 May 2012 Event Budaya Tionghoa

Read more

21-22 April 2012 | Acara Kirab Ritu…

Forward : Informasi dari Wajah Kota Lasem di Facebook Page Budaya Tionghoa ** ACARA KIRAB RITUAL BUDAYA dan  H.U.T MAKCHO THIAN SIANG BO di Tiongkok Kecil (LA...

Wajah Kota Lasem  - avatar Wajah Kota Lasem 18 Apr 2012 Event Budaya Tionghoa

Read more

Tradisi

Prev Next

Bhutan , Diantara Tiongkok dan Indi…

Budaya-Tionghoa.Net | Orang Bhutan dikenal juga sebagai Bhote , Bhotia , Bhutia , etc yang tinggal di negara Bhutan. Negara kecil ini seluas 47 ribu kilom...

Huang Dada - avatar Huang Dada 19 May 2012 Dialek

Read more

Kwee Pang [2] - Anggapan Tahayul

Budaya-Tionghoa.Net | Jika point 1 sampai 4 yang menjadi penyebab umum terjadinya kweepang dan lebih kearah hubungan horizontal antar manusia. Maka point...

Ardian Cangianto - avatar Ardian Cangianto 19 May 2012 Adat Istiadat

Read more

Sejarah

Prev Next

Perjanjian Nanking (1842) Antara Qi…

Budaya-Tionghoa.Net | Perjanjian Nanking mengakhiri Perang Candu [1839-1842] dan Tiongkok menyerahkan Hong Kong ke Inggris , membuka sejumlah pelabuhan untuk pe...

Huang Dada - avatar Huang Dada 15 May 2012 Dinasti QIng

Read more

Tuduhan Dr. Geoffrey Wade Bahwa Zhe…

Budaya-Tionghoa.Net | Dr. Geoffrey Wade sebenarnya adalah sebuah nama misterius yang belum dikenal (nobody) dan baru muncul diantara para peneliti dan penulis s...

Golden Horde - avatar Golden Horde 13 May 2012 Tiongkok & Indonesia

Read more

Filsafat

Prev Next

Menyusun Altar Menurut Tradisi Tion…

Budaya-Tionghoa.Net | Jika menyusun altar menurut tradisi Tionghoa, sebenarnya mereka sedang menyusun alam semesta kecil di altar. Filsafat Tionghoa terka...

Xuan Tong & Ardian Cangianto - avatar Xuan Tong & Ardian Cangianto 12 May 2012 Filsafat Lain

Read more

Kitab Taiping jing 太平经

Budaya-Tionghoa.Net | Taiping jing太平经 adalah suatu kitab penting bagi Taoism yang isinya antara lain adalah masalah Taiping atau kedamaian yang agung. Kita perl...

Xuan Tong - avatar Xuan Tong 16 Apr 2012 Tao

Read more

Sains

Prev Next

Ketika Sistem Pengobatan Barat Dan …

Budaya-Tionghoa.Net | Sistem pengobatan Tionghua sering dianggap kuno dan ditinggalkan oleh sebagian orang Tionghua sendiri yang beralih ke dokter dengan ...

Kaipang - avatar Kaipang 17 May 2012 Pengobatan

Read more

Varian Rudal Panggul Darat Ke Udara…

Budaya-Tionghoa.Net | Banyak yang bilang Tiongkok adalah tukang meniru , ada benarnya juga seh. Tetapi apa salah meniru yang baik, dan akhirnya dapat me...

Heri Tanta - avatar Heri Tanta 17 May 2012 Militer

Read more

Tionghoa

Prev Next

Riwayat Liem Koen Hian (IV)

Budaya-Tionghoa.Net |  Toean Liem Pegang Sin Tit Po (2 September 1929 sampe – 19 Desember 1932) 3 taon sadja ia pegang Sin Tit Po atawa satoe taon lebih s...

Tjamboek Berdoeri (Djoelia 28) - avatar Tjamboek Berdoeri (Djoelia 28) 18 May 2012 Sejarah Tionghoa

Read more

Benny Mok Sau Chung : Profil

Budaya-Tionghoa.Net | Max Mok Sau Chung dilahirkan di Hong Kong pada tahun 1960. Dia juga dikenal sebagai  Benny Mok Sau Chung  . Mok adalah  seorang arti...

Kaipang - avatar Kaipang 17 May 2012 Sosialita

Read more

Data

Prev Next

Nasehat Pernikahan Jaman Dulu : Bag…

Budaya-Tionghoa.Net | Berikut ini nasehat pernikahan jaman dulu , dimuat di Liberty pada bulan November 1931 , dalam bahasa masa itu. Tentunya nasehat ini belum...

Tjiong Djie Nio (via Tjendela)  - avatar Tjiong Djie Nio (via Tjendela) 12 Apr 2012 Arsip || Dokumen | Artikel

Read more

Tabel Variasi Linguistik

Budaya-Tionghoa.Net | Variasi linguistik dikalangan Han-Chinese merujuk pada istilah fangyang 方言 , yang umum diterjemahkan sebagai "dialek" atau "topolect". D...

 - avatar 14 Jan 2012 Tabel

Read more

Seni

Prev Next

Wu Rujun Sang Pangeran Jinghu

Budaya-Tionghoa.Net |  Wu Rujun (吳汝俊) , tidak banyak orang yang mengenal musikus ini. Ia dilahirkan di Nanjing pada tahun 1963, ayahnya juga seorang mus...

Chendra Ling Ling - avatar Chendra Ling Ling 12 May 2012 Seni Musik

Read more

Kajian Film : “Curse Of The Golden …

Budaya-Tionghoa.Net | Curse Of The Golden Flower adalah film epik kolosal yang disutradai Zhang Yimou.  Skenario film ini diadaptasi dari sebuah drama tra...

 - avatar 11 May 2012 Sinematografi

Read more

Buku

Prev Next

Review Buku : "Mao The Unknown Stor…

Budaya-Tionghoa.Net | Seorang kawan (SML) meminjami saya buku Jung Chang yang ditulisnya bersama suaminya Jon Halliday, (seorang sejarawan), terjemahan bahasa B...

Ibrahim Isa  - avatar Ibrahim Isa 16 May 2012 Buku

Read more

Polemik Dan Perdebatan Seputar Buku…

Budaya-Tionghoa.Net | Buku Gavin Menzies yang terbit pertama kalinya ditahun 2002 ini, telah menimbulkan polemik dan perdebatan yang yang sengit antara pihak-pi...

Golden Horde - avatar Golden Horde 13 May 2012 Buku

Read more