A+ A A-

Untuk Seorang Wanita Yang Tak Meninggalkan Nama Lengkapnya Dalam Sejarah...

  • Published in Kisah

Budaya-Tionghoa.Net |Entah sudah berapa lama aku memandangi foto itu. Dan entah sejak kapan pula, segala ingatanku kembali ke sana. Ke awal musim panas tahun ke sebelas pemerintahan Chenghua...[1]

Aku masih ingat pekarangan kecil ini. Sepi dan tenang. Dinding merah yang tinggi seakan memisahkan pekarangan ini dengan dunia luar. Saat musim semi tiba, beberapa ranting daun dan bunga menjulur masuk dari pohon di ujung timur sana. Setiap kali memandang dinding itu, aku selalu merasa tentram, serasa ialah yang melindungiku dan anakku selama lima tahun ini. Anak yang tak pernah memiliki nama, bahkan tak seharusnya dilahirkan. Tak hanya sekali aku berpikir, nama apa yang akan diberikan oleh ayahnya jika suatu hari nanti mereka bertemu? Nama generasinya seharusnya adalah You, dan nama belakangnya harus mengandung unsur kayu. Tapi aku tak pernah berani untuk memikirkannya lebih lanjut, bahkan sekedar dalam mimpi.

Read more...

Beberapa Pandangan Tentang Kematian

Budaya-Tionghoa.Net | Ada beberapa pandangan  tentang  kematian dalam Budaya Tionghoa . Salah satunya seperti ujar Kong Zi tentang "tidak tahu hidup bagaimana tahu mati?". Pandangan lain dalam Lun Yu mengaitkan dengan takdir (ming) "Hidup dan mati sesuai dengan ming (takdir)". Figur lain seperti Zhuangzi mengatakan "Tidak menyenangi  hidup tidak membenci kematian" dalam neipian dazong zhi . Dalam konsep Taoisme disebutkan bahwa "Yang memiliki DAO tidak mati dan  tidak hidup", dimana dalam kitab Daode Jing dituliskan shengsha yang bermakna kematian dan kehidupan ada dalam DAO. Demikian beberapa pandangan yang ada. Untuk lebih jelasnya silahkan simak point-point dibawah ini . (Adm)

Read more...

Kisah Zhuangzi : Katak Dibawah Sumur Yang Dangkal

  • Published in Kisah

Budaya-Tionghoa.Net| Pada suatu waktu , hiduplah seekor katak di sumur yang dangkal . Suatu hari , seekor kura-kura yang datang berkelana dari Laut Timur sampai disana dan melihat sang katak.

Sang katak dengan bangga berkata kepada tamunya , " Saya begitu bahagia . Ketika saya pergi , saya melompat pagar sumur. Ketika saya kembali ke rumah , saya beristirahat di lubang pada tembok sumur yang retak. Ketika saya melompat . Ketika saya berjalan di lumpur , terlindungi oleh kaki saya. Saya melihat sekeliling , cacing , kepiting , jentik dan tidak ada yang sebanding dengan saya. Saya adalah penguasa dua dunia , air dan darat . Kebahagian saya luar biasa , tuan kura-kura kenapa anda tidak turun dan  mampir kerumah saya yang menakjubkan ini.

Read more...

Sejarah Perkembangan dan Seluk Beluk Agama Tao [3] - Mengenai Pembinaan Diri

  • Published in Tao

Budaya-Tionghoa.Net | Tao Te Cing membahas mengenai pembinaan diri bagi mereka yang bersedia mempraktekkannya. Ada dua metode pembinaan diri, yakni teknik-teknik latihan jasmaniah serta melalui tingkah laku sehari- hari. Teknik-teknik pelatihan jasmaniah meliputi pengaturan nafas, melakukan sikap-sikap tubuh tertentu, serta melatih energi seksual sehingga dapat mengembalikan kebugaran dan kemudaan.

Read more...
Subscribe to this RSS feed

Latest Articles

  1. Trending
  2. Feature
  3. News
  4. Random

Sejarah

Budaya

Seni

Filsafat

Sains

Esai & Opini

Resensi Buku

Album Foto