A+ A A-

Pandangan Beramal dari Agama Tionghoa

Budaya-Tionghoa.Net |Berikut merupakan notulen dari tema talk show yang diselenggarakan di Klenteng Sinar Samudra Semarang beberapa waktu yang lalu, dengan judul "MENGAPA ORANG KLENTENG HARUS BERAMAL? APA MANFAATNYA?" dengan pembicara Sdr. Soni Zhang salah satu moderator group Budaya Tionghoa.

Kita sering mendengar dan mengucapkan kata “amal”, apa sebenarnya yang dimaksud dengan “amal”? Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI) arti dari amal adalah perbuatan baik yang mendatangkan pahala. Beramal sama dengan melakukan perbuatan amal, sering disebut dengan berdana. Kedua kata tersebut sama sama memiliki arti “perbuatan memberi” atau “berbuat kebajikan”. Secara ideal, beramal adalah sebuah tindakan memberikan sesuatu (materi dan non materi) kepada pihak (orang atau instansi) yang membutuhkan, dengan dilandasi rasa kemanusiaan, serta dilakukan dengan benar, tepat, tanpa paksaan, dan diawali dengan hati dan pikiran yang ikhlas.

Read more...

Kisah : Ibu Mengzi Berpindah Tiga Kali

  • Published in Kisah

孟母三遷 meng4 mu3 san1 qian3  Ibu Meng4 Berpindah Tiga Kali

孟子Mèngzǐ, terlahir dengan nama 軻Ke1 di negara 鄒 Zou1 (sekarang selatan Shandong),  seorang shengren Ru, memiliki seorang ibu yang bijaksana. Ayah Mèngzǐ meninggal sewaktu ia kecil sehingga sang ibu harus menghidupi keluarga. Ibu Mèngzǐ lalu mencari tempat tinggal yang tepat bagi keluarganya.

Read more...

Perbedaan Kongzi , Mengzi dan Xunzi

Budaya-Tionghoa.Net | Untuk mempermudah pemahaman, sebelum membahas topik inti kita perlu melakukan perbandingan beberapa unsur terpokok dalam pembentukan sebuah budaya antara Barat dan Timur. Oleh budaya Hebrew, Barat menekankan konsep Ketuhanan. Tiongkok lebih menekankan konsep Kemanusiaan. Oleh budaya Romawi, Barat menekankan konsep Hukum. Tiongkok menekankan konsep Kesusilaan. Oleh budaya Yunani, Barat menekankan intelegensia. Tiongkok menekankan moral. Bahwa ciri khas budaya Tionghua adalah Humanisme memang tidak salah, tetapi, jangan salah mengerti bahwa budaya Tionghua hanya sekedar semangat sekular yang segala-galanya dimulai dari manusia dan berahkir pada manusia. Bukan demikian !

Read more...

Menulis Tentang Kebijaksanaan Ibu

Budaya-Tionghoa.Net | Beberapa penulis ternama Tiongkok menulis tentang ibunya, seperti ibu dari Kong Fu Zi (Confucius), Mengke (Mencius), juga ibu dari Chiang Kai-Shek, Hu Shih dan masih banyak lagi. Ini karena mereka mendapatkan pendidikan dan kecintaan terutama dari ibunya, dan kebanyakan dari penulis-penulis ini juga karena ayahnya meninggal sewaktu mereka masih muda. Dari cerita-cerita ini menunjukkan bagaimana ibunya membuat baju untuk anak-anaknya dari baris ke baris sampai jauh malam, agar anaknya tidak kedinginan; atau sambil menunggu anaknya yang sedang bepergian berbulan-bulan belum pulang.

Read more...

Filosofi Tiongkok Yang Harmoni Dan Masyarakat Yang Statis

Budaya-Tionghoa.Net| Apakah filosofi Tiongkok yang menekankan harmoni itu menyebabkan masyarakat yang statis? Sesudah satu hari mendapatkan kemoterapi, kokh saya masih merasakan baik, hanya sedikit pusing, lemah dan mual, tetapi pikiran saya masih tidak terganggu, maka ketimbang saya memikirkan keluhan kemoterapi, saya lebih baik berpikir bagaimana membuat  artikel ini, kebetulan saya membawa notebook saya ke rumah sakit. Saya berangkat dari rumah dengan taxi dari jam 07.30 sampai dirumah kira-kira jam 14.45 cukup untuk menulis artkel ini, sambil mendapatkan infus.

Read more...
Subscribe to this RSS feed

Latest Articles

  1. Trending
  2. Feature
  3. News
  4. Random

Sejarah

Budaya

Tionghoa

Seni

Filsafat

Sains

Esai & Opini

Resensi Buku

Album Foto