Print
PDF

Sejarah Kedatangan Orang Tionghua Ke Afrika Selatan.

Written by Ivan Taniputera | Dada on .

<

Via : Facebook Budaya Tionghoa

Budaya-Tionghoa.Net| Populasi Tionghua di Afrika Selatan adalah yang terbesar diantara negara Afrika lainnya. Diperkirakan populasi mereka berjumlah 250 ribu -300 ribu jiwa. Mereka berasal dari berbagai gelombang diaspora dan juga berbagai latar belakang dari industrialis Taiwan , kaum terdidik di Shanghai dan Beijing sampai imigran miskin di pedesaan Fujian.

Artikel Terkait :

Ratusan orang Tionghua dikapalkan dari Batavia ke Cape Town selama periode VOC. Tetapi status mereka adalah pengasingan  , bukan sebagai pemukim yang memiliki kebebasan. Kehadiran mereka memang diharapkan oleh otoritas di Cape Town untuk mengatasi kebutuhan sumber daya manusia.[1]

Kedatangan kapal yang mengangkut Tionghua ke Cape Town pertama kali terjadi pada tahun 1654.[2] Disatu sisi mereka harus diawasi , disisi lain tenaga mereka memang dibutuhkan.  Selain dari Tionghua , Jawa dan etnis lain dari kawasan Hindia Belanda [Indonesia] , arus migrasi paksa ini juga datang dari kawasan Srilanka dan India dan juga Dutch-Formosa [Taiwan] sebelum VOC diusir oleh Koxinga.

James Amstrong telah menelusuri bahwa transportasi Tionghua ke Cape Town , sebagian besar berasal  dari Batavia. Tionghua yang dibawa dianggap sebagai pelaku criminal atau penduduk illegal. Dampaknya , migrasi paksa Tionghua ke Afrika Selatan ini memperluas rentang diaspora. [3]

Leluhur dari Tionghua yang dilahirkan di Afrika Selatan bermula dari arus diaspora dalam jumlah kecil tapi signifikan sejak tahun 1870-an.  Tionghua di Afrika Selatan sudah mengalami kebijakan rasis dan diskriminatif.[4] Menurut sensus tahun 1891, ada 413 Tionghua di Afrika Selatan. Di tahun 1904 , jumlah Tionghua bertambah lima kali lipat , 2556 jiwa. Jumlah ini tetap kecil disbanding populasi total di Afrika Selatan.

Pada tahun 1907 karena para pekerja tambang emas kulit hitam banyak melakukan perlawanan, maka pemerintah Afrika Selatan mendatangkan 63.000 pekerja tambang Tionghua ke sana. Mereka didatangkan dan dikontrak sebagai tenaga tidak terlatih atau semi terlatih dengan gaji rendah.[5]

Di masa Apartheid , pertambahan populasi Tionghua tetap lambat tapi stabil. Pasca Perang Dunia II , pintu imigrasi di Afrika Selatan tertutup oleh kebijakan Immigrants Regulation Amendment Act 43 [1953]. Ini hanya satu dari sekian banyak kasus hambatan Tionghua masuk ke Afrika Selatan antara tahun 1953-1970.

Pasca 1970an , hubungan Taiwan dan Afrika Selatan menguat , dan kaum industriawan Taiwan masuk ke Afrika Selatan untuk melakukan berbagai investasi. Hal ini menandai gelombang baru imigrasi Tionghua ke Afrika Selatan. Pemerintah Afrika Selatan memberikan kemudahan yang mendorong arus migrasi dari Taiwan dan Hongkong. Pada masa 1980-1990 , jumlah kaum industrialist terus bertambah.

Sejak tahun 1990an, gelombang kedua migrasi Tionghua dimulai dari Taiwan dan Hongkong. Mereka membuka perusahaan , firma ekpor-impor, restoran, berbagai jenis usaha kecil , bahkan sebagai pelajar. Pendatang baru ini tinggal di kawasan kota besar di Afrika Selatan. Mereka melihat situasi terlebih dahulu , jika menguntungkan mereka tetap menetap dan jika suasana usaha memburuk mereka bisa pindah sewaktu-waktu seperti yang terjadi di akhir 1990an , bersamaan dengan terjalinnya hubungan diplomatic antara Afrika Selatan dan Republik Rakyat Tiongkok ditahun 1998. Jumlah Tionghua asal Taiwan terus merosot tajam.

Sebaliknya , gelombang ketiga kedatangan Tionghua di Afrika Selatan  sebagian besar dari Republik Rakyat Tiongkok  seiring hubungan diplomatik antara kedua negara sejak tahun 1998 dan juga arus investasi dari RRT kekawasan Afrika, termasuk juga Afrika Selatan.  Gelombang ini “menenggelamkan” komunitas Tionghua kelahiran Afrika Selatan yang lebih dulu ada.

Budaya-Tionghoa.Net| Facebook Budaya Tionghoa

REFERENSI :

1.      Kerry Ward , " Networks of Empire: Forced Migration in The Dutch East India Company”

2.      Leonard Thompson , "A History of South Africa",

3.      Yoon Jung Park ,”Recent Chinese Migration to South Africa , New Intersections of Race, Class and Ethnicity”,



[1] Kerry Ward , p145

[2] Kerry Ward , p144

[3] Kerry Ward , p152

[4] Yap and Man, 1996

[5] Leonard Thompson , "A History of South Africa", p144-5

 


Pihak yang ingin mempublikasi ulang tulisan dalam web ini diharapkan untuk menyertakan link aktif : www.budaya-tionghoa.net , NAMA PENULIS dan LINK aktif yang berada didalam tulisan atau membaca lebih jauh tentang syarat dan kondisi . Mempublikasi ulang tanpa menyertakan tautan internal didalamnya termasuk tautan luar ,  tautan dalam , catatan kaki , referensi , video , picture , sama dengan mengurangi konten dalam tulisan ini.




Add this page to your favorite Social Bookmarking websites
 

blog comments powered by Disqus

Kalender

Prev Next

2012.05.08 Seminar Nasional : "Pera…

Rekan2 Yth, Mohon kehadiran Anda yg berdomisili di Bandung dan sekitarnya. Kehadiran Anda semua akan sangat berarti bagi kami. Terimakasih dan salam budayaDidi ...

Didi Kwartanada - avatar Didi Kwartanada 07 May 2012 Event Budaya Tionghoa

Read more

21-22 April 2012 | Acara Kirab Ritu…

Forward : Informasi dari Wajah Kota Lasem di Facebook Page Budaya Tionghoa ** ACARA KIRAB RITUAL BUDAYA dan  H.U.T MAKCHO THIAN SIANG BO di Tiongkok Kecil (LA...

Wajah Kota Lasem  - avatar Wajah Kota Lasem 18 Apr 2012 Event Budaya Tionghoa

Read more

Tradisi

Prev Next

Pernak-pernik Budaya Tionghua: Papa…

Budaya-Tionghoa.Net | Papan ini sebenarnya adalah juga menghalangkan suatu doa atau pengharapan, yakni:

Ivan Taniputera - avatar Ivan Taniputera 23 May 2012 Dewa Dewi - Pantheon Tiongkok

Read more

Bhutan , Diantara Tiongkok dan Indi…

Budaya-Tionghoa.Net | Orang Bhutan dikenal juga sebagai Bhote , Bhotia , Bhutia , etc yang tinggal di negara Bhutan. Negara kecil ini seluas 47 ribu kilom...

Huang Dada - avatar Huang Dada 19 May 2012 Dialek

Read more

Sejarah

Prev Next

Perjanjian Nanking (1842) Antara Qi…

Budaya-Tionghoa.Net | Perjanjian Nanking mengakhiri Perang Candu [1839-1842] dan Tiongkok menyerahkan Hong Kong ke Inggris , membuka sejumlah pelabuhan untuk pe...

Huang Dada - avatar Huang Dada 15 May 2012 Dinasti QIng

Read more

Tuduhan Dr. Geoffrey Wade Bahwa Zhe…

Budaya-Tionghoa.Net | Dr. Geoffrey Wade sebenarnya adalah sebuah nama misterius yang belum dikenal (nobody) dan baru muncul diantara para peneliti dan penulis s...

Golden Horde - avatar Golden Horde 13 May 2012 Tiongkok & Indonesia

Read more

Filsafat

Prev Next

Menyusun Altar Menurut Tradisi Tion…

Budaya-Tionghoa.Net | Jika menyusun altar menurut tradisi Tionghoa, sebenarnya mereka sedang menyusun alam semesta kecil di altar. Filsafat Tionghoa terka...

Xuan Tong & Ardian Cangianto - avatar Xuan Tong & Ardian Cangianto 12 May 2012 Filsafat Lain

Read more

Kitab Taiping jing 太平经

Budaya-Tionghoa.Net | Taiping jing太平经 adalah suatu kitab penting bagi Taoism yang isinya antara lain adalah masalah Taiping atau kedamaian yang agung. Kita perl...

Xuan Tong - avatar Xuan Tong 16 Apr 2012 Tao

Read more

Sains

Prev Next

Ketika Sistem Pengobatan Barat Dan …

Budaya-Tionghoa.Net | Sistem pengobatan Tionghua sering dianggap kuno dan ditinggalkan oleh sebagian orang Tionghua sendiri yang beralih ke dokter dengan ...

Kaipang - avatar Kaipang 17 May 2012 Pengobatan

Read more

Varian Rudal Panggul Darat Ke Udara…

Budaya-Tionghoa.Net | Banyak yang bilang Tiongkok adalah tukang meniru , ada benarnya juga seh. Tetapi apa salah meniru yang baik, dan akhirnya dapat me...

Heri Tanta - avatar Heri Tanta 17 May 2012 Militer

Read more

Tionghoa

Prev Next

Riwayat Liem Koen Hian (IV)

Budaya-Tionghoa.Net |  Toean Liem Pegang Sin Tit Po (2 September 1929 sampe – 19 Desember 1932) 3 taon sadja ia pegang Sin Tit Po atawa satoe taon lebih s...

Tjamboek Berdoeri (Djoelia 28) - avatar Tjamboek Berdoeri (Djoelia 28) 18 May 2012 Sejarah Tionghoa

Read more

Benny Mok Sau Chung : Profil

Budaya-Tionghoa.Net | Max Mok Sau Chung dilahirkan di Hong Kong pada tahun 1960. Dia juga dikenal sebagai  Benny Mok Sau Chung  . Mok adalah  seorang arti...

Kaipang - avatar Kaipang 17 May 2012 Sosialita

Read more

Data

Prev Next

Nasehat Pernikahan Jaman Dulu : Bag…

Budaya-Tionghoa.Net | Berikut ini nasehat pernikahan jaman dulu , dimuat di Liberty pada bulan November 1931 , dalam bahasa masa itu. Tentunya nasehat ini belum...

Tjiong Djie Nio (via Tjendela)  - avatar Tjiong Djie Nio (via Tjendela) 12 Apr 2012 Arsip || Dokumen | Artikel

Read more

Tabel Variasi Linguistik

Budaya-Tionghoa.Net | Variasi linguistik dikalangan Han-Chinese merujuk pada istilah fangyang 方言 , yang umum diterjemahkan sebagai "dialek" atau "topolect". D...

 - avatar 14 Jan 2012 Tabel

Read more

Seni

Prev Next

Wu Rujun Sang Pangeran Jinghu

Budaya-Tionghoa.Net |  Wu Rujun (吳汝俊) , tidak banyak orang yang mengenal musikus ini. Ia dilahirkan di Nanjing pada tahun 1963, ayahnya juga seorang mus...

Chendra Ling Ling - avatar Chendra Ling Ling 12 May 2012 Seni Musik

Read more

Kajian Film : “Curse Of The Golden …

Budaya-Tionghoa.Net | Curse Of The Golden Flower adalah film epik kolosal yang disutradai Zhang Yimou.  Skenario film ini diadaptasi dari sebuah drama tra...

 - avatar 11 May 2012 Sinematografi

Read more

Buku

Prev Next

Review Buku : "Mao The Unknown Stor…

Budaya-Tionghoa.Net | Seorang kawan (SML) meminjami saya buku Jung Chang yang ditulisnya bersama suaminya Jon Halliday, (seorang sejarawan), terjemahan bahasa B...

Ibrahim Isa  - avatar Ibrahim Isa 16 May 2012 Buku

Read more

Polemik Dan Perdebatan Seputar Buku…

Budaya-Tionghoa.Net | Buku Gavin Menzies yang terbit pertama kalinya ditahun 2002 ini, telah menimbulkan polemik dan perdebatan yang yang sengit antara pihak-pi...

Golden Horde - avatar Golden Horde 13 May 2012 Buku

Read more