Budaya-Tionghoa.Net | Kisah cinta ini telah menjadi cerita rakyat Chinese yang romantis selama 16 abad. Kisah ini bermula semasa Dinasti Jin Timur di sekitar propinsi Tzejiang sekarang.Dalam dialek Hokkian, Liang Shanbo adalah Nio San Pek, Zhu Yingtai adalah Ciok Eng Tai. Dalam dialek Hokkian karakter SHAN (gunung) tidak pernah dibaca SAM, tetapi dibaca SAN.Penulisan Sampek Engtai adalah karena kesalahan penulisan yang dilakukan oleh orang2 Tionghua yang tidak mengerti bahasa Tionghua, ketika mereka menuliskan kisah Sanpek Engtai dalam bahasa Melayu Tionghoa.Sedangkan saduran/terjemahan dari bhs Tionghua (orang yang menerjemahkannya mengerti bhs. Tionghua) menggunakan nama SANPEK, misalnya terjemahan Bpk. OKT yang berjudul SAN PEK ENG TAY, yang diterbitkan oleh Yayasan Obor Indonesia.