A+ A A-

Han Fei Zi : 曾子杀猪 Zengzi Memotong Babi

  • Written by  Liú Wěilín
  • font size decrease font size increase font size
  • Print
  • Email

Budaya-Tionghoa.Net| Pada suatu ketika istri Zengzi akan pergi kepasar. Melihat ibunya akan pergi kemudian anaknya menangis-nangis dari belakang ingin ikut pergi  juga. Berkatalah dia kepada anaknya:” Kamu pulanglah, ibu akan potong babi buat kamu makan nanti setelah ibu pulang dari pasar.”

Artikel Terkait :

{module [201]}
Orang tua adalah guru pertama bagi anaknya

Istri Zengzi baru pulang dari pasar, Zengzi segera pergi menangkap babinya dan bersiap-siap untuk dipotong. Istrinya menghentikan dia,berkata:” saya hanya main-main sama anak, kok kenapa kamu jadikan hal benaran ?”

Zengzi berkata:” Terhadap anak-anak janganlah sembarangan bicara. Mereka tidak memiliki kemampuan untuk membedakan, mereka semuanya melakukan sesuatu hal dengan mencontoh dan mendengarkan bimbingan orang tua hingga dewasa. Sekarang kamu berbohong kepada dia, ini telah mengajari anak untuk berbohong!yang jadi ibu membohongi anaknya,sehingga anak juga tidak akan mempercayai ibunya. Ini bukanlah cara mendidik anak!"

 

Moral dari kisah ini adalah : Orang tua adalah guru pertama bagi anak-anaknya. Kapanpun juga harus memperhatikan segala tindak tanduk prilaku sebagai orang tua.

 

Akhirnya Zengzi memotong babinya untuk dimasak buat anaknya.

Liú Wěilín
November 21

 

Budaya-Tionghoa.Net | Facebook Group Budaya Tionghoa

 

Last modified onSunday, 25 November 2012 05:38
Rate this item
(0 votes)
back to top
http://web.budaya-tionghoa.net/index.php/item/1298-han-fei-zi--%E6%9B%BE%E5%AD%90%E6%9D%80%E7%8C%AA-zengzi-memotong-babi

Latest Articles

  1. Trending
  2. Feature
  3. News
  4. Random

Sejarah

Budaya

Seni

Filsafat

Sains

Esai & Opini

Resensi Buku

Album Foto