A+ A A-

Kebangkitan Universitas Asia

  • Written by  Dada
  • font size decrease font size increase font size
  • Print
  • Email

Photo Credit : Peter Money

Budaya-Tionghoa.Net | Selama ini perguruan tinggi di Eropa dan Amerika Serikat selalu menjadi idaman bagi pelajar-pelajar Asia dam juga lulusannya menjadi incaran global.Dari Global Employability Survey yang dirilis secara eksklusif di International Herald Tribune merinci karakterisasi kandidat muda ideal berdasarkan skill , kualitas pribadi dan juga lembaga pendidikan yang mereka tempuh.

ARTIKEL TERKAIT :

{module [201]}


China being the second largest economy in the world is a huge factor

(Tony Chan , NY TIMES)

Riset ini merupakan kolaborasi dari firma konsultan Perancis , Emerging dan institut riset Jerman , Tredence . Hasilnya lulusan universitas dari Amerika Serikat dan Inggris masih yang terdepan seperti Harvard , Yale , Cambridge , Oxford , Stanford , MIT , Columbia , Princeton ,  Imperial College London dan Goethe berada di jajaran 10 besar.

Sisi menarik adalah lompatan besar perguruan tinggi di Asia yang masuk daftar universitas elit dunia. Universitas Beijing (Beida) melompat dari urutan 109 ke urutan 11 dalam rentang setahun terakhir.

Bukan itu saja , empat universitas Tiongkok masuk dalam 100 besar universitas elite dunia. Shanghai Jiao Tong University naik dari peringkat 94 ke peringkat 44. Disusul oleh Hongkong University of Science and Technology yang berada di peringkat ke 46.  Universitas dari India , Indian Institute of Science- Bangalore naik dari peringkat 134 ke peringkat 35.

Loncatan besar ini luar biasa jika dikaji bahwa universitas-universitas Tiongkok masih berusia muda dibandingkan universitas-universitas Barat.
Yale (1701) , Cambridge (1209) , Oxford (1096)  , Stanford (1891) , MIT (1861) , Columbia (1754) , Princeton (1746),  Imperial College London dan Goethe (1912). Sementara Beijing University yang bertengger di peringkat 11 global itu berdiri tahun 1898 dan Shanghai Jiaotong University berdiri tahun 1896.

Rekruiter global juga mencatat negara-negara yang menghasilkan lulusan terbaik seperti Inggris , Amerika Serikat , Jerman , Jepang , Kanada , India , Tiongkok , Perancis dan Swiss. Faktor bahasa kedua selain Inggris yang dianggap penting adalah bahasa Tionghoa , Perancis , Spanyol , Jerman , Jepang , Arab , Rusia dan Portugis.

Pencapaian universitas Asia ini lebih baik dari kawasan Amerika Latin yang hanya menyertakan satu universitas Brazil , Fundacio Getulio Vargas di peringkat 95 (100 besar). Sementara itu dalam 200 besar , Rusia hanya menyertakan Moscow State University yang berada di peringkat 150 . Brazil menempatkan universitas terbaik keduanya , Universidade de Sao Paula (112) . Meksiko menempatkan dua kampusnya di peringkat 110 dan 113.

BEBERAPA KAMPUS DI TIONGKOK

Sebenarnya Tiongkok punya akademi yang berumur lebih dari seribu tahun. Akademi Hanlin didirikan pada masa pemerintahan Tang Xuanzong (berkuasa 712-756M) dimana alumnusnya yang terkenal adalah sastrawan besar Li Bai. Akademi Hanlin ini masih beroperasi selama lebih dari 1200 tahun sebelum ditutup pada masa Republik. Secara umum Universitas di Tiongkok mempunyai sejarah kurang-lebih dari satu abad. Sistemnya di reformasi secara drastis tahun 1952 menyusul berdirinya RRT tahun 1949.  Di tahun 2004 jumlah colleges dan universitas melampaui 1000 dengan total siswa 14 juta . Perkembangan Jiaoto
ng University - Shanghai disusul oleh Tianjin University , Zhejiang University , Qinghua , Beida .

Beida

Beijing University (Beijing Daxue) berdiri tahun 1898 menjadi salah satu kampus terkemuka di Tiongkok dan sekarang berhasil mendekati posisi 10 besar global. Beida didirikan pada tahun 1898 di masa singkat Reformasi 100 Hari yang gagal . Dulu namanya adalah Imperial University (Jingshi daxuetang) yang menunjukkan pengaruh dinasti Qing yang sudah menjelang senja.

Liang Qichao dan reforman lainnya yang merancang konsep universitas modern dengan sistem pendidikan bergaya Barat. Setelah Revolusi 1911 nama kampus ini berubah menjadi National Beijing University. Yan Fu , intelektual terkemuka memperkenalkan perubahan penting dalam masa jabatannya yang singkat sebagai kanselir , tetapi perkembangan pesat terjadi dimasa Cai Yuanpei. 

Beijing University juga menjadi lokomatif pergerakan 4 Mei dan Gerakan Neo-Kultur di Tiongkok. Pemimpin masa depan PKT juga memulai awal pijakannya dikampus ini. Pada masa itu ada ekstra -kurikuler bidang studi Marxisme.  Semasa Sino-Japanese War 2 , kampus ini dipindahkan ke Kunming , Provinsi Yunnan dan turut bergabung pula siswa-siswa dari Qinghua University dan Nankai University membentuk Southwest Associated University yang membuat kaum intelektual dapat bertahan dimasa peperangan yang tidak menentu.

Dimasa kekuasaan komunis , kampus ini dipimpin oleh Kanselir Ma Yinchu. Di tahun 1957 Beida punya peran penting dalam Gerakan 100 Bunga. Pada tahun 1957 pula jurusan Sains , Hukum dan Seni Liberal dari Universitas Qinghua dipindahkan ke Beida dan sebaliknya jurusan Sains dari Beida dipindahkan ke Qinghua. Perpindahan ini membuat Beida lebih fokus ke jurusan ilmu sosial dan Qinghua lebih fokus ke bidang engineering.

Pada saaat mulai bergulirnya Revolusi Kebudayaan yang diawali di kampus ini dibawah arahan Kang Sheng. Professor filsafat Nie Yuanzi menggantung poster raksasa dengan aksara berukuran besar yang menandai bermulanya periode kekacauan selama satu dekade. 

Pasca Revolusi Kebudayaan , Beida kembali berfungsi normal dengan atmosfir kampus yang sedikit liberal. Beida juga menjadi rumah bagi serangkaian diskusi pemikiran bebas publik yang berkaitan dengan "demokrasi salon" dan muncul gerakan Tiananmen di tahun 1989. Dipertengahan 90an , Beida kembali tenang dan menjadi apolitis.

Figur-figur terkemuka yang terkait dengan Beida : Chen Duxiu , Lin Yutang , Lu Xun , Ma Yinchu  , Xu Beihong , Cai Yuan-pei , Hu Shi , Mao Zedong dan beberapa figur asing seperti Bertrand Russel dan Harold Acton.

Shanghai Jiaotong University

Universitas ini didirikan pada tahun 1896 sebagai Nanyang Public School. Ketika Republik berdiri nama kampus ini berubah menjadi Government Institute of Technology of the Communications Ministry.  Di tahun 1918 mulai diadakan jurusan manajemen yang merupakan fakultas manajemen tertua di Tiongkok.

Ketika berdiri RRT di tahun 1949 , kampus ini dibagi menjadi beberapa unit dan mengalami pertukaran dan perpindahan dengan universitas lain sebagaimana yang terjadi antara Beida dan Qinghua.

Dimasa Deng Xiaoping , kampus ini menjadi universitas terdepan diibidang manajemen. Jiaotong memiliki 21 jurusan akademis dengan 60 program undergraduate , 152 program master , 93 program PhD dan 16 program post-doktoral . Bidang unggulan Jiaotong adalah Naval Architecture , Ocean Engineering , Metal Plasticity.

Jiaotong mempunyai lima kampus di Xuhui , Minhang , Qibao , Shangzhong Road dan Fahuazheng Road.

Figur-figur terkemuka yang terkait dengan Shanghai Jiaotong  : Qian Xuesen , Cai E

Nankai University

Nankai didirikan di Tianjin pada tahun 1919 dengan jumlah awal hanya 100 siswa dan tiga departemen yaitu seni liberal , sains dan bisnis. Di tahun 1927 didirikan Nankai Institute of Economics dan segera menjadi pusat riset ekonomi nasional di Tiongkok. Di tahun 1937 Nankai dikembangkan menjadi tiga college , 13 departemen dan dua institut riset dengan jumlah 400 siswa.

Pasca 1949 , Nankai menjadi universitas yang memfokuskan diri pada seni dan sains . Di masa sekarang , Nankai menjadi universitas terdepan untuk bidang matematika , kimia , sejarah dan ekonomi.

Figur-figur terkemuka yang terkait dengan Shanghai Jiaotong  : Zhou Enlai

Zhejiang University

Zhejiang University didirikan pada tahun 1928 dan berawal dari bekas National Zhejiang University. Kampus ini termasuk dalam Proyek 211 yang diharapkan akan menjadi kampus yang mendunia di tahun 2017. Di tahun 2003 , kampus ini memiliki 41 ribu siswa full-time termasuk 30 ribu undergraduate , 8000 master degree , 3200 kandidat PhD.

Figur-figur terkemuka yang terkait dengan Shanghai Jiaotong  : Jin Yong , Tsung Dao-lee ,Chen Duxiu , Chen Yi ,

Qinghua University

Qinghua berasal dari Qinghua Xuetang , sekolah persiapan untuk pelajar Tionghoa yang akan dikirimkan pemerintah Tiongkok untuk kuliah di Amerika Serikat. Kampus ini didanai oleh "Boxer Indemnity". Setelah Revolusi 1911 , kampus ini dirubah namanya menjadi Qinghua School .

Di tahun 1928 , Qinghua berubah nama menjadi National Qinghua University dan setahun berikutnya Institut Riset didirikan . Di tahun 1952 , Qinghua mulai difokuskan untuk bidang engineering dan menjadi pusat nasional untuk institusi politeknik yang berfokus pada engineering dan pusat training bagi insinyur dan ilmuwan.

Dimasa Deng Xiaoping , Qinghua dikembangkan kembali kedalam departemen ekonomi , sains , manajemen dan bidang humanitas. Terdiri dari 11 bidang yang mencakup 44 departemen . Di tahun 1999 , Qinghua membuka bidang studi seni dan disain . Sekarang Qinghua menjadi universitas terdepan dibidang engineering dengan jumlah siswa 20 ribu termasuk 12 ribu undergraduate , 6200 program master , 2800 kandidat doktor.

Figur-figur terkemuka yang terkait dengan Shanghai Jiaotong  :Zhu Rongji , Hu Jintao , Feng Youlan , Tsung Dao-lee , Yang Chen-ning , Liang Qichao , Liang Sicheng ,  

CUMT - China University of Mining and Technology

CUMT menjadi universitas  terdepan dalam multi-disiplin politeknik yang menekankan pada bidang pertambangan walaupun ada bidang lain seperti liberal arts dan manajemen. Kampus ini termasuk dalam Proyek 211. Bertanggungjawab atas tujuh program kunci nasional . Satu laboratorium penting dibawah China Ministry of Education , dan satu laboratorium  penting lainnya dibawah pemerintah Beijing.  Di tahun 2002 , CUMT-Beijing berkerjasama dengan Universitas Nottingham dan Universitas Leeds untuk program master dan doktoral .

Universitas ini berawal dari Jiaozuo School of Railroad and Mines yang didirikan pada tahun 1909. Di tahun 1988 namanya menjadi China University of Mining and Technology (CUMT). Universitas ini dianggap sebagai universitas kunci di Tiongkok sejak tahun 1960 dan kembali mendapatkan status itu dimasa Deng Xiaoping.

Zhejiang Wanli University

Universitas ini berawal dari restrukturisasi Zhejiang Junior College of Training Teachers for Agricultural Technology yang didirikan di awal dekade 1950an. ZWU di bawah supervisi Zhejiang Education Department  dan mengoperasikan Zhejiang Wanli Education Group - ZWEG . ZWU mempunyai dua kampus yang terletak di Huilong dan Qianhu. ZWU mempunyai Kampus Perdagangan yang mencakup beberapa departemen termasuk bahasa asing , hukum , budaya , media , design artistik , komputer  dengan 36 spesialisasi di program junior college dan 8 spesialisasi di program undergraduate.

ZWU mendorong pengembangan model ekonomi baru untuk Tiongkok dan satu-satunya yang berfokus di bidang ekonomi-pasar  di Tiongkok. Merupakan kampus swasta tetapi lahan dan bangunan merupakan milik pemerintah daerah di Ningbo. Dari semula hanya 1200 siswa , universitas ini sekarang dijubeli 10 ribu siswa dalam program studi 4 tahun dan 6000 siswa diploma.

Di tahun 2004 , ZWU menjadi universitas awal yang berkerja sama dengan universitas asing seperti Universitas Nottingham - Inggris . Wakil kanselir ZWU adalah professor Yang Fujia yuang juga dekan dari Universitas Nottingham dan anggota Chinese Academy of Sciences.

Dada

NB : simak juga tulisan terkait lainnya : http://web.budaya-tionghoa.net/1786-melanjutkan-pendidikan-tinggi-ke-tiongkok

Budaya-Tionghoa.Net | Mailing-List Budaya Tionghua | Facebook Group Budaya Tionghoa

REFERENSI :

Christopher Schuetze , (2012),  "Asian Schools Jump In Rank " , New York Times , 24 Oktober
Edward Davis , (2005) , "Encyclopedia of Contemporary Chinese Culture , Routledge
Jon Sigurdson , (2005), "Technological Superpower China" , Edward Elgar


Last modified onSunday, 11 November 2012 13:36
Rate this item
(0 votes)
back to top
http://web.budaya-tionghoa.net/index.php/item/2498-kebangkitan-universitas-asia

Latest Articles

  1. Trending
  2. Feature
  3. News
  4. Random

Sejarah

Budaya

Seni

Filsafat

Sains

Esai & Opini

Resensi Buku

Album Foto