A+ A A-
Filsafat Lain

Filsafat Lain (81)

Mengapa Falungong Dilarang di Tiongkok?

Budaya-Tionghoa.Net | Gerakan-gerakan pernafasan Fa Lun Gong sebenarnya merupakan gerakan- gerakan standar dalam Qi Gong atau Dao Yin. Jadi gerakan-gerakan Qi Gong Kesehatan manapun bisa membuat tubuh sehat , menjaga keseimbangan tubuh , membuat pikiran lebih tenang. Misalnya Ba Duan Jing utara dan selatan , Wu Qin Xi , Yi QinJing , Tai Ji QiGong dan lain-lain.

Read more...

Falungong , Antara Qigong dan Politik

Budaya-Tionghoa.Net | Alasan represi Partai Komunis Tiongkok [PKT] atas Falungong dapat dimengerti. Tidak hanya Falungong, ajaran lainnya seperti Kristen, Buddhis Tibet, Muslim Xinjiang juga adalah sasaran represi PKT. Semuanya bukan karena alasan religius, namun hanya politik. Sebelum, PKT mereformasi pasal kebebasan beragamanya, jangan harap Falungong dapat hidup dengan bebas di Tiongkok. Falungong menyalahi berbagai pantangan PKT untuk dapat hidup di Tiongkok, terorganisir dan bersifat agama.

Read more...

Zhouhuo - Rumo , Kondisi Fisik -Mental Dalam Latihan Qi Gong

Budaya-Tionghoa.Net | Zhou huo dan Ru mo adalah dua konsep yang berbeda. Mayoritas menganggap bahwa zhou hu ru mo adalah satu konsep. Mungkin karena yang dipelajari adalah Fa Lun Gong yang berbeda dengan yang saya ketahui.Zhou Huo bisa dikatakan adalah kondisi fisik. Berbeda dengan Ru Mo yang berkaitan dengan mental. Zhou Huo secara sekilas sudah saya jelaskan pada tulisan saya sebelumnya.

Read more...

Sutra Yang Belum Dicetak (Anthony de Mello, Doa Sang Katak)

Tetsugen, murid Zen merencanakan karya besar, mencetak tujuh ribu buah buku sutra yang sampai saat itu hanya ada dalam bahasa Tionghoa.

Ia menjelajahi seluruh negara Jepang untuk mengumpulkan dana bagi rencana ini. Beberapa orang kaya memberinya sebanyak seratus butir emas, tapi kebanyakan ia mendapatkan uang receh dari petani. Tetsugen menyatakan terima kasih sama pada tiap penderma, tak peduli berapa jumlah uang yang diberikannya.

Read more...

Empat Nasehat Liao Fan [19] - Melakukan Kebaikan Dan Mengumpulkan Kebajikan

Budaya-Tionghoa.Net| Ada seorang yang bernama Feng Chu Hsu yang tinggal di Chanso, Propinsi Chiangsu, ayahnya sangat kaya. Bila ada bencana kelaparan, ayahnya selalu menyumbang padi dan seluruh uang hasil sewa sawah kepada yang miskin. Suatu malam, dia mendengar hantu bernyanyi di luar rumahnya : "Bukan bercanda! Bukan bercanda! Seorang dari keluarga Hsu akan lulus ujian negara!" Hal ini terjadi beberapa hari dan benar saja, tahun itu anaknya Feng Chu lulus ujian. Sejak itu, dia lebih rajin dan tekun melakukan kebaikan dan mengumpulkan kebajikan. Dia selalu memperbaiki jembatan-jembatan yang rusak, melayani orang-orang yang sedang berpergian dan Bhiksu-bhiksu. Suatu hari diai mendengar hantu bernyanyi lagi : "Bukan bercanda! Bukan bercanda! seorang dari keluarga Hsu akan lulus level tinggi ujian negara".

Read more...

Empat Nasehat Liao Fan [17] - Mengenai Hukuman Terhadap Rakyat

Budaya-Tionghoa.Net| Contoh lain seperti Zi Cheng dari propinsi Nimpo, Chehkian. Zi Cheng adalah seorang pejabat di pengadilan. Dia adalah seorang yang adil, ramah, rendah hati dan jujur. Suatu saat, hakim pengadilan menghukum seorang kriminal dengan memukulinya sampai darah membasahi lantai, kemarahan hakim masih belum reda dan meneruskan hukuman tersebut. Zi Cheng berlutut dan mohon agar berhenti memukuli tawanan tersebut. Hakim berkata ......

Read more...

Empat Nasehat Liao Fan [20] - Perbuatan Baik Mengundang Keberuntungan , Perbuatan Jahat Mengundang Bencana

Budaya-Tionghoa.Net| Contoh nyata lain adalah seorang yang bernama Li Chi dari propinsi Jian Shu, ayahnya adalah seorang pegawai di pengadilan propinsi. Suatu ketika, ayah Li mengetahui bahwa ada seorang tawanan dihukum mati, dia berusaha memohon keringanan hukuman untuk tawanan ini.

Read more...

Seri Tulisan Laozi [18] - Tiada Berbuat

Budaya-Tionghoa.Net | Dalam ajaran Lau Zi terdapat gagasan yang terkenal sebagai Wu Wei atau `Tiada Berbuat ', yang berarti membiarkan segala hal terjadi sesuai dengan apa adanya, alami, spontan dan bukan dibuat-buat. Karena pekerjaan Tao tercermin dari berbagai fenomena alam semesta, maka manusia pasti akan menanggung segala akibat dari perbuatannya. Walaupun begitu, kehidupan seorang Taois bukanlah berarti sama sekali diam atau tidak melakukan apa-apa. Melainkan lebih berarti, bahwa dalam menjalani kehidupan ini, berusaha menghindari perbuatan dengan prinsip 'Tiada Berbuat' [Wu Wei].

Read more...
Subscribe to this RSS feed

Latest Articles

  1. Trending
  2. Feature
  3. News
  4. Random

Sejarah

Budaya

Seni

Filsafat

Sains

Esai & Opini

Resensi Buku

Album Foto