A+ A A-

Komentar : Simbolisme Hewan

Budaya-Tionghoa.Net | Buku yang dikutip oleh bapak Ong dalam tulisan "Simbolisme Hewan" [Catatan Admin : Lihat tulisan dibawah yang berjudul Simbolisme Hewan , tulisan dibedakan rata kanan dan diwarnai berbeda ] sendiri mengandung kelemahan fatal, misalnya pemaksaan pengartian sama antara kaisar Yv dengan tongkat Ru Yv Bang milik Sungokong. Dan masih banyak lagi. Masalah empat arah yang dia kutip juga mengenai Mo bersaudara , itu adalah dari kisah Feng ShenBang , bukan merupakan suatu bukti sejarah.

Masalah empat binatang yaitu Zhu Que , Xuan Wu , Qing Long dan Bai Hu itu berkaitan dengan empat musim juga dengan pengertian empat arah. Dimana yang berada ditengah itu adalah HuangDi atau yang dikenal sebagai HuangDi empat muka. Dimana nantinya HuangDi inilah yang menjadi objek penghormatan dan disebut sebagai ShangDi. Banyak orang yang salah mengartikan BaGua seolah-olah memiliki kekuatan magis. Arti Gua sendiri adalah penghamparan atau menggantungkan suatu bentuk gambaran didepan mata kita. Secara jelasnya BAGUA adalah gambaran bentuk alam semesta yang dihamparkan dihadapan kita.

--------------------------------------------------------------------------------------------------

Read more...

Lei Zu 雷祖 dan Lei Gong 雷公.

Budaya-Tionghoa.Net | Menjawab permintaan dari salah satu  member yang bertanya secara pribadi apa itu Lei Zu 雷祖 dan perbedaannya dengan Lei Gong 雷公. Banyak orang yang salah kaprah waktu mendengar nama LeiZu lantas menganggap itu adalah Lei Gong yang digambarkan bermuka burung dan memiliki sayap, yang mana gambaran itu adalah gambaran LeiShen atau LeiGong dituangkan jelas dalam kisah FengShen Bang / penganugrahan dewa.LeiZu disebut Pu Hua Tian Zun atau Jiu Tian Ying Yuan Lei Sheng Pu Hua Tian zun 九天�"元雷声普化天. Sebenarnya Lei Zu 雷祖 ini adalah dewa Taoisme yg jarang dikenal dikalangan rakyat biasa. Mayoritas rakyat jelata mengetahui Lei Gong 雷公 yg berwujud seperti burung itu.

Read more...

Huang Di , Kaisar Kuning

Budaya-Tionghoa.Net | Masyarakat Tionghua mengakui bahwa diri mereka adalah keturunan Huang Di, dan begitu banyak buku klasik menuliskan mengenai Beliau. Dan makin mengukukan pandangan bahwa orang Tionghua adalah keturunan Huang Di(Yellow Emperor).

Read more...

Filsuf Tiongkok Pra Kong ZI

Budaya-Tionghoa.Net | Dalam membahas masalah filsafat Tiongkok, tentunya juga harus membicarakan masalah bahasa.  Bahasa mandarin walau dikatakan dipersatukan dan tidak mengalami perubahan selama 2000 tahun, tetap hingga kini merupakan kendala dalam membaca teks-teks klasik.  Di dunia ini ada 2 jenis bahasa yaitu bahasa berdasarkan bunyi dan tulisan. Awalnya adalah bahasa gambar yang menjadi tulisan kemudian berubah menjadi bahasa yang berdasarkan bunyi, seperti bahasa Inggris. Tiongkok tidak pernah mengganti bahasanya menjadi bahasa bunyi karena alasan persatuan. Kita bisa lihat bahwa bahasa bunyi bisa berubah-rubah ditempat lain. Tapi bahasa tulisan tidak akan berubah. Kata Dao 道 dengan nada bunyi ke 4 bisa saja berbeda-beda cara membacanya tapi tulisannya tetap. Itulah ciri bahasa mandarin yang berbeda dengan bahasa lain di dunia yang mayoritas menggunakan bahasa bunyi.

 

Read more...

Silsilah dan Riwayat Singkat Nabi Kongzi

Budaya-Tionghoa.Net | Nabi Kongzi adalah putra bungsu Shu Liang He. Beliau mempunyai 9 kakak perempuan dan seorang kakak laki-laki yang cacat kaki bernama Meng-pi. Ibu Nabi bernama Yan Zheng Zai. Beliau lahir pada tanggal 27 Ba Yue 551 SM di Negeri Lu (di Zhongguo dan Taiwan hari lahir beliau disesuaikan penanggalan Masehi menjadi 28 September), Kota Zou Yi, Desa Chang Ping di lembah Kong Song (kini di jasirah Shandong kota Qu Fu). Nama kecil Nabi adalah Qiu yang berarti bukit alias Zhong Ni yang artinya putera kedua dari bukit Ni, beliau menikah dengan puteri Negeri Song yang bermarga Jian Guan. Dari pernikahan ini mendapat seorang putera yang diberi nama Li yang berarti ikan gurami alias Bo Yu. Diberi nama demikian karena pada kelahiran putera ini Nabi telah diantari ikan gurami oleh Raja Muda Negeri Lu yang panggilannya Lu Zhao Gong. Disamping Li, Nabi masih mempunyai dua orang puteri yang seorang menjadi isteri Gong-ye Chang, murid Nabi.

Read more...

Selamat Tahun Baru Imlek 2562 atau 4708 ? [1]

Budaya-Tionghoa.Net | Etnis Tionghoa baru saja merayakan Tahun baru Imlek, dan masyarakat Indonesia pada umumnya mengucapkan selamat tahun baru Imlek 2562. Membaca judul tulisan diatas mungkin membuat banyak pembaca menjadi bingung, kenapa judul tulisan diatas adalah “Selamat Tahun baru Imlek 2562 atau 4708 ? Sebelum membaca tulisan lebih lanjut, dalam tulisan ini, saya akan menuliskan tahun 2562 adalah Kongzi Era dan 4708 adalah Huangdi Era dan disingkat menjadi K.E dan H.E. Untuk penanggalan Masehi, saya menggunakan Common Era atau C.E.

Read more...

Orang Tionghoa Keturunan Dari Yan dan Huang [1 of 2]

Budaya-Tionghoa.Net | Asal usul dari nama Tionghoa (Zhonghua). Sejak beribu-ribu tahun orang Tionghoa menganggap bahwa mereka adalah turunan dari dua kaisar ,  Yandi dan Huangdi. Menurut sejarah dan legenda , kira-kira 5000 tahun yang lalu di negara Tiongkok terdapat tiga golongan masyarakat yang terpenting.

Read more...

Tiga Raja Dan Lima Kaisar

Budaya-Tionghoa.Net |Negeri Tiongkok memiliki sejarah, filsafat dan kebudayaan yang panjang. Banyak para pemikir/filsuf besar telah terlahir di negeri ini dan diantara para filsuf besar ini mendirikan aliran pemikirannya masing-masing. Selain itu, dalam bidang seni budaya, negeri ini juga banyak menghasilkan karya-karya besar, seperti istana-istana, karya-karya satra klasik, berbagai rupa patung-patung, dan lain sebagainya. Tetapi sebelum membahas lebih jauh mengenai sejarah, filsafat dan budaya Tiongkok, akan dibahas terlebih dahulu mengenai cara pandang Bangsa Tionghoa terhadap negerinya.
Read more...
Subscribe to this RSS feed

Latest Articles

  1. Trending
  2. Feature
  3. News
  4. Random

Sejarah

Budaya

Seni

Filsafat

Sains

Esai & Opini

Resensi Buku

Album Foto