A+ A A-

Ziran Wuwei , Rouro Buzheng dan 三寶 (Tiga Mustika) Menurut Dao De Jing

  • Written by  Xuan Tong
  • font size decrease font size increase font size
  • Print
  • Email

Budaya-Tionghoa.Net | Xuanxue, bukan falsafah mistik tapi lebih cocok disebut metaphysic. Tapi Taoisme sering menggunakan istilah Xuan sebagai kata pengganti Tao. Mengenai pengenalan Taoism falsafahnya dan 3 pusaka, saya salin dari naskah yang sedang disusun. Ciri khas agama Dao berdasarkan Daode Jing yang kemudian mendasari semua filsafat agama Dao adalah ziran wuwei , rouro buzheng dan tiga pusaka

ARTIKEL TERKAIT :

{module [201]}

ZIRAN WUWEI

Ziran Secara harafiah diartikan adalah alam atau hal yang bersifat alami. Laozi menggunakan istilah ziran untuk mendeskripsikan yang disebut Dao dan De. Seperti yang kita ketahui bahwa Dao dan De merupakan dasar dari keyakinan agama Dao. Sifat Dao adalah alamiah dan manusia selayaknya mengikuti sifat alamiah, bukan bertindak hal-hal diluar alamiah. Sebagai manusia, bersikap alamiah bukan berarti tiada aturan, aturan yang ada seperti sikap menghormati, tata krama, aturan-aturan moralitas juga sebenarnya alamiah untuk manusia. Karena aturan-aturan itulah yang membedakan manusia dengan binatang.

Wuwei , pengertian wuwei sering menimbulkan kerancuan bahkan seringkali diartikan non intervensi atau sikap yang pasif. Dalam beberapa halmemang bisa diartikan demikian tapi dalam beberapa hal harus diartikan sebagai sikap yang tidak egois, tidak mementingkan diri sendiri. Kesalahan pengertian ini seringkali diartikan orang dan menimbulkanpandangan bahwa para Taoist adalah orang yang egois dan tidak mau
berkembang maju.

ROURO BUZHENG

Arti rouruo adalah lemah lembut, sifat lemah lembut ini mengalahkan yang keras. Sedangkan buzheng adalah sikap yang bisa kita sebut tidak berebut atau berkelahi. Laozi beranggapan bahwa manusia bisa timbul peperangan, permusuhan karena manusia selalu mau menjadi nomor satu , kesombongan dan sikap egois.

Dari filsafat yang dituangkan dalam kitab Daode jing, nantinya memberikan dampak yang luas terutama dalam sikap menghargai perdamaian. Sebagai contoh adalah kitab Taiping jing yang merupakan salah satu

kitab utama dalam agama Dao. Arti kitab Taiping jing adalah kitab perdamaian agung. Isi kitab itu antara lain adalah perdamaian yang dicita-citakan dan harus diperjuangkan oleh para Taoist untuk memberikan kesejahteraan kepada semua mahluk.

TIGA PUSAKA

Adapun 3 pusaka dalam Daode jing adalah Ci 慈, Jian 俭, Bugan wei tianxia xian 不敢为天下先

  1. Ci 慈 adalah sikap welas asih, keberanian yang terunggul adalah sikap welas asih. Mereka yang disebut pemberani adalah mereka yang memiliki sifat welas asih. Keberanian membunuh, keberanian mencaci, keberanian berperang tidak sepadan dengan keberanian mengorbankan diri menolong orang lain, keberanian diri untuk menolong mahluk lain. Karena adanya welas asih, maka keberanian bisa ada.Seorang ibu karena kasih kepada anaknya bisa mengorbankan dirinya untuk menolong anaknya, keberanian itu timbul karena rasa welas asihnya.
  2. JIAN 俭, sederhana, rendah hati. Sikap rendah hati, sederhana bisa membuat orang bertambah maju dan berkembang. Kesombongan tentunya membuat orang belajar dari pihak lain, karena itulah para Taoist diharuskan memiliki sifat rendah hati.
  3. Bugan wei tianxia xian 不敢为天下先 ,tidak mendahului, maknanya adalah mengalah dan tidak memaksakan kehendak membuat kita bisa menjadi pemimpin secara alamiah

Budaya-Tionghoa.Net | Mailing List Budaya Tionghua

Last modified onThursday, 02 August 2012 05:47
Rate this item
(1 Vote)
back to top
http://web.budaya-tionghoa.net/index.php/item/963-ziran-wuwei--rouro-buzheng-dan-%E4%B8%89%E5%AF%B6-tiga-mustika-menurut-dao-de-jing

Latest Articles

  1. Trending
  2. Feature
  3. News
  4. Random

Sejarah

Budaya

Tionghoa

Seni

Filsafat

Sains

Esai & Opini

Resensi Buku

Album Foto