Logo
Print this page

Kisah : Zi Qiang Zi Li 自强自立

Budaya-Tionghoa.Net| Mandiri adalah satu kata yang sederhana,berarti sangat mendalam,mudah untuk mengatakan tetapi sulit mempraktekkan.Dalam kosakata mandarin terdapat kata zi qiang zi li yang kurang lebih artinya sama. Setiap orang pada dasarnya memiliki sifat mandiri,hanya saja sampai dimana sifat itu tumbuh&berkembang? Tingkat kemandirian seseorang juga sangat dipengaruhi oleh lingkungan&pola pendidikan yang didapat.Kisah berikut memberikan inspirasi bagi kita semua untuk menumbuh kembangkan sifat mandiri.

Artikel Terkait :

{module [201]}

Pada jaman dinasti Qing hiduplah seorang pejabat yang bernama Liu Yin Shu. Karena usianya sudah renta Liu Yin Shu mengundurkan diri dari jabatan yang diemban. Setelah tidak lagi menjabat Liu Yin Shu kembali ke kampung halamannya. Liu Yin Shu ingin berbuat sesuatu yang berguna bagi penduduk di kampung halamannya.Setelah berpikir dengan seksama,Liu Yin Shu memutuskan: menggunakan uang hasil tabungan selama menjabat untuk membangun sebuah jembatan.

Sayang keinginan yang mulia itu tidak didukung oleh putra-putri Liu Yin Shu. Menghadapi kenyataan itu Liu Yin Shu merasa sedih. Walau bisa menjadi pejabat yang bersih,akan tetapi Liu Yin Shu merasa gagal dalam mendidik anak-anaknya.Walau tidak mendapat dukungan dari putra-putrinya, Liu Yin Shu tetap melaksanakan pembangunan jembatan. Liu Yin Shu berharap diantara orang-orang yang melintasi jembatan tersebut ada yang menjadi keder berbakat, karena itu ia memberi nama Yu Xiu Qiao.

Selesai membangun jembatan tersebut,Liu Yin Shu mengumpulkan putra-putrinya.Kepada mereka Liu Yin Shu berkata:semua kekayaan kita telah saya gunakan habis untuk membangun jembatan.Setiap orang memiliki jalan hidup sendiri-sendiri.Kalian harus memperjuangkan sendiri masa depan masing-masing.Perkataan Liu Yin Shu sangat menyentuh hati anak-anaknya,semenjak itu mereka belajar untuk hidup mandiri sampai akhirnya masing-masing berhasil menjadi manusia yang berguna bagi negara.


Waktu terus berjalan ke depan,begitu juga usia seseorang.Semakin bertambahnya usia,setiap orang pasti akan mengalami keterbatasan fisik.Kalau kita bisa lebih cepat sedikit untuk mengembangkan tingkat kemandirian,tentunya orang tua kita akan memiliki lebih banyak kesempatan untuk menikmati indahnya hari tua.Kakek saya pada usia 50-an sudah pensiun,hari-harinya banyak diisi dengan kegiatan sosial.Sekarang ayah saya sudah 60 tahun,masih sibuk bekerja.Saya bukanlah contoh yang baik,semoga para pembaca bisa lebih baik

Xie Zheng Ming

Budaya-Tionghoa.Net | Facebook Group Budaya Tionghoa


Pihak yang ingin mempublikasi ulang tulisan dalam web ini diharapkan untuk menyertakan link aktif : www.budaya-tionghoa.net , NAMA PENULIS dan LINK aktif yang berada didalam tulisan atau membaca lebih jauh tentang syarat dan kondisi . Mempublikasi ulang tanpa menyertakan tautan internal didalamnya termasuk tautan luar ,  tautan dalam , catatan kaki , referensi , video , picture , sama dengan mengurangi konten dalam tulisan ini.


Last modified onWednesday, 25 July 2012 10:33
Rate this item
(0 votes)
http://web.budaya-tionghoa.net/index.php/item/1490-kisah--zi-qiang-zi-li-%E8%87%AA%E5%BC%BA%E8%87%AA%E7%AB%8B?tmpl=component&print=1
Budaya Tionghoa Copyright © 2003 - 2013 .