A+ A A-
Tokoh Tionghoa

Tokoh Tionghoa (185)

Bao Zheng hakim yang jujur

Bao Zheng
 
BAO Zheng, lebih dikenal dengan gelar bahasa daerahnya "Lord Bao" atau "Justice Bao," adalah seorang tokoh sejarah dan pejabat pemerintah yang hidup di Dinasti Song Utara (960-1127). Namun, karena kejujurannya yang tak tertandingi, kejujuran, integritas, tak tertandingi, dan kebijaksanaannya, Bao dikenang hari ini sebagian besar sebagai personifikasi keadilan dan ikon dari semua pejabat yang jujur dan lurus.
Read more...

Tionghoa Dalam Seni Wayang Kulit

Tionghoa Dalam Seni Wayang Kulit

 

Written by Golden Horde

1

Budaya-Tionghoa.Net | Patut dihargai bahwa masih ada generasi muda Tionghoa (Tee Boen Liong) yang dapat mengapresiasi dan mewarisi seni wayang kulit ini, sebelumnya juga pernah diketahui pada sebelum tahun 1967 seorang Tionghoa bernama Gan Thwan Sing (1885-1966) mendalami seni wayang kulit di Yogya yang disebut sebagai wayang "Cina Jawa" . Gan dikenal sebagai orang yang mempelopori dan menciptakan seni wayang kulit "Cina Jawa".

Read more...

Orang-Orang Penting Bermarga Zhu (朱)

Budaya-Tionghoa.Net |Berikut ini adalah daftar orang terkenal marga Zhu (朱) dibaca "cu" atau dalam ejaan Wade & Giles ditulis sebagai "Chu" yang dirangkum oleh seorang member group bermarga sama.

A. Bangsawan

1. Dinasti Tang (618 - 907 M)

Zhu Ci, jenderal dan pemimpin militer di bawah Dinasti Tang setelah menggantikan pendahulunya Zhu Xicai; kemudian disingkirkan dari komando karena pemberontakan oleh saudaranya Zhu Tao dia mengangkat dirinya sendiri sebagai kaisar Dinasti Qin Baru (tahun 783-784 M - belakangan diubah menjadi Han); ia dibunuh pada tahun 784 setelah pemerintahan yang singkat.

Read more...

Li Denghui 李登辉

Budaya-Tionghoa.Net | Li Denghui 李登辉 (1872-1947), mendengar nama ini pasti yang terlintas adalah mantan pemimpin Taiwan yang pro Jepang dan pendukung kemerdekaan Taiwan. Tapi Li Denghui ini lain lagi, ini adalah mantan rektor universitas Fudan Shanghai.

Photo: Li Denghui sumber : http://en.wikipedia.org/wiki/Li_Denghui

 

Sumber : http://en.wikipedia.org/wiki/Li_Denghui

Read more...

Chu Teng Ko, tokoh yang membantu Republik Indonesia

Chu Teng Ko, tokoh yang membantu Republik Indonesia

Pada masa revolusi fisik ( 1945-1949 ), tidak sedikit orang Tionghoa yang turut terjun membantu kaum republic melawan Belanda. Salah satunya adalah Chu Teng Ko yang membantu perjuangan kaum republic di Medan. Chu adalah mantan tentara KMT ( Kuo Min Tang ) yang meninggalkan Tiongkok pada tahun 1926-1927 pada usia 17 tahun dengan status deserter. Chu adalah orang Shandong yang umumnya bertubuh tinggi besar. Di Medan, Chu bekerja sebagai pedagang yang memasok barang2 dagangan dari Singapore ke Medan dengan kapal2 milik pengusaha Tionghoa lain. Ia termasuk tokoh yang disegani, ringan tangan dan sering membantu usaha orang Tionghoa yang kesulitan karena mendapat gangguan preman dan perlakuan diskriminatif aparat pemerintah.

 

Chu berteman baik dengan kaum Republiken dari Medan seperti Selamat Ginting, Xarim M.S dan Bedjo maupun kaum Republiken dari Aceh seperti Abdullah Arsjad, M.Natsir dan mayor Maliki. Mereka semua dan pejuang Aceh memanggil Chu, “Tengku”, bukan karena mirip nama belakangnya, tapi panggilan yang diberikan oleh orang2 Aceh sahabatnya.

Selama masa revolusi fisik itu, Chu membantu para pejuang Aceh untuk menjamin ketersediaan barang2 yang diperlukan dan juga bertukar informasi. Chu sendiri berkali2 menyelamatkan orang2 Aceh yang kerap dituduh penyusup dari sergapan patroli PAT dan Belanda sehingga ia dimusuhi oleh PAT dan diintai Belanda, tapi ia tetap mendapat dukungan dari kelompok Shandong.

 

Ada hal yang menarik, pada tahun 1946-1948, orang2 Tionghoa Medan mengenal nama “Bos Centung” dari suku Lenga Hokian, tapi tidak ada satupun yang tahu siapa sebenarnya boss ini.  Boss ini dikabarkan sangat akrab dengan Chu dan boss ini sering membantu pendanaan laskar dalam komando Xarim M.S. Bahkan memuluskan aksi penyusupan laskar ke kota untuk mengamati keadaan dan memetakan posisi pertahanan Belanda. Chu Teng Ko tidak pernah berkomentar siapa Bos Centung itu tapi dari pembicaraan dengan teman2 Chu mengisyaratkan bahwa Bos Centung itu adalah Chu Teng Ko.

 

Sumber : Nasrul Hamdani,”Komunitas Cina di Medan. Dalam Lintas Tiga Kekuasaan 1930-1960”, 2013, Jakarta : LIPI Press 

Read more...

Wu Xun (1838-1896) : Orang Miskin Yang Menjadi Pahlawan Pendidikan

Budaya-Tionghoa.Net | Di jaman dinasti Qing akhir, hiduplah seseorang bermarga 武 Wu3 dan bernama 七 Qi1 (sepertinya dia anak ketujuh) di daerah 山东 Shan1 dong1 kabupaten  堂邑 tang2 yi4 (sekarang kabupaten冠 guan1). Wu3 Qi1 kelak di kemudian hari diberi nama penghormatan 武訓Wu3 Xun4,  訓 yang artinya pengajaran.

Read more...
Subscribe to this RSS feed

Latest Articles

  1. Trending
  2. Feature
  3. News
  4. Random

Sejarah

Budaya

Tionghoa

Seni

Filsafat

Sains

Esai & Opini

Resensi Buku

Album Foto