A+ A A-

Pengenalan pada Taoisme (Daoism 道教)

  • Written by  Huang Xinyang
  • font size decrease font size increase font size
  • Print
  • Email

Budaya-Tionghoa.Net | Taoisme adalah agama asli dari Tiongkok. Taoisme mempunyai suatu populasi pengikut yang besar di sepanjang sejarah Tiongkok. Isinya yang kaya telah memberikan pengaruh yang luas di Tiongkok jaman kuno dan banyak negara-negara Asia, terutama negara di Asia Timur dan Tenggara. Begitu banyak buku-buku Taoisme menjadi suatu bagian penting dari warisan dan kultur Tiongkok. Sejarawan dan komunitas Taoist pada umumnya menyetujui Taoisme menjadi suatu agama formal dan sistematis di masa pemerintahan Kaisar Shun 汉顺帝 dari Dinasti Eastern Han 东汉 (126- 144 AD), dan memiliki sejarah sekitar 1,800 tahun.

Bagaimanapun, Taoisme dapat ditelusuri balik lebih dari 2000 tahun yang lalu jika kita memperhatikan kepercayaan "Fang Xian Dao" 方仙道 – (pelatihan untuk keabadian), dan "Huang Lao Dao" 黄老道 (–pelatihan dari pembinaan diri dan seni umur panjang menurut pengajaran Huang Di 黄帝–Kaisar kuning dan Lao Zi, 老子) sebagai bagian dari sejarah yang formal. Dalam jangka waktu panjang, orang-orang sudah menjadi terbiasa pada konsep religius dan praktek Taoisme, itulah kenapa Taoisme memiliki pengaruh besar atas keseluruhan kebudayaan Tiongkok.

Artikel Terkait :

{module [201]}


Bagian Satu: Asal Muasal dan Pembentukan Taoisme

Taoisme berasal dari kepercayaan purba Tiongkok dan tradisi filosofis Tiongkok. Asal muasal konsepnya dapat ditelusur balik kepada pemujaan spiritual dari era pre-Qin 先秦时代 dan kepercayaan tentang keabadian di bawah konsep ajaran Huang Lao selama Dinasti Han 汉朝. Karakteristik mendasar dari Taoisme adalah menghormati dan pemujaan terhadap Kaisar Kuning 黄帝 dan Lao Zi 老子, juga ajaran-ajaran Mereka.


Di Negeri Tingkok, praktek-praktek penghormatan roh berawal mula dari ribuan tahun yang lalu ketika masyarakat masih dalam keadaan primitif. Nenek moyang orang Tiongkok beranggapan bahwa dewa-dewi berkuasa atas semua hal dan semua gejala alam seperti bulan, bintang-bintang, angin topan kilat, sungai dan pegunungan dll; dan perasaan kagum mereka yang membawa mereka kepada penghormatan kepada yang menguasai semua gejala alam itu.

Sejak dinasti Yin Zhou, terdapat pandangan bahwa Kaisar Surga 天帝 (atau Shang Di 上帝) merupakan penguasa tertinggi dari manusia dan alam. Sebagai tambahan, orang-orang juga percaya bahwa roh dari orang-orang yang meninggal tidak punah; bisa menjadi dewa atau roh yang mampu untuk melukai orang-orang dari dunia neitherworld (alam baka); tetapi mereka dapat juga membantu dan melindungi orang-orang yang mereka pilih untuk dibantu dan dilindungi. Erat kaitannya dengan kepercayaan mengenai roh dan Kaisar Surga, praktek Shamanisme 巫教 juga populer di Negeri Tiongkok jaman kuno. Hubungan antara Tian Di dan guishen yang berkaitan, karena itu Wu Zhou 巫祝 (pendoa pemimpin ritual)- yang melaksanakan upacara agamawi menjadi medium atas pertanyaan dan menyampaikan jawaban dari roh-roh dan dewa-dewa. Pemujaan roh yang asli berkembang menjadi hubungan darah patriakal dengan kombinasi dari pemujaan nenek moyang. Aktivitas pemujaan nenek moyang seperti itu dipegang secara teratur. Wu Xi 巫覡 (Shaman pria maupun wanita), adalah orang-orang yang menjadi penghubung antar Kaisar dan Surga, alam roh dan manusia. Mereka dapat meramalkan masa depan, dan memprediksi kemalangan atau untung dari suatu peristiwa. Sejalan dengan masa Dinasti Zhou 周朝, sebuah tatanan sistem pemujaan spiritual terwujud dengan dewa-dewi surgawi 天神, manusia dan roh yang meninggal, dan dewa-dewi bumi 地祇. Hal ini kemudian oleh Taoisme diserap dan dilanjuti secara berkelanjutan oleh Taoisme, inilah sebabnya mengapa Taoisme bercorak polytheisme.


Sepanjang periode perang antar negara 战国时代, muncul suatu kelompok orang yang berlatih seni umur panjang dan keabadian, mereka disebut aliran 神仙家atau aliran Kedewaan Yang Abadi. Kemudian dalam periode dinasti Qin dan Han, kelompok ini disebut dan dikenal sebagai Fang Shi 方士(ahli alkimia). Orang-Orang terkenal seperti Xu Shi 徐市, Han Dang 韓當, Hou Gong 侯公, Shi Sheng 石生, Lu Sheng 盧生 dimasa pemerintahan Kaisar Qin Shihuang 秦始皇帝 dari dinasti Qin, Li Shaojun 李少君, Luan Dajie 栾大 dari pemerintahan Kaisar Han Wu 汉武帝 dari dinasti Han, semua mengklaim bahwa di Teluk Bo Hai 渤海湾, di sana ada tiga pulau yang disebut Peng Lai 蓬莱, Fang Zhang 方丈, dan Ying Zhou 瀛洲,serta Yang Abadi seperti Xian Men 羡门, Gao Shi 高誓, An Qisheng 安期生dan dewa-dewi lainnya tinggal di pulau abadi ini. Menurut kabar berita bahwa dunia Yang Abadi ini tidaklah jauh dari dunia manusia, dan ada orang-orang yang pernah ke sana. Legenda menceritakan bahwa semua binatang di pulau abadi berwarna putih, pavilyun dan istana dibangun dengan perak dan emas murni. Dilihat dari jauh, pulau kelihatan seperti awan, sekali ketika tiba di sana seseorang dapat melihat bahwa mereka benar-benar di bawah air; dan angin akan menghempaskan kapal pergi maka orang-orang tidak akan begitu mudah menginjakkan kaki di pulau ini. Singkatnya, pulau dari Yang Abadi tidaklah dengan mudah dapat diakses. Dipercaya bahwa, ada obat-obatan abadi pada pulau ini dan seseorang yang mengambil obat ini akan dengan segera menjadi abadi dan naik di atas awan. Fang Shi 方士 – Yang abadi itu juga berkata bahwa jika orang mendengarkan mereka dan mempraktekkan metode mereka dengan rajin, ia akan mencapai status yakni Yang Abadi. Kaisar Qin, Kaisar Han seperti halnya menteri kabinet mereka adalah semua pengikut legenda ini. Kultur jenis ini adalah sumber dari kepercayaan Taoist yang lain dan praktek di dalam Yang Abadi dan keabadian.


Pada awal Dinasti Western Han 西汉, para penguasa yang mengatur masyarakat menggunakan konsep "Tidak ada campur tangan" dari Kaisar Kuning dan Lao Zi. Pengajaran seperti ini memperoleh ketenaran sepanjang periode, dan pengajarannya berisi unsur-unsur mistis seperti halnya digunakan oleh Fang Shi, tetapi dalam cara yang lebih religius. Praktek ini menyebabkan penggabungan pengajaran Huang-Lao dengan pengajaran dan praktek keabadian; Hasil adalah filsafat yang religius "Huang-Lao Taoisme" seperti disebut oleh beberapa sarjana. Hal ini dipercaya sebagai pendahulu Taoisme.


Pengajaran Taoist diperoleh dari tiga sumber yang tersebut di atas. Sepanjang pemerintahan Kaisar Cheng dari dinasti Western Han, Gan Zhong dari negara bagian Qi 齐人甘忠 menulis "Tai Ping Jing 太平经 (Tulisan tentang Kedamaian Tertinggi)" dari dua belas jilid. Gan Zhong mengklaim bahwa ia diajar oleh Chi Jing Zi Yang Abadi, yang menunjukkan dia jalan kepada suatu dunia yang damai. Tulisan tersebut tersebar secara terbatas di antara orang banyak pada waktu itu. Pada akhir dinasti Eastern Han, muncul dua buku lain, yang satu disebut " Taiping Yang Qingling" 太平青领书 dari 114 jilid oleh Gan Ji 干吉 atau Yu Ji 于吉 , yang lain menyebutnya “Taiping Dong Ji Jing" 太平洞极经 terdiri dari 144 jilid oleh Zhang Ling 张陵(Guru Langit Zhang Dao Ling). Sesungguhnya, "Taiping Jing" bukanlah hasil dari seseorang selama satu periode waktu. Isinya sangat luas, mencakup langit dan bumi, yin dan yang, lima unsur-unsur, Gan zhi 干支 (ranting bumi cabang langit), Katastrofa, roh, kondisi-kondisi sosial, kemajuan agama dan konsep etis yang feodal dan dan lain lain. Sebagai contoh, perubahan langit dan bumi adalah suatu siklus dari pergerakan yang berubah-ubah, dan ketika bumi dan langit rusak, semua binatang dan manusia akan mati. Hanya yang menanamkan kebajikan dan baik hati akan bertahan untuk kelanjutan dari kehidupan. Yang baik hati adalah orang suci dan mirip dengan Yang Abadi. Buku menambahkan legenda dari kelahiran Shang Qing Dao Jun, 上清道君 yang menceritakan bahwa " seorang ibu bercita-cita untuk diabadikan oleh awan, terang bulan dan matahari, yang dipertanggungjawabkan oleh kuasa agung 6 unsur-unsur alam", kemudian dia melahirkan seorang manusia Sempurna dari keabadian surgawi. Tempat kelahiran disebut lembah Li, kemudian Li menggunakan nama keluarga Hou Sheng Dao Jun 后圣道君 .


Sepanjang akhir dinasti Eastern Han 东汉后期, tuan tanah sewenang-wenang merebut daratan dari petani; orang kasim dan orang-orang yang sedikit diistimewakan mengandalkan kekuasaan untuk menindas rakyat; korupsi dan kebobrokan moral para pejabat menghasilkan berbagai kesulitan besar dalam kehidupan petani serta rakyat jelata dan sejumlah besar dari mereka menjadi tunawisma. Seseorang nama Zhang Jiao 张角 membentuk suatu kelompok keagamaan disebut "Tai Ping Dao 太平道" menggunakan "Tulisan Taiping Yang Qingling" 太平青领书. Ia dengan diam-diam mengorganisir petani dan merencanakan untuk menghancurkan golongan yang berkuasa itu. Dari Sejarah Dinasti Han Lanjut mengutip: "Zhang Jiao mengklaim menjadi 'guru yang berbudi luhur' 大贤良师, mengikuti Tao dari Kaisar kuning dan Lao Zi. Ia menerima murid melalui upacara Gui bai 跪拜 (kowtou), mengobati penyakit dengan air yang telah diberkati. Setelah sekitar 10 tahun berkembang, beribu-ribu orang-orang mengikuti dia dari di seluruh delapan negara bagian, membentuk suatu kelompok religius sipil yang sangat besar dengan pengaruh yang luas".


Otoritas yang berkuasa pada waktu itu sangat korup, mayoritas rakyat terbebani dengan beban yang sangat berat. Maka Zhang Jiao memilih tahun dan penanggalan bulan Jiazi 甲子, yakni hari kelima dari bulan ketiga tahun pertama dari Kaisar Han Ling 汉灵帝 (184 AD), sebagai tanggal untuk pemberontakan. Dalam pemberontakan mereka mendeklarasikan bahwa "Surga biru telah mati, Surga kuning berganti memimpin, di masa Jiazi, dan dunia penuh dengan berkah rejeki" 苍天已死,  黄天当立, 岁在甲子, 天下大吉. Masing-Masing pengikut mengenakan serban kuning di kepala mereka, maka mereka disebut Pemberontak Serban Kuning 黄巾起义 - Pemberontakan Huang Jin di China. Pemberontakan memberikan pukulan berat untuk dinasti Han Timur, kekuasaan yang korup tidak bisa lagi berlanjut setelah itu. Pemberontakan angkatan perang yang membunuhi pejabat di berbagai tempat, membakar tempat kediaman dan kantor-kantor mereka, dan menyerang tuan tanah dengan kekuatan yang sangat besar. Keseluruhan ibukota sedang terguncang, dan kemudian hanya Pemberontak Serban Kuning yang ditindas. Setelah kejatuhan Pemberontak Serban Kuning, para penguasa mulai melarang praktek Tai Ping Dao 太平道 - Tao dari kedamaian agung. Sebagian dari pengikut Tai Ping Dao 太平道 pergi bergabung dengan sekte Taoist sekte - Wu Dou Mi 五斗米道 'lima ember beras' dan melanjutkan penyebaran Tao dari kedamaian agung secara rahasia.


Dan pada waktu yang sama ketika Tai Ping Dao, Zhang Ling 张陵 (Guru Langit Zhang Daoling 张道陵, seperti yang disebut oleh pengikutnya) dari negara bagian Feng Yi Pei (sekarang: Jiang Su Feng Xian), pergi ke Si Chuan dengan banyak pengikut nya dan hidup di Gunung He Ming 鹤鸣山 untuk melatih Tao. Setelah ia menghabiskan banyak tahun untuk merenungi Tao dan menghasilkan 24 buku pengajaran tentang cara Tao. Akhirnya Taishang Lao Jun tergerak dan menampakkan diri dihadapan Zhang Dao Ling, menganugerahkan kitab "San Zheng Tian Fa" 三天正法, Zhengyi Keshu yao Daofa 正一科术要道法, Zhengyi Mengwei Miaojing 正一盟威妙经, Sanye Liutong zhi Jue 三业六通之诀 dan menganugrahkan gelar Guru Langit untuk Zhang Daoling. Zhang Ling menggunakan Gunung He Ming 鹤鸣山 sebagai basis dan mendirikan 24 pusat pengajaran. Ia menggunakan "Dao De Jing" 道德经 dari Lao Zi dan "Taiping Jing" 太平经 sebagai dasar organisasi Taoist di Sichuan. Semua pengikut diminta menyumbang lima gantang beras (Wu Dou Mi 五斗米) sebagai sumbangan ketulusan untuk ikut serta, Oleh karena itu organisasi kemudian disebut "Five-Bucket-Rice Dao (Taoisme Wu Dou Mi 五斗米道)". Zhang memberi penjelasan pada catatan Lao Zi "Dao De Jing" 道德经 dan menguraikan secara terperinci pengajaran Lao Zi tentang Tao dan ilmu agama. Pemikiran dan penanaman mengenai umur panjang dan kesehatan berubah jadi praktek esoteric untuk keabadian. Five-Bucket-Rice Dao mengambil asal nya dari Tai Ping Dao 太平道 – Tao Dari Kedamaian Agung, mereka memiliki upacara agama dan peraturan yang hampir sama. Keduanya menmperlakukan Lao Zi 老子 sebagai pendiri dari Taoisme, menyebut Lao Zi dengan sebutan "Tai Shang Lao Jun" 太上老君 (Yang Tertinggi dari Taoism). Kedua organisasi menganggap 5000 kata " Dao De Jing" 道德经 sebagai kitab utama mereka. Sejak pengikut Zhang Ling menyebutnya Guru Langit, Five-Bucket-Rice Dao nya juga dikenal sebagai Taoisme aliran Guru Langit 天师道.


Ketika menciptakan Five-Bucket-Rice Taoisme 五斗米道, aktivitas religius yang utama dari organisasi adalah: (1) belajar Dao De Jing 诵习道德经; (2) pertobatan 有罪首过; (3) Pengobatan dengan Fu shui 符水治病 (pengobatan dengan air dan talisman/hu), dan (4) mengikat perjanjian dengan para dewa dan roh-roh leluhur agar mereka selalu membela kebenaran dengan menggunakan surat pernyataan yang distempel sebagai bukti 用表章与鬼神誓约. Seperti Tao Dari Kedamaian Agung dan Five-Bucket-Rice Dao 五斗米道 terkait dengan pemberontakan petani atau organisasi petani, doktrin mereka mencerminkan dan mewakili kebenaran sampai taraf tertentu dan berpikir tentang orang-orang pada umumnya. Pada langkah ini, teori, upacara agama, organisasi tidaklah secara penuh dikembangkan seperti saat menjadi agama formal; mereka kemudian menyebutnya Taoisme tahap awal. Awal Five-Bucket-Rice Taoisme dan Tao dari kedamaian agung ditandai dengan permulaan Taoisme sebagai agama formal



Bagian Dua: Pengembangan dan Transformasi


Pemberontakan Serban Kuning yang gagal tidak saja membuat kehidupan para petani mendapatkan tekanan yang semakin kuat dan tindakan kejam, juga mengakibatkan kemunduran perkembangan Taoisme. Pemberontakan destar kuning membuat Taoisme dianggap memberikan dampak negatif dan menimbulkan pembatasan-pembatasan dalam pergerakannya.

Cucu lelaki Zhang Ling 张陵 bernama Zhang Lu 张鲁 dan aliran 5 gantang beras, hampir 30 tahun menguasai daerah Han Zhong 汉中, dipaksa untuk tunduk kepada CaoCao 曹操 dan berada dibawah kekuasaan Cao Cao. Walaupun Taoisme Wu Dou Mi (5 gantang beras) tidak dilarang secara terbuka seperti Taoisme Tai Ping, namun masih diawasi dan dibatasi secara diam-diam. Misalnya Cao Cao mengumpulkan para Taoist dengan alasan mengumpulkan orang-orang pandai tapi sesungguhnya adalah mengawasi gerak-gerik mereka.
Di masa inilah Taoism memasuki masa yang kelam. Perpecahan negara, kondisi masyarakat kebanyakan yang tidak tentram di masa dinasti Wei 魏 dan Jin 晋serta masa dinasti Utara Selatan 南北朝, Taoisme tetap bisa bisa bertahan dan perlahan-lahan berkembang. Dimasa Jin Barat 西晋 dan Jin Timur 东晋, Wu Doumi Dao (Taoisme 5 gantang beras) selain berkembang scara diam-diam dikalangan petani juga berkembang dikalangan pejabat dan kaum terpelajar 士大夫.


Periode ini adalah periode berkuasanya keluarga bangsawan dari kerabat raja, yang mendominasi semua aspek sosial dengan kerakusan mereka pada kekayaan dan kekuasaan, di mana pada gilirannya berbagai macam korupsi terjadi. Berlawanan dengan gaya hidup kekuasaan mereka adalah berkurangnya praktek rohani dan kebutuhan akan kerohanian untuk mengisi ruang yang hampa dalam hati mereka, yang mana menimbulkan minat mempelajari Taoisme 玄学 (ajaran Lao Zi 老子 dan Zhuang Zi 庄子) dan mencari-cari cara untuk panjang umur dan hidup abadi. Untuk memenuhi hasrat golongan yang berkuasa dan melindungi kekuasaan mereka, sebagian dari Taoist mulai membuat perubahan dalil Taoisme awal, yang dihapus antara lain doktrin kesejahteraan dan pengharapan kelas petani. dan menggantikannya untuk pemenuhan kebutuhan kelas bangsawan. Hasilnya adalah pencapaian suatu sistem yang mencakup kepercayaan dasar, dalil umum, upacara keagamaan dan organisasi.


Sebagian dari Taoists yang turut membantu pendirian dari Taoisme baru yang untuk memenuhi kebutuhan kaum atas adalah Ge Hong, 葛洪, Kou Qian Zhi 寇谦之, Lu Xiu Jing 陆修静, Tao Hong Jing 陶弘景, dll.


Ge Hong 葛洪 (284 C.E. - 364 C.E) hidup pada dinasti Jin Timur, berasal dari Provinsi Jiang Su, ia juga dikenal dengan nama Bao Pu Zi 抱朴子. Ge Hong adalah seorang Taoist yang terkenal, Beliau adalah ahli alkimia dan ahli medis. Ia adalah cucu lelaki dari Ge Xuan 葛玄 (葛仙公) yang abadi (immortal atau Xian 仙), dan murid dari Zhen Yin 郑隐 . Penekanan Taoist Ge Hong adalah pada pengembangan diri, ia juga telah menulis suatu koleksi tulisan yang kaya berjudul "Bao Pu Zi" 抱朴子. Dalam koleksi 70 bab ini, Ge Hong menguraikan secara detil berbagai resep untuk keabadian dan kesehatan, jalan roh, dan metode untuk mengusir roh jahat dan menghindari bencana.
Misalnya di bab 17 "Bao Pu Zi" menceritakan cara untuk mengusir roh jahat dan metode untuk mencapai keabadian. Dalam bab ini terdapat suatu cerita tentang seorang manusia yang bernama Bo Yi 伯夷menggunakan suatu cermin untuk mengidentifikasi dan mengusir setan dengan cepat. Hal seperti itu adalah bagian dari cara Fang Shu 方术 (Praktek ilmu gaib) kuno. Ge Hong menguraikan secara terperinci, mensistimasi dan memberikan summary (kesimpulan) Fang Shu yang berkembang pada masa peperangan antar Negara (475 B.C.E-221 B.C.E) nantinya memperkaya dan menjadi suatu bagian penting dari warisan Taoism; terutama dalam pembentukan Taoism aliran Jindan 金丹派/丹鼎派/内鼎派 . Ge Hong sekuat tenaga aktif mengkritik Taoisme awal, kemudian mengkombinasi gagasan Taoisme Shenxian Fangshu (praktek perdewaan dan kegaiban) dengan prinsip Konfusianisme/Ruisme meletakkan suatu fondasi penting untuk Taoisme pejabat dari golongan yang berkuasa.


Selama periode 420 A.D. sampai 589 A.D., Taoist Kou Qian Zhi 寇谦之 dengan dukungan Kaisar Tai Wu dari dinasti Wei 魏太武帝, membuat beberapa perubahan penting pada Taoisme Wu Dou Mi (Lima Ember Beras). Ia menghapuskan banyak praktek Taoisme Wu Dou Mi, seperti pengumpulan pajak beras, pelatihan Qi dengan penyatuan energi pria dan wanita, dll. Kou  Qian Zhi memberikan banyak hal-hal baru, seperti penggunaan musik untuk upacara agama Taoisme. Ia juga meminta dengan tegas untuk mengutamakan pada berdoa dan penghormatan, menyarankan untuk mengkonsumsi obat-obatan herbal untuk menjaga kesehatan dan pengembangan diri, menjangkau tujuan religius seseorang, selain pendekatan-pendekatan lain. Pada tahun 424, dengan bantuan perdana mentri Cui Hao 宰相崔浩, di ibukota kerajaan Wei 平城 (sekarang Da Tong di provinsi Shan Xi), Kou Qian Zhi  membangun tempat untuk ritual, pelatihan diri yang disebut Altar Guru Langit 天师道场, disebut aliran Neo Taoisme Guru Langit 新天师道, kemudian orang-orang setelahnya menyebutnya sebagai aliran Guru Langit Utara 北天师道 , untuk membedakan dengan Taoisme Guru Langit yang diciptakan oleh Zhang Dao Ling. Dengan dukungan kerajaan , agama Tao mendapatkan kesempatan untuk berkembang luas bahkan menjadi agama negara dinasti utara.


Periode pemerintahan Kaisar Song Ming Di 宋明帝 (465 C.E- 472 C.E) di jaman dinasti utara selatan (420C.E- 589C.E) Taoist Lu Xiu Jing 陆修静 menerima titah Kaisar untuk melakukan kanosisasi/pendataan buku-buku Taoist di seluruh negara. Setelah pemilihan dan identifikasi secara berhati-hati, Lu mengumpulkan 1228 jilid yang antara lain isinya adalah Fu Tu (kertas jimat dan diagram/mandala), kitab-kitab Tao, kitab-kitab pengobatan. Dalam koleksi buku tersebut kemudian dibagi lebih lanjut ke dalam tiga kategori, Dong Zhen 洞真, Dong Xuan 洞玄 dan Dong Shen 洞神. Kemudian koleksi ini menjadi bagian paling utama dari koleksi buku agung Taoism, "Dao Zang" 道藏 (Canon Tao). Lu juga menulis dan menggabungkan suatu koleksi buku 100 jilid dalam aturan-aturan dan pantangan Taoisme, sistem upacara keagamaan Taoist. Yang terutama adalah untuk memenuhi kehausan spiritual dan moralitas kaum bangsawan serta sistem feodalisme dan tata cara pemerintahan pada masa itu.


Dalam Taoisme Lu, tiga jenis aktivitas harus selalu dilakukan. Antara lain, melakukan ritual keagamaan untuk menahan tubuh dari dorongan sex yang tidak pantas, pembunuhan, pencurian, pembacaan aturan Taoism untuk menghentikan mulut dari kata-kata tidak pantas, dan memusatkan pikiran kepada budi baik para Dewata untuk menghentikan pikiran dari berbagai keinginan berlebihan. Dengan ketiga cara ini akan mencuci hati dan membersihkan semua perilaku.


Intinya adalah dengan dalil moralitas dan kebajikan, mengontrol hati manusia. Dengan mengkombinasi dan meleburkan gagasan-gagasan dari aliran Shang Qing 上清,Ling Bao 灵宝,San Huang 三皇 berbeda, Lu telah menciptakan suatu sekolah Taoisme yang baru dengan nama Aliran Guru Langit Selatan 南天师道 .


Di masa periode dinasti-dinasti selatan, kerajaan Qi Liang (456 C.E - 472 C.E), Tao Hong Jing 陶弘景 seorang Taoist yang menguasai banyak pengetahuan seperti pergerakan Yin Yang dan lima unsur 阴阳五行, astrology dan astronomy 星算, pengobatan 医术, landscape 山川,herbal 本草 dan lainnya sehingga begitu dikagumi dan dihargai oleh Kaisar Liang Wu Di 梁武帝. Kaisar Liang Wu 梁武帝 berkonsultasi dengannya pada hampir tiap-tiap peristiwa penting. Karenanya Tao disebut “Shan Zhong Zai Xiang" 山中宰相 yang berarti "Perdana menteri yang tinggal di pegunungan". Tao juga membuat 真灵位业图 yang isinya adalah struktur organisasi yang terperinci dari semua dewa-dewa utama di surga; ia juga mengusulkan dalam buku nya "Zhen Gao", 真诰 dan buku lainnya. Ia juga beranggapan bahwa tiga agama utama yaitu Taoisme, Buddhisme dan Ruisme/Konfucsiusme memberi pengaruh dalam kehidupan dan filsafat bangsa Tionghoa dan alangkah baiknya jika dipahami dan dicari titik temu, bukan untuk dipertentangkan. Tao mengasingkan diri dari kehidupan duniawi di gunung Mao/Mao Shan 茅山 dipertengahan umurnya dan menyebarluaskan Taoisme Shang Qing 上清派 (Maoshan Shangqing 茅山上清). Sistemnya kemudian disebut Sekolah Mao Shan 茅山宗, dan Mao Shan menjadi pusat untuk aliran Shang Qing secara umum.
Setelah melewati reformasi dan perubahan, Taoisme yang baru dapat diterima dan dikagumi oleh kalangan bangsawan dan masyarakat kelas atas lainnya. Oleh para penguasa, filsafat Taoisme, Buddhisme dan Ruisme/Konfusiusme (selanjutnya disebut Ruisme) dapat digunakan sebagai sarana yang dapat mempengaruhi pandangan masyarakat dan umat beragama secara umum. Dari masa dinasti Sui Tang 隋唐 sampai dinasti Song Utara 北宋, Taoisme masuk ke dalam salah satu masa terbaik dalam pengembangan sejarah Tiongkok.
Walaupun pada masa dinasti Sui 隋朝, kerajaan menjunjung Konfusianisme/Ruisme sebagai filosofi resmi kerajaan, namun dinasti Sui juga melindungi hak-hak keagamaan Taoisme dan Buddhism. Sebagai contoh, kedua kaisar dinasti Sui yaitu Kaisar Sui Wen 隋文帝 menghormati dan memberi gelar guru langit kepada taoist Jiao Zi Shun 焦子顺 dan Kaisar Sui Yang 随炀帝 mengangkat Taoist aliran Maoshan yiatu Wang Yuan Zhi 王远知 sebagai gurunya.


Taoisme menjunjung Lao Zi dan karena Lao Zi bermarga Li 李, dan kaisar-kaisar dinasti Tang 唐代 bermarga Li, sehingga kaisar-kaisar Dinasti Tang menjunjung Lao Zi dan mengangkatnya sebagai leluhur pertama para kaisar dinasti Tang dan menyatakan bahwa mereka adalah keturunan dari Lao Zi, mereka membangun dan merenonvasi tempat-tempat penghormatan untuk Taishang Laojun dan Taoisme menjadi agama para kaisar. Kaisar Tang Gaozong 唐高宗 memberi Lao Zi gelar "Taishang Xuanyuan Huangdi" 太上玄元 皇帝 (Kaisar Agung Tertinggi Asli nan Indah).


Kaisar Tang Xuan Zong 唐玄宗 (685-761) memerintahkan seluruh jajaran pejabat ibukota, kota besar untuk membangun sebuah kuil Kaisar Xuanyuan/Xuanyuan Huangdi  (gelar kerajaan Tang untuk Lao Zi) di dalam masing-masing kuil, pada dua sisi rupang Lao Zi, ada rupang lima kaisar pertama dari dinasti Tang yaitu Tang Tai Zong 唐太宗, Tang Gao Zong 唐高宗, Tang Zhong Zong 唐中宗, Tang Rui Zong 唐睿智, hal ini menandakan keluarga kerajaan adalah pelayan Dewa-dewa paling tinggi dari agama Tao.
Sebagai tambahan, Pemerintahan Tang juga telah mejadikan libur nasional untuk perayaan festival Taoist dan melaksanakan upacara ritual agama Tao. Juga mengeluarkan maklumat bahwa para daoshi 道士(pendeta Tao pria) dan daogu 道姑 (pendeta Tao wanita) harus dipandang sama seperti keluarga bangsawan.


Selain itu ia juga membangun sekolah-sekolah yang mempelajari Taoisme dan penyebutan kitab-kitab filsafat Taoisme seperti kitab Laozi 老子 disebut Kitab Sejati Daode 道德真经,kitab Zhuang Zi 庄子 disebut kitab sejati/asli Nanhua 南华真经, Kitab Wen Zi 文字 disebut Tongxuan zhenjing 通玄真经, kitab Liezi 列子 disebut Chongxuzhenjing 重虚真经 dan semuanya dijadikan bahan ujian negara unutk mereka yang melamar menjadi pejabat pemerintahan.


Pada masa pemerintahan Tang Wu Zong 唐武宗, kaisar Tang amat mempercayai taoist-taoist seperti Zhao Guizhen 赵归真,Deng Yuan Qi 邓元起, dengan dukungan kerajaan Tang, Taoisme mendapat ruang gerak yang leluasa untuk mengembangkan Taoisme, dimasa itulah Taoisme juga mendapatkan banyak masukan dan perubahan terutama dalam konsep pengajaran, ritual dan sebagainya, ketika kerajaan menjunjung Taoisme maka filsafat ajaran Lao Zi dan Zhuang Zi menjadi terangkat.  Dengan mendalami filsafat Lao Zi dan Zhuang Zi, hasilnya adalah dalil dan ajaran Taoisme menjadi semakin luas dan mengalami kemajuan, antara lain bangkitnya ajaran Pil Emas 金丹 dari Zhongliquan 钟离权 dan Lu Dong Bin 吕洞宾 serta pada akhir masa dinasti Tang dan Lima Dinasti, taoist Du Guang Ting 杜光庭 menyempurnakan ritual-ritual Taoisme. Munculnya karya tulis Taoisme seperti "Zuo Wang Lun", 坐忘论 "Ru Yao Jing", 入药镜 , "Komentar Kitab Yinfu 阴符经注疏" dan selama periode ini, ensiklopedia sastra-sastra Taoist yang pertama dan sangat penting "Kai Yuan Dao Zang" 开元道藏 dibuat.


Pendeta Taoist yang paling berpengaruh dari  Dinasti Tang adalah Sima Cheng Zhen 司马承祯 (647- 735). Ia pernah berguru kepada taoist Pan Shi Zheng 潘师正 dari Shong Shan 嵩山 (gunung), mendapatkan pembelajaran teknik daoyin 导引, diet 5 biji-bijian 五谷, Fulu 符录 (talisman),teknik perawatan kesehatan dengan memakan tumbuh-tumbuhan yg tepat juga pengobatan 服饵.  Sima Cheng Zhen menitikberatkan "Dao Wu Wei" 无为之道 (Non intention  Dao/jalan) dari Lao Zi, dan mengutamakan dengan tegas bahwa pikiran  perlu diarahkan kepada hening dan damai yang AGUNG 游心于澹 (kekosongan Agung), energi seseorang harus selaras dengan hening damai yang Agung (kekosongan Agung), dan semua aktivitas harus sesuai dengan jalan alami. Sima Cheng Zhen juga percaya bahwa pembelajaran jalan Taoist melibatkan "penarikan ulang" pikiran 收心 (dari luar) dan menjaga keheningan kedamaian 守静 . Gagasan ini telah sangat berpengaruh  pada  aliran-aliran Taoist yang mana  melakukan pelatihan keheningan kedamaian sebagai  pendekatan utama pada pengembangan diri mereka.


Periode Wu Dai 五代时期 -- lima jaman (907- 960) yang berlangsung 53 tahun, terdapat 13 kaisar dari 5 kaum keluarga berbeda, diantara mereka banyak merupakan pengikut kuat Taoisme. Kaisar-kaisar ini telah membangun banyak kuil, mengumpulkan kembali buku-buku Taoist yang tersebar, dan memerintahkan Taoists untuk berkotbah, hal ini menjaga dan membantu perkembangan Taoisme dan memberikan dorongan untuk perkembangan selanjutnya.


Para Taoist yang terkenal di waktu ini antara lain adalah Li Hao 李浩, Tan Qiao 谭峭, Peng Xiao 彭晓, Tan Zi Xia 谭紫霞; mereka semua telah melakukan usaha yang besar  dalam meneliti dan membangun teori Taoist dan metode prakteknya. Usaha mereka mendapat bantuan dari kerajaan dan hal ini membantu kelanjutan dari  agama melalui  periode pengembangan yang pendek ini.


Para penguasa dari dinasti North Song 北宋 telah mencoba untuk meniru contoh para pendahulu mereka dari Dinasti Tang 唐朝  dengan menyatakan  nenek moyang keluarga mereka adalah dewa. Nenek moyang mereka disebut Zhao Xuan Lang 赵玄朗 , dan diberi gelar Shangling JiuTian Siming Baosheng Tianzun Dadi "Yang membawa hidup dan melindungi kehidupan  Kaisar agung yang termuliakan  di Langit" 上灵九天司命保生天尊大帝. Ia diberi seorang isteri dan diberi sebutan YuanTian Da Huanghou 元天大皇后 (Ratu Agung Surga Terutama).
Kerajaan mengumumkan bahwa pasangan tersebut adalah dewa-dewa Taoisme dan dengan alasan ini mereka mendukung Taoisme serta memperkuat posisi pemerintahan mereka dengan alasan memiliki legitimasi dari dewa karena mereka adalah keturunan dari dewa.  Dengan demikian para kaisar dinasti Song juga adalah keturunan dewa. Kaisar Song Zhen Zong dengan bantuan pejabat istana  Wang Qin Ruo 王钦若,Ding Wei 丁谓,melakukan upacaraa seolah-olah menyambut turunnya Buku Langit 天书.  Membuat suatu sandiwara seolah-olah isinya adalah pernyataan dari Langit bahwa keluarga Zhao yang sedang memerintah dinasti Song mendapat perlindungan dari Langit dan akan memerintah selamanya.


Sepanjang seluruh periode Song Utara, agama Taoisme menerima banyak perlakuan istimewa dari pemerintah, seperti diberi tanah cuma-cuma, pemerintah membangun kuil dan pajak dibebaskan, statusnya setara pejabat, dll. Seorang Kaisar bahkan menyuruh pemerintah untuk membayar upeti reguler kepada semua pendeta Taoist.


Selama dinasti  Song, Utara, aliran Neidan atau Internal Alchemy telah berkembang secara luas dikalangan masyarakat. Taoist aliran Neidan yang terkenal antara lain Chen Tuan 陈抟  dan Zhang Bo Duan 张伯端, yang termasuk mempopulerkan 内丹. Neidan merupakan warisan jaman kuno oleh banyak pendeta Taoist yang hebat dan telah mendapatkan Dao/merealisasikan Dao 得道 seperti Wei Bo Yang 魏伯阳, Liu Gu Zhi 刘古知, Cui Xi Fan 崔希范, Zhong Li Quan 钟离权, Lu Dong Bin 吕洞宾, Shi Jian Wu 施肩吾, dan Peng Xiao 彭晓, dan prakteknya lebih diperkaya dengan pernyataan bahwa penting memahami jalan surga dan jalan manusia untuk pencapaian keabadian.
Keseluruhan hidup Chen Tuan diabdikan bagi Pengembangan Tao, dan Chen telah berkontribusi utama pada metodologi dan teori Taoisme. Gagasan nya dinyatakan dalam sederetan lukisan atau tabel, dan yang paling terkenal adalah peta ukiran di lembah Hua Shan  华山 (gunung) yang dinamai "Peta/diagram Wu Ji" (diagram Alam Suwung/Kehampaan/Great Void) 无极图. Kemudian dalam sejarah,  filosof yang menginterpretasikan prinsip "Yi  Jing" (I Ching) menggunakan peta/diagram sebagai ganti kata-kata, pendekatan dengan peta/diagram ini lahir dan diawali dari peta Chen Tuan.


"Peta Wu Ji" dapat dipandang dari dua sudut-sudut berhadapan, sudut yang bergerak maju dan sudut bergerak mundur. Sudut "depan"  mengacu pada jalan hidup normal yang ada di alam semesta dan semua kehidupan di dalamnya  sedang berjalan ke depan dari kelahiran sampai kematian. "Kelanjutan"  jalan/cara dapat dibagi menjadi 5 pegerakan: Langkah yang pertama Wu Ji kemudian Tai Ji 太极 ; langkah kedua  kedua unsur yang telah membelah yaitu Yin yang tenang dan Yang yang gerak; pergerakan yang ketiga Lima Qi 五气 (Lima Unsur) akan tersebar memenuhi seluruh alam semesta; di pergerakan yang keempat, manusia terlahir; di pergerakan terakhir semua mahluk hidup/binatang terlahir.


Sudut "kebalikan" menyiratkan jalan/cara yang benar untuk menjangkau Dao dan keabadian seperti semua usaha para Taoist. "Kebalikan" untuk memperoleh Obat mujarab keemasan adalah suatu ungkapan umum dalam Taoisme. Jalan "kebalikan"  dapat juga dibagi menjadi lima langkah. Mereka adalah: menemukan Gerbang Misteri; pengembangan diri; penggabungan komponen-komponen relevan; memperoleh obat keabadian; kelahiran badan surgawi dan kembali pada Kekosongan.


Menurut Taoisme, kunci untuk "kebalikan" akan penguasaan pada keseimbangan antara "api" dan "air" unsur-unsur yang menyangkut tubuh, untuk memanaskan "air" dengan "api" (dalam rangka memelihara badan), dan untuk membuat "jantung" dan "ginjal" saling berhubungan satu sama lain dalam keselarasan. Api bergerak keatas dan air mengalir kebawah adalah hal yang biasa dan "kebalikan" adalah air mengalir ke atas dan api bergerak ke bawah. Ketika keseimbangan dan keselarasan dicapai, penuaan akan dibalikkan dan hidup diperpanjang.
Teori Chen Tuan atas praktek keabadian dan atas ciptaan dari  alam semesta memiliki asal dari empat sumber berbeda. Pertama, datang dari teori Yi Jing atas ciptaan dunia; kedua, datang dari "Dao De Jing" di mana berbunyi  "Kembali ke asal disebut kedamaian; kedamaian disebut dengan peremajaan hidup"; Ketiga, menerima warisan dari pandangan "Book of Can Tong Qi" 参同契 tentang Wei Bo Yang atas teorinya Obat-obat mujarab Taoist; Keempat, menyerap gagasan tentang Pil Emas oleh Zhong Li Quan dan Lu Dong Bin.


Zhang Bo Duan, biasanya dikenal sebagai Zhang Zi Yang, dilahirkan pada 987 A.D. dan hidup hingga umur 95. Zhang adalah seorang terpelajar yang menguasai banyak hal seperti aturan hukum, ilmu berhitung, pengobatan, siasat perang, astronomi dan astrologi, geografi dan fengshui, menguasai ilmu bugua/divination arts, menguasai ilmu peramalan akan kelahiran dan kematian/ming, masa kecilnya sudah membaca kitab-kitab utama tiga agama utama (Ruism,Taoism, Buddhism) di Negeri Tiongkok. Zhang menulis sebuah buku Taoist yang sangat terkenal disebut "Wu Zhen Pian" 悟真篇; judul bukunya berarti "meditasi atas kebenaran". Buku ini merupakan sebuah buku tentang ilmu neidan/internal alchemy atau alkimia dalam (selanjutnya disebut Nei Dan) abad pertengahan atau praktek pengobatan mujarab keemasan Buku ini disebut raja dari semua buku ilmu kimia internal abad pertengahan. "Wu Zhen Pian" 悟真篇; dibuat dari dari banyak syair/puisi dan prosa, yang menyebarkan secara detil aspek-aspek yang penting dan prosedur ilmu neidan abad pertengahan. Dalam pandangan buku ini, ilmu neidan abad pertengahan melibatkan dua aspek dan empat langkah-langkah.


Kedua aspek tersebut meliputi pengembangan dari tubuh seseorang dan pengembangan dari penanaman pikiran seseorang. Empat langkah-langkah tersebut meliputi, membangun fondasi, memutar energi seseorang dari tahap Jing 精  (Inti sari) sampai Qi 气 , memutar energi dari Qi ke Shen 神 (semangat/roh), dan memutar Shen ke dalam status asli dari kesemuanya, yakni Kekosongan. Pengembangan dari diri seseorang disebut unik dalam Taoisme; meliputi proses perbaikan, pemurnian fisik seseorang, dan memperpanjang hidup seseorang. Hal itu disebut Ming Gong 命功. Dan harus disertai suatu dasar yaitu xing gong  性功, yang mana mengacu kepada perbaikan moral, perilaku, mengasah diri. Dapat dikatakan dengan sederhana bahwa Ming Gong dan Xing Gong berarti melatih fisik dan mental.


Hanya dengan pengembangan tubuh dan pikiran, seseorang kemudian dapat mengalami kemajuan riil dalam proses menemukan keabadian, seseorang lalu dapat menjangkau  secara cepat, tahapan-tahapan dari Keabadian Surgawi dengan penuh. Teori dan pendekatan Zhang diwariskan oleh Yang Abadi Zhong Li Quan 钟离权, Lu Dong Bin 吕洞宾, Chen Tuan 陈抟 dan Liu Hai Chan 刘海蟾. Bukunya "Wu Zhen Pian" 悟真篇  unik dalam  menekuni proses menuju keabadian yang memberikan pengaruh besar pada Taoisme secara umum.


Di antara masa Dinasti Song dan Yuan, terdapat aliran Taoist yang disebut  Jing  Ming Dao 净明道  (Tao dari Kemurnian dan Ketenangan 净明忠孝道), yang berbasis di Xi Shan 西山 (gunung) dari  Provinsi Jiang Xi 江西. Jin  Ming Dao walau inti utamanya adalah kepercayaan terhadap dewa dan para immortals/manusia abadi (xian 仙), mengutamakan  talisman (hu/kertas bertuliskan symbol) mantera untuk mengusir kekuatan jahat dan penyakit, ritual, pelatihan diri dan penyelamatan orang, seperti aliran-aliran lain, misalnya Aliran Guru Langit Tianshi dao 天师道, Aliran Mao Shan 茅山道,Lou Guan Dao 楼观道. Tetapi terdapat perbedaan yaitu meletakkan perbaikan pada perilaku seseorang dan karakter sosialnya dan hal tersebut menjadi kewajiban yang paling utama bagi pengikut nya. Syarat-syarat ini meliputi kesetiaan kepada otoritas/negara, kesalehan seorang anak kepada yang lebih tua, berbakti dan lain-lain.


Gagasan Jin  Ming Dao dapat ditelusur balik semuanya dalam jalan menuju Xu Xun 许逊 dari dinasti Jin 东晋. Menurut "Riwayat hidup Xu Xun" 许真君仙传 , Xu dilahirkan di pada 239 A.D. Ia pernah sekali menjabat sebagai bupati Jing Yang 旌阳, dan kemudian mengundurkan diri untuk menjadi Taoist, juga membantu orang lain dan menyadarkan/menyelamatkan orang lain 度人. Pada tahun 374, Xu dan seluruh keluarganya berhasil mencapai Dao dan naik ke surga pada siang hari cerah. Xu berkata bahwa ajaran besar Jing Ming 净明 大教  adalah ajaran hati lurus melatih tubuh, bukanlah seperti yang dikatakan orang umum mengenai pelatihan jing qi shen. Ajaran Jing Ming adalah bakti dan setia yang menjadi terutama, semua tindakan bersih dan terang, 4 keindahan (berbakti, sayang kepada saudara, setia dan bisa dipercaya) dasar  dari semua Taoist, dan sepanjang seseorang dapat memelihara kemurnian hati, pikiran bersih, dan sepanjang seseorang dapat mengikuti standar moral dari  masyarakat, orang akan cepat atau lambat, dipenuhi pengetahuan dan tidak perlu berlatih diri, secara alami akan mencapai/merealisasikan Dao 自然成道".


Aliran Taoist lain yang timbul selama dinasti Jin dan Yuan  antara lain adalah sekte Tai Yi 太一道 Tunggal Yang AGUNG. Sekte Tai Yi didirikan oleh Taoist Xiao Bao Zhen 萧抱珍.  Sekte 太一道  mengutamakan ajaran pelatihan tubuh dari Lao Zi dan "Dao De Jing" 道德经, dan menggunakan jimat-mantra sebagai pendekatan dan menolong masyarakat serta mengatur dunia 御世 dengan pendekatan Daode. Sekte Tai Yi 太一道  sangat mirip dengan sekte Guru Langit, dan setelah 7 generasi, lalu secara perlahan melebur kedalam Sekte Guru Langit atau Zheng Yi 正一道.


Sekte Zhen Da 真大道 diciptakan pada permulaan dinasti Jin oleh Taoist Liu De Ren 刘德仁 (1120-1180). Aliran ini juga mengambil "Dao De Jing" 道德经 sebagai aturan dasarnya, tetapi tidak mempromosikan gagasan mengenai ilmu alkimia atau keabadian untuk pengembangan di masyarakat. Memfokuskan berdoa dan menolong orang-orang yang sakit/menderita. Malahan, Taoisme Zhen Da 真大道 mengutamakan / mengharuskan pengikutnya untuk menghindar dari kemewahan,  hidup dengan gaya hidup sederhana, untuk mempunyai lebih sedikit keinginan, untuk bekerja dan menghidupi diri.  Pandangan aliran ini tentang cara latihan menjaga qi merawat semangat/roh antara lain adalah dengan hidup sederhana, tidak berlebihan, menghindari pikiran-pikiran yang ambisius dan mengumbar nafsu. Aliran ini menurun setelah dinasti Yuan dan secara berangsur-angsur bergabung dalam sekte Quan Zhen 全真道.


Seperti Aliran Taoisme Tai Yi dan Zhen Da, Taoisme Quan Zhen 全真道 juga lahir di Negeri Tiongkok Utara pada waktu yang hampir bersamaan, sekte ini lahir pada tahun pemerintahan JinDa Ding 金大定 (1161-1189). Sekte Quan Zhen 全真道 menjadi salah satu yang terutama dan terbesar di antara ke tiga aliran Taoisme yang lahir pada masa itu. Pendiri dari aliran ini adalah pendeta Taoist Wang Chong Yang 王重阳. Aliran ini mengutamakan keharmonisan 3 agama yaitu Ruisme, Taoisme dan Buddhisme, menggunakan kitab Daode Jing 道德经 (Taoisme), Xiao Jing/kitab Bakti 孝经 (Ruisme) dan Xin Jing 心经/般若波罗蜜多心经 Prajna Paramita Hrdaya Sutra (Buddhisme)  yang digunakan para murid-muridnya untuk mengembangkan rasa toleransi kepada semua aliran. Dalam pelatihannya mengutamakan neidan, tidak mengutamakan fulu/talisman dan obat-obatan untuk keabadian, mengharuskan daoshi yang tinggal di daoguan 道观 adalah mereka yang hidup selibat dan tidak terikat kepada keluarga, mengutamakan vegetarian, membuat aturan moralitas demi menjaga moral para muridNya.
Wang Chong Yang 王重阳 mempunyai tujuh murid terkenal. Mereka dijuluki "Tujuh Manusia Sempurna dari Quan Zhen" 全真七子. Para tujuh murid ini telah memberikan kontribusi utama dalam penyebaran sekte Quan Zhen 全真道  di Negeri Tiongkok Utara, terutama sekali yang menonjol adalah  Qiu Chu Ji 丘处机,  termuda dari ketujuh murid. Qiu Chu  Ji 丘处机 hidup dari 1148 sampai 1227; nama Taoistnya adalah Chang Chun Zi 长春子. Qiu menjadi seorang pendeta Taoist pada umur sembilan belas, dan pada umur dua puluh menjadi murid Wang Chong Yang. Ketika Qiu menjabat ketua, Ia diundang oleh Kaisar Song Ning Zong 宋宁宗 dari dinasti Song Selatan pada tahun 1219, tetapi undangan kaisar tidak dipenuhi. Kemudian Ketika Qiu pada umur 73 ia dipanggil lagi oleh kaisar dinasti Yuan. Kali ini menerima  undangan dan menempuh perjalanan dengan delapan belas murid dekat nya. Beribu-Ribu mil perjalanan jauh menghabiskan lebih dari dua tahun, dan diakhiri dengan pertemuan yang sukses dengan Genghis Khan 成吉思汗 di Xiyu daxueshan 西域大雪山 (sekarang Afghanistan pegunungan Hindu Kush). Pertemuan ini terjadi ketika Genghis Khan 成吉思汗 sedang berusaha untuk menaklukkan wilayah barat, Qiu menasehati Genghis Khan untuk mengurangi pembunuhan sebanyak mungkin dan memberitahu Genghis Khan bahwa seni memerintah yang tidak  didasarkan pada pembunuhan tetapi pada menghormati Langit dan menyayangi rakyat adalah hal yang terutama. Ketika ditanya tentang jalan keabadian, Qiu menjawab "memurnikan pikiran dan mengurangi hawa nafsu". Nasehat ini sungguh menyentuh  hati Genghis Khan 成吉思汗.  kemudian ia menghormati Qiu dengan sebutan Dewa abadi dan memberi tanggung-jawab atas organisasi Taoist di seluruh Tiongkok. Genghis Khan 成吉思汗 kemudian membebaskan semua para pendeta Taoist dari pungutan pajak. Perlakuan baik dari Kaisar dan pemerintah nya sangat mendorong pertumbuhan Sekte Taoisme Quan Zhen dan organisasi Taoisme pada umumnya. Qiu Chu Ji kembali ke 大都 (sekarang Beijing), pada tahun 1224. Ia tinggal di Tai Ji Gong 太极宫  atau sekarang kita ketahui dengan nama Kuil Awan Putih 北京白云观. Di Tai Ji Gong, Qiu membuat aliran Long Men atau sekte Gerbang Naga 全真龙门派 dan di dalam tangan Qiu lah Taoisme Sekte Quan Zhen masuk ke periode perkembangan terbaik dalam sejarah.


Taoist paling terkenal dalam dinasti Ming  明代 adalah Zhang San Feng 张三丰 tapi tidak ada seorangpun yang mengetahui kapan Beliau dilahirkan dan meninggal. Zhang pernah di Gunung Wu Dang belajar dan melatih Dao kemudian meninggalkan gunung Wu Dang untuk mengasingkan diri. Beberapa kaisar pada masa itu seperti Ming Taizu 明太祖 (Zhu YuanZhang 朱元璋), Ming Cheng Zu 明成祖 (朱棣 Zhu Di) telah mengirimkan utusan untuk mengundangNya, tetapi sama sekali tidak berrhasil menemuiNya. Karenanya Kaisar memilih untuk membangun kuil di Gunung Wu Dang 武当山 sebagai gantinya. Pada tahun 1459, Kaisar Ying Zong dari Dinasti Ming 明英宗  memahkotai Zhang San Feng dengan sebutan suci "Tong Wei Xian Hua Zhen Ren" 通微显化真人 .


Taoist paling terkenal pada masa dinasti Qing 清朝 adalah Wang Chang Yue 王常月 (?-1680) , seorang pengikut sekte Long Men  Quan Zhen 全真龙门派. Wang Chang Yue 王常月, berasal dari provinsi Shan Xi 山西, juga yang dikenal dengan nama Taoist Kun Yang Zi 昆阳子. Wang menjadi murid dari  generasi keenam dari Sekolah Taoisme Long Men, ia telah menerima berulang kali aturan Taoist di Zhejiang 浙江 dan Hubei  湖北 Wudangshan 武当山 yaitu Chu Zhen 初真 (Awal Kebenaran), Zhong Ji 中极 (Kutub Tengah) dan yang paling tinggi adalah diterima adalah aturan untuk "Immortals/Manusia Abadi Langit" 天仙大戒. Pendekatan Wang pada pengembangan Taoist menekankan pada pelaksanaan aturan-aturan tersebut. Kerangka ceramahnya "Xin Fa Zheng Yan" 心法正言 (atau "kata-kata sejati menurut prinsip") kemudian digabungkan ke dalam buku "Long Men Xin Fa" 龙门心法  atau "Metode hati sekte Long Men". Buku ini menjadi pelajaran Taoisme yang sangat berpengaruh sejak masa Wang. Hal ini secara langsung menyebabkan berkembangnya Sekolah Taoisme Quan Zhen, dan untuk alasan ini Wang disebut sebagai Guru Besar Kebangkitan  中兴之祖 .


Pada tahun 1949 dengan penetapan pemerintahan baru, Negeri Tiongkok mulai untuk mengambil suatu kebijakan terbuka kepada seluruh agama. Pada tahun 1957, setelah persiapan dan penantian selama satu tahun, Asosiasi Taoisme Tiongkok (CTA China Taoism Association) didirikan di Bai Yun Guan (Kuil Beijing Awan Putih 北京白云观) Beijing, Yue Cong Dai 岳崇岱 menjadi ketua asosiasi yang pertama. Pada 1961, CTA mengadakan kongres nasional yang ke dua dan para peserta kongres memilih Chen  Ning Ying 陈撄宁 sebagai ketua asosiasi yang kedua.
Selama Revolusi budaya (1966-1976), tempat ibadah Taoisme dirusak secara luas atau bahkan beberapa dihancurkan  di seluruh Tiongkok. Agama dibatasi dan Asosiasi Taoisme pada semua tingkat dipaksa untuk menghentikan kegiatan keagamaan mereka. Setelah mengalami tekanan selama sepuluh tahun, agama mulai pulih; pertama, mulai dari puncak di Konggres Masyarakat Nasional, kebijaksanaan-kebijaksanaan baru mulai diatur untuk memperbaiki kekeliruan masa lalu; kedua banyak tempat ibadah di seluruh negeri mulai untuk membuka kembali pintu mereka kepada publik dan 21 di antara adalah ditempatkan dalam daftar pemerintah sebagai situs religius bersejarah dan penting; ketiga pada level nasional, sebuah sekolah Taoisme baru diciptakan untuk menawarkan pendidikan yang lebih tinggi pada Taoisme; keempat, banyak kuil menghidupkan kembali tradisi Pentahbisan dan Upacara Inisiasi untuk pendeta Taoist dan orang awam Taoists pada umumnya.



Bagian Tiga: Ajaran dasar  Taoisme

Ajaran dasar Taoisme adalah "Tao", di mana sebutan agama Tao berasal. Taoisme mengambil buku "Lao Zi" 老子  atau "Dao De Jing" (Tao Te  Ching 道德经) sebagai kitab utamanya. Semua doktrin yang menyangkut agama mulai tumbuh secara langsung atau secara tidak langsung dari konsep "Tao" yang tunggal.


Taoisme adalah suatu agama yang menghormati dewa-dewa, dan yang terpenting adalah Taoisme menghargai dan menghormati hidup dan percaya akan keabadian, dan percaya bahwa melalui praktek yang sesuai seseorang dapat meraih keabadian. Penekanan atas hidup sangat penting dalam Taoisme, karena Taoisme percaya bahwa hidup dan Tao berjalan beriringan, hidup adalah untuk memiliki Tao, dan sebaliknya. Dalam usaha mencapai Tao, akan memperoleh hidup yang panjang dan perlindungan dari para dewata, mengetahui bagaimana menjadi Xian/immortal dan mencapai tingkat Xian. Dalam pandangan Taoisme, jalan untuk mencapai keabadian bukan hak prestisius sekelompok orang.


Tao, konsep pokok dari Taoisme, dipercaya menjadi ibu dari semua, inti sari di atas semua ciptaan, akar dari semua keajaiban, dan hukum yang memerintah seluruh alam semesta. Di dalam buku "Dao De Jing" mengatakan bahwa “Tao melahirkan satu, satu melahirkan dua, dua melahirkan tiga, dan tiga melahirkan semua mahluk hidup". TAO adalah intisari asali seluruh alam semesta, juga the "creator" yang tiada henti. Tao melahirkan Qi atau energi hidup, Qi melahirkan segalanya. Ada macam-macam jenis Qi, beberapa jenis Qi melahirkan alam dewa-dewi.


Taoisme percaya bahwa di seluruh kehidupan dunia yang ada selain dunia kehidupan manusia, ada dunia lain di mana yang abadi tinggal, seperti 72 Fu Di  七十二福地 (Daratan Kebahagiaan), 10 Yang Utama 十大洞天 (10 Gua Utama Surga) dan 36 Dong Tian Kecil 三十六小洞天 (36 Gua Kecil Surga). Taoisme juga percaya bahwa ada 36 tingkatan Lapisan langit; yang paling tinggi adalah Da Luo Tian 大罗天 Surga Yang agung), Tiga Lapisan langit dari Kemurnian (San  Qing Tian 三清天) tepat di bawahnya, dan sisanya di bawah Lapisan langit Kemurnian. Masing-Masing dari lapisan langit ini diatur oleh suatu sistem dewa-dewa, dan mereka mengatur hampir semua  aspek hidup yang di  dunia mereka. Mereka yang menjunjung Tao akan merasakan keberadaan yang indah dan menakjubkan dari dunia-dunia diatas dan menghormatinya. Taoisme bisa dikatakan agama yang bersifat Polytheisme, sistem perdewaannya amat luas mencakup alam dewata di langit, alam dewata di bumi, alam roh, alam manusia termasuk di dalamnya. Tiada tempat yang tidak ada TAOnya dan juga tiada tempat yang tiada dewanya, bahkan dalam tubuh manusia sendiri seperti mata, telinga, hidung, lidah, gigi, lima organ dan lain-lain memiliki ’dewa’.
Tao tidak hanya melahirkan semua mahluk, membentuk Gua Surga, Daratan Kebahagiaan, juga mengandung kebijaksanaan, pengetahuan, perubahan tiada hentinya dapat mewujud ke dalam bentuk apapun, di mahkluk apapun, dalam bentuk apapun. Dao berubah menjadi 3 macam energi yang berbeda atau Qi, dan pada gilirannya bermanifestasi menjadi 3 Dewa tertinggi dalam Taoisme, Yuan Shi Tian Zun 元始天尊 – Yang Terpujikan Langit Asal Primival, Ling Bao Tian Zun 灵宝天尊 – Yang Terpujikan Langit Pusaka Roh dan Dao De Tian Zun 道德天尊 – Yang Terpujikan Langit Jalan dan Kebajikan. Tritunggal yang tinggal dalam Tiga Lapisan langit Kemurnian; oleh karena itu mereka disebut "San  Qing"  三清 (Tiga Yang Murni). Ini yang di Taoism sering disebut Yi Qi Hua San Qing 一炁化三清 atau 1 Qi Berubah menjadi 3 Kemurnian. Ada banyak dewa lain dalam Taoisme, seperti Raja dewata surgawi Yu Huang Shangdi 玉皇上帝,  Sanguan Dadi 三官大帝, dan berbagai yang abadi lainnya seperti Lu Dong Bin 吕洞宾, Han Zhongli 汉钟离, He Xiangu 何仙姑. Lebih dari itu, ada juga dewa dari dunia manusia yang berjasa besar seperti Guan Yu/Guan Sheng Dijun 关圣帝君, Sun Si Mao 孙思邈 (Dewa Obat), atau bahkan roh tinggal di dunia bawah tanah. Beberapa Dewa ini, abadi dan roh adalah semua pokok untuk pemujaan dalam Taoisme. Dewa-dewa bawah tanah/neither world/alam baka dapat juga menjadi fokus untuk pemujaan dan penghormatan juga.


Dao De Tian Zun dari San  Qing 三清 (Tiga Yang Murni) juga disebut Tai Shang Lao Jun atau singkatnya Lao Jun. Menurut Taoisme, Tai Shang Lao Jun 太上老君 (Tuhan Yang Dimuliakan) dinyatakan ke dalam seseorang sepanjang Periode Peperangan (Warring States). Nama nya adalah Li Er 李耳, dan ia adalah seorang pemikir yang berpengaruh, ahli filsafat dan leluhur ajaran Taoisme yang dihormati. Taoisme percaya bahwa Lao Jun dilahirkan dari awal penciptaan; Li Er 李耳 hanya salah satu personifikasi/manifestasi Tao.
Bisa dikatakan Laojun adalah manifestasi dari Tao dan menurut Taoisme Lao Jun 老君 mempunyai lebih dari 1200 sebutan dan 180 nama. Sejak masa Kaisar Agung jaman kuno Fu Xi 伏羲氏 (di sekitar 7000 tahun yang lalu), Lao Jun 老君 tiada henti turun ke dunia dan berwujud  berbagai figur untuk memberi pengajaran jalan Tao ke raja, pejabat,  dan masyarakat pada umumnya, dan untuk membantu kelangsungan masyarakat. Taoisme percaya bahwa Li Er 李耳  lahir dari perawan, ibu nya melahirkan dia setelah 81 tahun, dan demikian sejak lahir ia berpenampilan seperti orang tua dengan rambut dan jenggot putih. Itu adalah mengapa ia mendapat nama Lao Zi 老子,  dimana secara harafiah berarti "Yang lebih tua".


Pokok kepercayaan Taoisme yang lain  adalah bahwa seseorang dapat mencapai "hidup abadi" 长生 atau "keabadian" 成仙. Seseorang yang telah mencapai "hidup abadi" disebut yang "abadi". Di dalam pandangan Taoisme, Tao adalah abadi dan siapapun dapat melaksanakan Tao akan memperoleh hidup abadi. Konsep ini adalah juga disebut "De" (Kebaijkan 德), "De"  dalam satu pengertian dapat dipahami seperti perolehan "Dao" 道.


Taoisme memiliki prinsip bahwa umur manusia bukanlah  Takdir dari Langit/Tuhan, pepatah Taoisme mengatakan Ming/Takdir ada ditantganku bukan di Langit  命在我不在. Dengan menekankan konsep Dao 道 dan De 德  adalah percaya bahwa hidup tidaklah seluruhnya ditakdirkan, konsep bahwa terdapat kemampuan untuk melepaskan kepahitan hidup dan penderitaan, mampu untuk terlepas dari labirin hidup dan mati, sekali untuk semua. Untuk melakukannya hal tersebut, orang harus berhasil melaksanakan prosedur dan praktek Taoist. Oleh karena itu, Taoisme telah menetapkan aturan dimana tiap-tiap pengikut harus " mengembangkan Dao dan memelihara De" 德. Berbeda dengan pandangan Buddhisme yang mendevaluasikan hidup seseorang yang meninggal, Taoisme percaya hidup harus dihargai secara penuh. Terlebih lagi, menurut Taoisme, ketika orang berhasil mencapai Tao dan berhasil menyatukan diri dengan Tao, mencapai kondisi Asali,  orang itu dapat dan bisa jika mau, dengan  memelihara fisik untuk selama-lamanya. Dalam Taoisme istilah "kematian" disebut "Yu Hua" 羽化 , ungkapan tersebut berarti "untuk mengubah bentuk" secara harafiah juga menyiratkan seseorang telah dengan sukses menjadi yang abadi. "Yu Hua" 羽化 mempunyai banyak tingkatan, "Fei Sheng" 飞升 atau naik menuju (ke Surga dengan fisik seseorang) adalah wujud yang paling tinggi, dan naik ke surga tanpa fisik, yang disebut shi jie 尸解 adalah mereka yang mencapai Tao tapi meninggalkan raganya.
Jalan untuk meraih keabadian banyak cara. Salah satunya aliran FULU 符录派, jalannya melalui pemujaan/ritual, berdoa, membaca membaca suci, menggunakan mantera dan jimat, mengusir hawa jahat mengobati penyakit. Alur yang dipilih oleh sekolah Wai Dan" 外丹 atau Pil Eksternal adalah ilmu kimia abad pertengahan yang menggunakan unsur-unsur dunia fisik seperti sinabar [HgS], air raksa, sulfid arsenik, sendawa, gamboges dan lain lain Sekolah Nei Dan" 内丹  atau Pil Internal percaya bahwa Pil Emas harus dibuat di dalam badan seseorang yang menggunakan energi yang telah dimiliki seorang manusia. Yang membawa hidup, hidup yang diperpanjang Pil Emas tidak lain dari penggabungan yang harmonis dari energy penting seseorang, sebagai ganti kombinasi mineral  dari dunia luar. Sebagai tambahan terhadap praktek keabadian, Taoisme juga mempromosikan banyak latihan lain yang bermanfaat bagi kesejahteraan seseorang, sebagai contoh, latihan peregangan otot, latihan pernafasan, latihan Qi Gong dan lain-lain.



Bagian Empat: Kitab-kitab dan Kuil Taoist


Pada masa Dinasti Tang 唐代 Taoisme menjadi agama resmi dari negara, agama dari  Kaisar dan seluruh keluarganya. Selama periode ini kitab Taoisme untuk pertama kali dalam sejarah secara resmi dikumpulkan dalam skala besar. Lebih dari 7300 jilid buku Taoist tercakup di koleksi tersebut "Yu Wei Jin Mu" 玉纬经目 digabungkan oleh Taoist Yin Wen Cao 尹文操. Dalam koleksi "Dao Zang" 道藏 tidak hanya buku tentang Taoisme dimasukkan, tetapi juga buku agama lain secara umum, budaya populer, filosofi, pertanian, ilmu pengetahuan, kedokteran dan lain-lain.
Menurut "Han Shu" 汉书 sejarah resmi dinasti Han, koleksi  "Bao Pu Zi" 抱朴子 yang digabungkan sebelum masa dinasti Han telah berisi lebih dari 1200 jilid buku Taoist. "San Dong Qiong Gang" 三洞琼纲 , suatu koleksi yang digabungkan dari pesanan langsung Kaisar Tang Xuan Zong 唐玄宗 dari Dinasti Tang mempunyai 3744 jilid. Kemudiannya koleksi lain disebut "Yu Wei Bie  Ming" 玉纬别目 mempunyai 2000 jilid. "Kombinasi San Dong Qiong Gang" 三洞琼纲 dan "Yu Wei Bie  Ming"  玉纬别目 disebut "Kai Yuan Dao Zang", ini menjadi "Dao Zang 道藏 pertama (Ensiklopedia Taoist)" dalam sejarah Tiongkok. Berikut adalah daftar sebagian dari koleksi utama buku-buku Taoist:

§    "Bao Pu Zi" 抱朴子 : 1200 jilid, digabungkan oleh Ge Hong, Dinasti Jin.
§    "Yu Wei Jin Mu" 玉纬经目 : 7300 jilid, digabungkan oleh Yin Wen Cao, Dinasti Tang.
§    "San Dong Qiong Gang" 三洞琼纲 : 3744 jilid, digabungkan oleh Kaisar Tang Xuan Zong  唐玄宗.
§    "Yu Wei Bie  Ming" 玉纬别目 : 2000 jilid.
§    "Kai Yuan Dao Zang" 开元道藏
§    "Da Song Tain Gong Bao Zang" 大宋天宫宝藏 : 4565 jilid, -digabungkan oleh Zhang Jun Fang, Dinasti Song.
§    "Yun Ji Qi Qian" 云笈七签 : Dinasti Song.
§    "Xuan Du Bao Zang" 玄都宝藏 : 7800 jilid, Dinasti Yuan.
§    "Zheng Tong Dao Zang" 正统道藏 : 5305 jilid, Dinasti Ming.
§    "Wan Li Xu Dao Zang" 万历续道藏 : 180 jilid, Dinasti Ming.

Banyak dari buku-buku koleksi tersebut di atas yang hilang dalam sejarah, hanya "Zheng Tong Dao Zang" 正统道藏 dan "Wan Li Xu Dao Zang" 万历续道藏 masih dapat kita nikmati sampai hari ini. Berbagai ensiklopedia Taoist tidak hanya mencakup suatu angka-angka besar dari buku-buku berharga, mereka juga menciptakan suatu sistem taksonomi yang unik dari mereka sendiri. Sebagai contoh, dalam "Zheng Tong Dao Zang" 正统道藏 buku disortir ke dalam 3 kategori utama, 12 sub-kategori, dan 4 kategori tambahan. Di sini adalah sebagian dari bidang yang tadinya tercakup dalam koleksi ini, filosofi, etika, kedokteran, ilmu kimia abad pertengahan, kesehatan, Yi  Jing (I Ching), aesthetik, ilmu perbintangan, geologi, musik, matematika, kecantikan, arsitek, seni rupa, penanggalan, dekorasi, pertunjukan, biologi, kultur populer, wisata, astrologi, sosiologi, keabadian, metalurgi dan lain lain.


Setelah penyelesaian "Dao Zang" 道藏, masih ada beberapa ensiklopedia Taoisme yang kecil yang digabungkan. Meski demikian ada banyak buku belum tercakup dikoleksi manapun. Walaupun terdapat jumlah yang sangat besar  tentang sastra, koleksi Tao ini hanya mencakup porsi yang sangat kecil tentang basic sehari-hari. Para pendeta Taoists secara teratur akan membaca dan menceriterakan "Yu Huang  Jing" (Kitab tentang Kaisar Jade 玉皇经), "Qing Jing Jing" (Kitab tentang Kedamaian dan Ketenangan 清静经), "San Guan  Jing" (Kitab tentang Tiga Pejabat 三官经) dan "Bei Dou Jing" (Kitab tentang Bintang Biduk utara 北斗经); dan para pendeta dengan latar belakang pendidikan yang lebih tinggi (cat: jaman dahulu tidak semua orang bisa dan sempat belajar di shuyuan 书院, kondisi jaman sudah berbeda, sekarang sudah banyak orang yang bisa membaca Dao De Jing dan ditulis dengan bahasa yang mudah) boleh merenungi dan mempelajari "Dao De Jing" (Tao Te  Ching 道德经), "Nan Hua  Jing" (Buku Nan Hua oleh Zhuang Zi 南华经), "Huang  Ting Jing" 黄庭经 , "Wu Zhen Pian" 悟真篇, "Zuo Wang Lun" 坐忘论 dan "Can Tong Qi" 参同契 dan lainnya.


Kuil Taoisme sering disebut "Gong (Istana 宫)", "Dao Yuan (Kebun 道院)" atau "Dao Guan" 道观. Misalnya Tai Qing Gong 太清宫, Bai Yun Guan 白云观, Zhong Yue Miao 中岳庙, Bao Pu Daoyuan 抱朴道院 adalah kuil untuk ritual penghormatan, dan untuk tinggal bagi Taoists dan mempraktekkan Tao. "Gong Guan" 宫观 adalah nama yang umum untuk suatu kuil, kuil lebih kecil biasanya disebut "An Tang (Tempat suci dan Aula 庵堂)" atau "Dong" (Gua 洞).


Mula-mula hanya merupakan tempat kediaman dari Kaisar disebut "Gong" 宫, dan dinding suatu kota yang di atasnya orang bisa melihat jauh sekali disebut "Guan" 观. Muncul dari rasa hormat, tempat untuk penghormatan, untuk menyambut para dewa-dewa juga disebut "Gong" 宫  dan "Guan"  观. Pada awal Taoisme, tempat ibadahnya ada yang disebut jingzhi 靖治 dan jingshi 静室. Dinasti Utara dan Selatan ada yang disebut Xian Guan 仙馆. Pada masa dinasti utara sebutan guan 馆 diganti dengan guan 观.
Penggunaan kata "Gong" 宫 untuk kuil Taoist yang pertama dimulai pada masa Dinasti Tang, hal ini disebabkan karena tempat ibadat untuk Lao Zi ada rupang lima kaisar pertama dinasti Tang.


Di sini adalah daftar sebagian dari  "Gong" yang dikenal baik dan kuil-kuil sekarang: Bai Yun Guan di Beijing 北京白云观, Dong Yue Miao 东岳庙  di  Gunung Tai Shan, Shang  Qing Gong di Gunung Long Hu provinsi Jiang Xi 江西龙虎山上清宫, Tai He Gong 太和宫  di provinsi Hu Bei, San Yuan Gong 三元宫 di Guang Zhou dan masih banyak lagi. Kebanyakan kuil ini dibangun dalam Taoist gaya arsitek tradisional.
Suatu kuil Taoisme Quan Zhen biasanya terdiri dari beberapa kelompok bangunan. Kelompok utama adalah San Qing Dian (Aula pemujaan untuk Tritunggal-Tiga Yang Murni 三清殿), Yu Huang Dian (Aula pemujaan untuk Kaisar Jade 玉皇殿), Lu Zhu Dain (Aula pemujaan untuk Guru Abadi Lu Dong Bin 吕祖殿), Ling Guan Dian (Aula Pemujaan untuk Pengawal Taoisme Wang  Ling Guan 灵官殿), dan Shan Men (bangunan pintu gerbang 山门).


San Qing Dian 三清殿 adalah aula pemujaan yang paling utama dalam semua kuil Taoist. Di dalam San Qing Dian terdapat patung Yu  Qing, Shang Qing dan Tai Qin. Yu Qing, juga mengenal sebagai "Yuan Shi Tian Zun" 元始天尊, memegang suatu bola Wuji 无极 yang menandakan status asli yang  tidak dibedakan dari semua, Hari Raya Yu Qing jatuh pada Musim dingin ketika titik balik matahari atau Dong Zhi; yang memiliki makna bahwa titik Yang naik dan Yin puncak mulai menurun. Posisi dimana belum terpisahnya Yin dan Yang.
Shang  Qing, juga dikenal sebagai "Ling Bao Tian Zun" 灵宝天尊, memegang lambang Taiji yang menyiratkan permulaan dari semua ciptaan,  Hari Raya Shang Qing jatuh pada Musim panas ketika titik balik matahari, yang sering disebut Xia Zhi; yang memiliki makna Yin naik dan Yang puncak mulai menurun. Posisi dimana Yin dan Yang sudah terpisah tapi belum adanya kehidupan.
Tai  Qing, juga dikenal sebagai "Dao De Tian Zun" 道德天尊, adalah memegang sebuah kipas Taiji dan Hari Raya Tai Qing jatuh pada hari ke 15 untuk bulan ke 2 rotasi bulan pada bumi dalam penanggalan lunar China. Yang melambangkan musim Semi dan kehidupan sudah berjalan.


Patung Kaisar Jade 玉皇上帝 berada di pusat Yu Huang Dian 玉皇殿. Kaisar Jade menjadi penguasa dalam Surga. Ia akan berkeliling alam semesta setiap tahun untuk menguji kebaikan dan perilaku tidak baik dari semua orang dan mengirim hukuman atau penghargaan yang sesuai. Tanggal 9 bulan 1 menjadi hari raya Kaisar Jade, pada hari ini kuil Taoist akan mengorganisir perayaan besar dan melaksanakan ritual agama untuk kepentingan memohon berkat, damai, dan kemakmuran dari Kaisar Jade.
Ling Guan Dian 灵官殿 adalah tempat pemujaan untuk Pengawal Ajaran Taoisme 护法神, Wang  Ling Guan. Wang  Ling Guan biasanya dilukiskan sebagai figur dengan muka merah, tiga mata, dengan senjata baja di tangan nya. Ling Guan Dian 灵官殿  sering menjadi gerbang suatu kuil juga.


Gaya manajemen atau organisatoris dari  kuil secara umum ada dua kategori, "Zi Sun Miao" 子孙庙 atau "Shi Fang Cong Lin" 十方丛林. "Zi Sun Miao" 子孙庙 adalah kuil yang dimiliki oleh kepala pendeta sebagai kekayaan pribadi. Kuil-kuil tersebut dapat dialihkan kepada para muridnya  yang dipilih oleh pemiliknya. "Zi Sun Miao" 子孙庙 diijinkan untuk menerima murid tetapi tidak diijinkan untuk mengadakan "Inisiasi Upacara" 传戒  yang  menandai kemajuan ranking seorang pendeta Taoist. "Shi Fang Cong Lin" adalah kuil yang dimiliki secara kolektif dan diatur oleh pendeta setempat. Posisi puncak manajemennya  diisi melalui pemilihan. Murid Taoisme berhak tinggal di situ dengan melalui proses pengecekan dan ujian untuk menghindari mereka yang pemalas, tidak berbudi baik dan yang ingin membuat onar tinggal disana.Organisasi dari "Shi Fang Cong Lin" 十方丛林 lebih kepada suatu organisasi modern, dengan banyak departemen yang dipimpin oleh Fang Zhang 方丈 (seperti presiden komisaris), dan Jian Yuan 监院 (seperti presiden direktur). "Shi Fang Cong Lin" 十方丛林 diijinkan untuk menawarkan "Upacara Pentahbisan" 传戒  tetapi tidak mengijinkan untuk menerima murid.



Bagian Lima: Peraturan dalam Perilaku dan Etiket


Ada banyak sila/aturan (Jie 戒) dalam Taoisme, dan sila/aturan pada umumnya dikelompokkan ke dalam ketetapan. Beberapa ketetapan meliputi lebih dari 1200 aturan, dan yang lain rata-rata di sekitar 300. Ketetapan ini dibagi menjadi tiga tingkat yang berbeda disebut "Shang Pin Jie" 上品戒 , "Zhong Pin Jie" 中品戒 , "Xia Pin Jie" 下品戒 , kelompok aturan/sila tinggi, pertengahan dan tingkat yang lebih rendah. Upacara Pentahbisan menjadi upacara agama yang diberikan oleh suatu institut berwenang kepada yang menerimanya seperti seorang pendeta Taoist. Upacara ini pertama kali muncul dalam sejarah di sekitar dinasti Jin-Yuan, diberikan oleh Bai Yun Guan (Kuil Awan Putih) di Beijing.
Dalam Taoisme, sila atau ketetapan aturan dirancang untuk pengaturan diri sendiri seorang Taoist dalam rangka  untuk menjangkau tujuan religius tertentu dalam diri seseorang. Tujuan dari  aturan adalah mencegah seseorang dari niat yang tidak diinginkan, keinginan tidak pantas, makian dan perilaku berbahaya. Keberadaan aturan-aturan itu untuk membantu memelihara dan mengembangkan kemurnian dan integritas seseorang, untuk membantu kemajuan seseorang di jalan Tao. Mengikuti aturan dapat membantu orang secara cepat pada status tidak ada tindakan salah dan tidak menguimbar nafsu yang tidak pantas, dan untuk mencegah pikiran  seorang tidak terjerumus kedalam pandangan yang salah.


Sebagai tambahan kepada "Jie" 戒, institusi Taoism, seperti suatu kuil, sering menetapkan peraturannya sendiri yang mengatur perilaku para pendeta Taoist atau pengunjung kuil itu. Pelanggaran dari peraturan ini pasti mendapatkan hukuman atau teguran keras.
"Wu Jie" 五戒 berarti lima aturan/sila. Lima aturan adalah: 1.tidak melakukan pembunuhan, 2.tidak melakukan pencurian atau mengambil barang yang bukan haknya, 3.tidak melakukan hubungan seksual yang tidak pantas,4.tidak melakukan kata-kata tidak pantas, 5.dan tidak makan/minum makanan/minuman yang membuat kesadaran tidak terjaga baik. Dipercaya bahwa "Wu Jie" 五戒 menjadi dasar untuk pemeliharaan kebaikan dalam badan kita. Sepanjang seseorang dapat menaati aturan, orang akan  menerima berkat dan perlindungan dari dewata, bisa mempunyai kesehatan dan umur panjang, dan untuk mencegah kemalangan dan penderitaan dalam hidup. Kemudian, 3 lebih aturan ditambahkan untuk "Wu Jie" 五戒  untuk membentuk "Ba Jie" 八戒 , delapan aturan. Ketiga aturan tambahan adalah tidak tidur di tempat yang mewah berlebihan, tidak ada parfum dan pakaian yang berlebihan, dan tidak ada keterpikatan terhadap hiburan secara berlebihan.


"Shi Jie" 十戒 berarti ketetapan sepuluh aturan. Dalam peraturannya 1.tidak melakukan tindakan tidak berbakti  terhadap orang tua, para guru atau para senior; 2.tidak membunuh atau menyiksa binatang hidup; 3.tidak melakukan kegiatan yang menghianati negara atau yang merugikan negara, 4.tidak melakukan hubungan sexual tidak pantas, 5.tidak boleh menghina dan merendahkan kitab-kitab Taoisme dan ajaran Taoisme; 6.tidak boleh memakai baju yang tidak pantas dan membuka baju di aula tempat sembahyang; 7.tidak boleh menghina kaum miskin dan yatim piatu juga tidak boleh merampas harta benda kepunyaan mereka; 8.tidak memamerkan bagian tubuh secara tidak pantas; 9.tidak tergantung terhadap alkohol dan mengucapkan perkataan menyakikan bagi orang lain; 10.tidak ada berperilaku kejam/tidak adil untuk memperoleh manfaat untuk dirinya.


"Nu Zhen Jiu Jie" 女真九戒  adalah ketetapan sembilan aturan yang dibuat untuk Taoist wanita. Aturan adalah 1.hormat, lembut dan hati-hati terhadap kata-kata; 2.menjaga harga diri dan jauh dari kecabulan; 3.menghargai semua kehidupan; 4.rajin dalam membaca ajaran dan menahan diri dari mengkonsumsi alkohol atau daging; 5.sederhana dalam gaya hidup; 6.bebas dari  keraguan dan  ketertarikan dan berhati-hati terhadap emosi naik turun; 7.tidak ada pesta atau kumpul-kumpul yang tidak pantas; 8.tidak boleh menyiksa atau memperlakukan  pembantu secara tidak baik; 9.tidak mencuri.


Jie atau sila/aturan adalah hal yang harus dilakukan oleh para Taoist, yang bertujuan  mencegah timbulnya hati buruk dan nafsu yang sesat, menjaga ucapan dan perilaku. Sila dalam Taoisme yang dibuat adalah bertujuan menyadarkan para Taoist untuk selalu senantisa menjaga kebersihan batin dalam melatih Tao, setulus hati berlatih diri, sehingga Jing, Qi dan Shen bisa menjadi satu, juga bisa dan meneruskan tradisi yang baik dari Taoisme dan memajukan diri. 10 perilaku buruk tidak timbul, tiada nafsu yang berlebihan dan tiada memaksa, memfokuskan diri untuk melatih Tao, membuang nafsu-nafsu duniawi caranya dengan mengutamakan sila.
Tidak seperti "Jie" 戒, Liyi 礼仪 atau  etiket Taoist adalah sikap perilaku yang baik ketika orang saling berhubungan dengan orang lain dalam lingkungan Taoist maupun masyarakat pada umumnya. Maka etiket dirancang dari rasa hormat satu sama lain. Etiket dapat membantu seseorang untuk hidup dalam peran sebagai Taoists; etiket juga membantu menciptakan dan memelihara atmosfer yang harmonis dan teratur. Beberapa pelanggaran menyangkut etiket pasti dapat teguran bahkan hukuman, yang mana seperti halnya dengan pelanggaran terhadap  "Jie" 戒 yang juga mendapat hukuman juga. Etiket Taoist meliputi syarat-syarat berpakaian, berbicara, makan, dan berjalan, tidur, standar perilaku selama suatu upacara agama berlangsung dan lain lain Hal itu meliputi hampir semua aspek hidup seorang Taoist, terutama seorang pendeta Taoist.


Etiket di dalam kuil


Para pendeta Taoist dari tradisi Quan Zhen diharuskan untuk tinggal di kuil. Sebaliknya para pendeta Taoist dari tradisi Zheng Yi mempunyai fleksibilitas lebih dalam area ini, tapi perlu tinggal dan bertindak menurut ajaran Taoisme, ajaran dan aturan dibuat untuk menegakkan semangat dari Taoisme. Kuil harus memelihara kerohanian dan kesucian nya. Asrama dari  para pendeta harus bersih dan rapi; di dalam asrama tidak ada alkohol dan daging, maupun tidur telanjang. Secara umum asrama-asrama dari pendeta dibatasi untuk publik, dan mengundang orang awam untuk tinggal bermalam adalah tindakan terlarang. Ruang tempat tinggal untuk Taoist wanita dan  Taoists pria selalu berada pada bagian yang berbeda dari kuil dan menjaga perilakunya.
Para Taoist  pada umumnya menyapa satu sama lain dengan sebutan "Dao Zhang (lebih senior dalam tingkatan)", "Dao You (Para teman Tao 道友)", atau "Dao Ye (Senior 道爷)" ketika pihak lain lebih tua menurut umur.
Hal pertama di pagi hari adalah mandi dan membersihkan diri kemudian semua ke aula penghormatan, menghormati dewa dan para leluhur serta sesepuh, dan kemudian melaksanakan ritual doa pagi dan melatih diri. Malam harinya, tidak boleh berbicara hal-hal yang tidak perlu, meditasi merawat hati.

Memasang dupa untuk menghormati 敬香

Saat menghormati dewata pada umumnya dilakukan dengan membakar dan memasang dupa. Memasang dupa memiliki makna bahwa  bahwa asap dupa merupakan sarana untuk menyampaikan maksud kita kepada para dewata. Yang perlu diingat bukan berapa banyak dupa dan berapa besar dupa yang dibakar dan dipasang, tapi ketulusan hati, jika hati tulus, satu batang dupa sudah cukup. Pengurus aula 殿主 umumnya menyalakan tiga dupa serentak dan ketika ditancapkan ke dalam pendupaan/hiolo; mereka harus menancapkan dengan lurus dan jarak satu sama lain dupa  berkisar 1 cm/2 cm.
Koupai 叩拜 (bersujud/kowtow) merupakan cara  budaya Tionghoa untuk menunjukkan penghormatan. Ketika melakukan Kowtow, berdiri secara normal di depan subyek, kedua kaki perlu memutar sedikit keluar membentuk \ /, ketika berlutut, kedua lutut dan tangan kanan menyentuh tanah, sedang tangan kiri yang menyentuh punggung telapak tangan kanan membentuk X, membungkuk hingga dahi menyentuh punggung tangan kiri. Taoist memberikan penghormatan kepada 81 wujud manifestasi dari Taishang, kaki membentuk angka 8, tangan membentuk angka 10 dan kepala adalah angka 1 (dalam aksara mandarin). 
Gong Shou Li (拱手礼 soja) adalah suatu cara menyambut dan menghormati orang lain  dengan tangan kiri menutupi kepalan tangan kanan dari luar, dan mengangkatnya sejajar dengan dada tanpa membungkukkan badan. Arti soja adalah menjunjung kebaikan dan menjauhi kejahatan.


Zuo Yi (membungkuk 作揖) adalah cara sambutan tradisional yang lain. Sambutan dilakukan dengan dua tangan melipat di depan perut dan menurunkan tangan selagi membungkukkan badan ke depan. Ketika melakukan Zuo Yi 作揖 pada umumnya berkata "Wu Liang Tian Zun" 无量天尊 pada saat yang bersamaan. "Wu Liang Tian Zun" 无量天尊 secara harafiah berarti "Tian Zun Tiada Batas" (Tianzun adalah sebutan untuk dewata tingkat tinggi), ini merupakan suatu cara untuk memohon kepada dewa untuk menganugerahkan kebijaksanaan dan memberkati kepada orang yang kita hormati. Zuo Yi 作揖  pada umunya dilaksanakan ketika orang-orang menyambut orang lain yang lebih tua atau lebih senior.


Ritual Doa Pagi dan Sore - "Zao Wan Gong Ke" 早晚功课  adalah  aktivitas harian yang paling utama dari pendeta Taoist yang tinggal di kuil, yang harus dilakukan. Ritual Pagi "zao ke" 早课  pada umumnya dilakukan di antara jam 5-7 pagi, untuk mendoakan keselamatan dan kesehatan seluruh mahluk dan Ritual Sore "wan ke" 晚课 pada umumnya di antara jam 5-7 sore, untuk menyebrangkan arwah-arwah yang tidak mendapat tempat layak. Selama upacara, membaca kitab-kitab Taoisme dengan suara lantang adalah bagian yang utama, dan tujuan yang pertama adalah membantu kemajuan pengembangan jalan Dao. Taoisme percaya apabila membaca kitab-kitab suci dengan suara lantang adalah suatu cara yang sangat penting untuk melatih diri, untuk membentuk kehendak seseorang, dan untuk mendekatkan diri dengan dewa yang   bantuannya akan memainkan peran kunci dalam melatih Tao. Dipercaya lebih lanjut bahwa selama seseorang dapat dengan sepenuhnya memusatkan pada  pengajaran dan menghayati sehingga tak perlu dikhawatirkan lagi atau tertatih-tatih, orang akan mampu mencapai keabadian dan mencapai Dao.


Taoisme juga beranggapan bahwa "Pengembangan diri di jalan Tao memiliki keterkaitan  pada pelajaran yang terdapat di kitab Taoist yang dittulis oleh yang abadi, orang suci dan dewa. Membaca dan mempelajari kitab-kitab tersebut akan merealisasikan kebenaran dan hakekat diri seseorang. Tanpa pengajaran religius dan ritual, Tao tidak dapat berkembang, tanpa bacaan dan pelajaran menyangkut kitab-kitab, energi kehidupan tidak bisa terpelihara. Kitab mencatat pengajaran Kebenaran menuju keabadian yang diajarkan oleh para master yang telah mencapai pencerahan; Mantera menghadirkan rahasia kebenaran yang diberikan oleh yang abadi dari surga. Barang siapa yang dapat membaca kitab dengan ketulusan akan dapat memahami makna sebenarnya; dan yang dapat bertindak sesuai pada ajaran kitab tersebut akan mencapai hasil yang dijanjikan. Membaca dan berbuat yang sesuai adalah dua proses penting pengembangan, dan semua Taoists harus melaksanakannya".


Dalam Taoisme, ada aturan bahwa upacara agama itu tidak bisa dilakukan pada tanggal "Wu" 戊 , dan hari "Wu" 戊  yang datang tiap sepuluh hari. Pada hari "Wu" 戊 , tidak membakar dupa, tidak membaca kitab, tidak ada wujud persembahan atau pemujaan yang dilakukan.
Para pendeta Taoist yang tinggal di kuil Taoist diwajibkan untuk memakai pakaian  Taoist yang mencakup asesoris seperti mahkota, kerudung, kaos kaki dan sepatu yang secara khusus disediakan untuk pendeta Taoist. Tradisi memakai seragam ini dimulai sejak masa dinasti Utara Liu Song 南朝刘宋 oleh seorang  Taoist Lu Xiu  Jing 陆修静 .


Di masa kini, pakaian seorang pendeta Taoist biasanya dibagi dalam beberapa kategori, Da  Ling (pakaian sehari-hari 大领), Jie Yi (jubah untuk penerimaan sila), Hua Yi (jubah upacara  花衣), Fa Yi (seragam ritual 法衣). Da Ling merupakan jenis pakaian yang biasanya dikenakan oleh etnis Han sebelum masa Dinasti Ming, ada jenis yang panjang dan yang pendek; Jie Yi 戒衣 adalah pakaian yang eksklusif dikenakan selama upacara penerimaan sila; Hua Yi 花衣 adalah jubah yang dikenakan oleh para pendeta yang sedang menyelenggarakan ritual Taoist; Fa Yi 法衣  adalah jubah upacara formal yang dikenakan hanya oleh pendeta untuk ritual dan para kepala pendeta kuil. Warna seragam Taoist yang umum adalah hijau gelap, biru gelap dan hitam gelap, pakaian upacara pada umumnya berwarna merah, ungu atau kuning yang dihiasi dengan berbagai pola teladan hidup, kebijaksanaan dan dunia surgawi.


Ada semacam sorban atau topi untuk kepala yang disebut "Jin" 巾, Jin adalah suatu potongan kain dalam bentuk berbeda atau warna, yang digunakan untuk membungkus rambut seseorang. Secara tradisional terdapat sembilan macam Jin yang berbeda, mereka adalah Hun Yuan Jin 混元巾, Zhuang Zi Jin 庄子巾, Chun Yang Jin 纯阳巾, Jiu Liang Jin 九梁巾, Hao Ran Jin 浩然巾, Xiao Yao Jin 逍遥巾, San Jiao Jin 三教巾, Yi Zi Jin 一字巾 dan Tai Yang Jin 太阳巾.


Asesoris untuk kepala yang lain adalah "Guan" 冠 . "Guan" 冠 artinya mahkota. Ada lima macam "Guan" 冠. Mereka adalah Huang Guan 黄冠, Wu Yue Guan 五岳冠, Xing Guan 星冠, Lian Hua Guan 莲花冠 dan Wu Lao Guan 五老冠. Guan  lebih digunakan sebagai pakaian formal, hanya dapat dikenakan selama ritual dan upacara. Sebagai contoh, ketika memakai Guan 冠 tidaklah diijinkan memasuki kamar mandi. Ada persyaratan untuk kaki, seperti kaos kaki putih dan sepatu hitam dibuat dari bahan katun.

科斋礼仪 ritual


Ada banyak upacara agama dan ritual dalam Taoisme. Salah satu yang paling umum disebut "Zhai Jiao" 斋醮. Semua para pendeta Taoist diwajibkan untuk mampu melaksanakan "Zhai Jiao" 斋醮. "Zhai Jiao" 斋醮 merupakan suatu prosedur yang rumit. Meliputi pembakaran dupa, membungkuk, menyanyi, mengirimkan petisi ke surga, berdoa dan memberi sesaji dan lain lain "Zhai Jiao" 斋醮  pada umumnya dibagi menjadi dua kategori, Yang satu disebut "Qing Jiao" 清醮  dan yang lain disebut  "You Jiao" 幽醮 . Keduanya dibedakan satu sama lain atas tujuan yang hendak dicapai. "Qing Jiao" 清醮 untuk memohon berkat, keberuntungan, mengusir kemalangan untuk yang hidup; sedangkan "You Jiao" 幽醮 dimaksudkan untuk membantu yang telah meninggal. Dengan tanpa melihat upacara mana yang akan dilaksanakan, para pelaku ritual ini sebelum dan semasa melakukan upacara ritual wajib untuk tidak memakan daging dan mengkonsumsi alkohol, membersihkan diri/mandi dan menenangkan batinnya.


Pada upacara penyalaan dupa, pada umumnya disertai dengan  memberikan persembahan kepada para dewata. Persembahan itu adalah dupa, pelita/lilin, teh (air), buah-buahan dan bunga. Ketika melakukan pemberian persembahan itu, para pendeta harus memegang barang-barang yang dipersembahkan dengan dua tangan dan mengangkatnya hingga  dahi, membungkuk dan meletakkannya pada meja persembahan.


Pada upacara utama (misalnya pada tanggal 1 dan 15 penangglan Tionghoa) atau selama upacara penting, para pendeta dan kepala kuil wajib untuk melaksanakan "San Li Jiu Kou" (Membungkuk Tiga kali dan Sembilan kali Bersujud 三礼九叩). "San Li Jiu Kou" 三礼九叩 adalah penghormatan yang paling tinggi.

Faqi yu gongqi 法器与供器 Alat upacara dan alat persembahan
Ada banyak instrumen dan peralatan unik untuk menyelenggarakan ritual Taoist. Beberapa instrumen musik seperti muyu, bokhie 木鱼, lonceng 铃, simbal 釵 dan alat musik lainnya; pedang pusaka 宝剑, bendara perintah 令旗, 天篷尺 meteran Tian Peng dan lain-lain. Alat persembahan seperti pendupaan, tempat lilin, vas bunga, piring dan lain-lain. Penting untuk diketahui bahwa pada hari "Wu" 戊, tidak ada ritual atau upacara yang diijinkan. Hari "Wu" 戊  datang tiap sepuluh hari, dan dapat dicek menggunakan kalender Tionghoa. Menurut aturan jaman dahulu, semua semua kuil Taoism setiap hari wu menutup pintu dan beristiarahat.



Bagian enam: Aliran dan sekte Taoisme


Aliran dan sekte Taoisme yang terkotak-kotak mulai nampak pertama kali pada masa dinasti Song, bisa juga pada masa sebelumnya. Pada masa Peperangan antar Negara memang sudah ada Fang Xian Dao 方仙道 yang baru, merupakan metode atau ilmu untuk panjang umur dan mencapai keabadian, jadi belum dapat disebut sebagai agama Tao karena itu tidak termasuk aliran atau sekte Taoisme. Selanjutnya yang berdiri adalah Huang Laodao 黄老道, yang merupakan penggabungan antara Fangxian dan pemikiran dari Lao Zi 老子 dan Huangdi 黄帝, walau mengandung unsur yang bisa disebut sebagai agama tapi belum benar-benar menjadi agama Tao. Selama masa awal itu hanya Taoisme Guru Langit 天师道 atau Taoisme Wu Dou Mi 五斗米道  dari dinasti Eastern Han yang dapat diebut sebagai agama formal. Pada masa pra dinasti  Song dan dinasti Yuan 宋朝 元朝, walau di aliran Tianshi ada jindan 金丹, fulu 符录, jingfa 经法, maoshan 茅山, gezao 阁皂 dan sekte lainnya bukan merupakan sekte-sekte yang terpisah secara jelas seperti aliran. Pemisahan aliran Taoisme dapat dikatakan baru menjadi jelas pada masa antara dinasti Song dan Yuan.


Dalam kaitan dengan pelatihan Taoist, agama dapat dibagi menjadi aliran Fu Lu (Jimat dan Registrasi 符录派) dan aliran  Bejana Pil Dan Ding 丹鼎派. Aliran Bejana Pil juga disebut aliran Pil Emas, di dalam aliran ini terbagi lagi menjadi dua sekolah lebih kecil, Sekolah Pil eksternal 外丹派  dan Sekolah Pil internal 内丹派. Dalam kaitan dengan doktrin dan kitab, Taoisme dapat dibagi menjadi sekte Bo Jia 帛家道, sekte Lou Guan 楼观派, sekte Shang Qing 上清派, sekte Ling Bao 灵宝派, sekte Guru Langit Utara 北天师道, sekte Guru Langit Selatan 南天师道, dan lain-lain.
Setelah jatuhnya pemerintahan dinasti Song Utara 北宋, sekte Taoisme yang baru mulai bermunculan, seperti sekte Tai Yi 太一道, sekte Zhen Da 真大道 dan sekte Quan Zhen  全真道. Wujud dari sekolah yang baru ini sebagai jawaban terhadap permasalahan penyimpangan-penyimpangan yang terjadi di dalam agama Tao; hal itu juga menjawab seruan untuk penggabungan di antara ketiga agama utama di negeri Tiongkok. Di dalam wilayah pemerintahan dinasti Song Utara, aliran Taoisme mengambil peran terutama dalam perubahan-perubahan, terutama dalam hal upacara agama; untuk dikembangkan dengan tujuan memenuhi kebutuhan masyarakat pada masa itu.
Dalam sejarah Taoisme; sekte aliran, dibedakan berdasarkan garis keturunan. Ada empat sekte terbesar dalam Taoisme. Mereka adalah Sekte Zheng Yi (Kaum Ortodox Yang Esa-Guru Surgawi) 正一道, Sekte Quan Zhen (Kesempurnaan Lengkap) 全真道, Sekte Tai Yi 太一道 dan

Sekte  Zheng Da Dao 真大道.


Sekte Taoisme Zheng Yi (Kaum ortodox Yang Esa) 正一道: Pendiri Sekte Zheng Yi adalah Zhang DaoLing dari dinasti Han. Setelah generasi ke empat, Zhang Sheng 张盛, memindahkan basisnya ke Gunung Long Hu 龙虎山 di provinsi Jiang Xi 江西. Pada masa dinasti Yuan awal, generasi yang ke-36 Zhang Zong Yan 张宗演 atas titah Kaisar Yuan Shizu 元世祖 memimpin Taoisme untuk wilayah Jiang Nan 江南; kemudian generasi yang ke-38 Zhang YuCai 张与材 diangkat  oleh Kaisar sebagai pimpinan sekte Zheng Yi yang memimpin semua tiga sekte Fulu. Sejak itu sekte Tianshi (sekte Guru Langit) mulai menggunakan nama Zheng Yi sebagai ganti sekte Tianshi "Sekte Guru Langit".
Sekte Quan Zhen (Kesempurnaan Lengkap) 全真道: Pendiri Sekte Quan Zhen adalah Wang Ji, 王吉 terkenal dikenal sebagai Wang Chong Yang 王重阳, seorang pendeta Taoist dari dinasti Jin. Menurut cerita,  Wang menjadi murid dari  yang abadi yang terkenal yakni, Lu Dong Bin 吕洞宾 dan dari Lu lah diketahui bahwa Wang telah mempelajari keabadian. Pada tahun Dading ke 7 大定 七年 masa pemerintahan kaisar Jin Shi Zong 金世宗 (1167 C.E),Wang mulai menyebarkan ajaran di Provinsi Shan Dong 山东 di mana ia mendirikan sekte Taoisme, yaitu sekte Quan Zhen 全真道, yang kemudian menjadi salah satu sekte Taoism yang paling utama dan yang paling besar. Sekte  Quan Zhen berpandangan  bahwa tiga agama utama di Tiongkok, yaitu, Taoisme, Buddhisme, dan Ruisme pada hakekatnya memiliki banyak kesamaan, dan harus diperlakukan dengan penghormatan yang sama. Karena kesemuanya mendukung masyarakat untuk mempraktekkan jalan Tao, terutama melalui pengembangan diri pribadi. Aliran ini juga mensyaratkan bahwa rahib agama Tao untuk tinggal di kuil, meninggalkan keduniawian dan menjadi Taosu (pendeta Tao). Wang Chong Yang juga menetapkan 15 ketentuan utama untuk Taoist Quan Zhen, yang membedakan alirannya dengan sekte lain. Tradisi pendeta Quan Zhen adalah peraturannya berpantang terhadap alkohol atau mengkonsumsi daging. Wang Chong Yang meninggal pada tahun 1170, setelah itu sekte dipimpin oleh ketujuh muridnya yang dikenal sebagai Tujuh Taoist Arah Utara. Masing-Masing murid kemudian mendirikan sekte mereka sendiri di bawah aliran Quan Zhen, yang paling berpengaruh di antara mereka adalah sekte Long Men 龙门派 didirikan oleh Qiu Chang Chun 邱长春.


Sekte Tai Yi 太一道:

Sekte ini didirikan di sekitar tahun 1138 oleh Taoist Xiao Bao Zhen 萧抱珍. Dikisahkan bahwa Xiao mulai membantu orang-orang yang membutuhkan ketika ia berhasil mencapai Dao. Xiao diberi kehormatan dengan suatu sebutan khusus oleh Kaisar dinasti Jin. Di dinasti Yuan Sekte Tai Yi mulai berkembang pesat, dan setelah tujuh generasi perkembangan sekte tersebut mulai menurun.
Sekte Zhen Da Dao 真大道: Pendirinya, Taoist Liu De Ren 刘德仁 mendirikan sekte tersebut antara tahun 1141 sampai 1148. Ia menetapkan delapan prinsip dasar untuk sekte yang mengharuskan pengikut nya hidup dengan gaya hidup sederhana, untuk bekerja dengan tujuan supaya dapat menyambung hidup tidak untuk mencari kekayaan/yang bersifat duniawi. Sekte ini mensyaratkan pengikutnya harus ramah tamah, tidak membunuh, tidak beraktivitas seksual yang tidak pantas, tidak mengkonsumsi daging dan alkohol. Hal yang unik di dalam cara sekte ini yakni sekte ini tidak mengajarkan gagasan untuk umur panjang dan hidup abadi, tidak sama dengan sekte lain. Pimpinan kelima sekte Zhen Da Dao dianugerahi gelar oleh kaisar Yuan Xian Zong 元 宪宗 dengan  gelar "Tai Xuan Zhen Ren" 太玄真人. Zhen Da Dao Jiao berkembang di Negeri Tiongkok bagian selatan dan hingga memasuki generasi ke 10, sekte tersebut perlahan-lahan mengalami kemorosotan.


Dalam koleksi Bai Yun Guan (Awan Putih Kuil di Beijing 北京白云观), terdapat arsip yang menyebutkan bahwa tedapat sekitar 86 aliran atau sekte-sekte Tao  yang berbeda tapi sama sekte-sekte tersebut diakui keabsahannya 诸真宗派. Sekte atau aliran ini merupakan bagian dari Sekte Zheng Yi 正 一, atau bagian dari Sekte Quan Zhen 全真. Sekte Quan Zhen 全真 yang lebih besar dari pada Sekte Zheng Yi. Banyak aliran yang terkemuka merupakan bagian dari Sekte Quan Zhen 全真派, seperti, Wu Zhu Pai 五祖派, Sekte Beiqizhen  北七真派  dan Sekte Nanwuzu Ziyang 南五祖紫阳派. "Wu Zhu" 五祖 berarti lima sesepuh pertama dari sekte, dan masing-masing dari lima pimpinan juga telah mendirikan sub sekte mereka sendiri. Lima pimpinan adalah Wang Xuan Fu 王玄辅 atau yang dikenal sebagai Donghua Dijun 东华帝君, Zhong Li Quan 钟离权, Lu Chun Yang 吕纯阳, Wang Chong Yang 王重阳 dan Liu Hai Chan 刘海蟾. Sekte Tujuh Manusia Sejati Utara merupakan hasil bentukan dari tujuh guru Taoist  yang hidup di Negeri Tiongkok bagian utara selama masa dinasti Song dan bagian dari dinasti Yuan; mereka adalah para murid dari guru Taoist yang sama, Guru Wang Chong Yang. Masing-Masing dari ketujuh guru tersebut mendirikan suatu sekte baru. Sekolah Taoisme Sesepuh Selatan pertama kali dipimpin oleh lima pimpinan mereka sendiri, mereka hidup di sekitar masa dinasti Song dan aktivitas mereka kebanyakan di Negeri Tiongkok bagian selatan. Nama dari lima pimpinan pertama sekte Selatan adalah Zhang Bo Duan 张紫阳, Shi Xing Lin 石杏林, Xue Dao Guang 薛道光, Chen Ni Wan 陈泥丸 dan Bai Yu Chan 白玉蟾.


Di masa lalu ada tiga sekte yang menggunakan ritual pewarisan dan registrasi LU dan JING (kitab) 传授经录科义. Sekte ini dikenal karena nama gunung sebagai pusat  induk mereka, Long Hu Shan (gunung) 龙虎山, Ge Zao Shan (Gunung) 阁皂山 dan Mao Shan (Gunung) 茅山. Semua tiga sekte adalah di bawah aliran  Zheng Yi 正一派. Sekte Zheng Yi 正一派 mempunyai banyak aliran yang berbeda, yang terkenal meliputi aliran Mao Shan 茅山派, aliran Jing Ming 净明派, aliran Qing Wei 清微派, aliran Wu Dang 武当派  dan lain lain.



Bagian 7:  Metode Latihan Pribadi


Metode Latihan Pribadi Taoist 修炼 sudah dikenal sepanjang sejarah dan diberi nama yang berbeda-beda. Sebagian yang populer meliputi "Xiu-Dao" (Pengembangan Dao 修道), "Xiu-Zhen" (Pengembangan Kebenaran 修真), "Xiu-Xian" (Pengembangan Keabadian 修仙), "Lian-Dan" (Penyulingan Obat mujarab 炼丹), dan "Nei-Dan" (Pengembangan Pil internal 内丹). Di masa kini, "Latihan Pribadi Taoist" biasanya disebut "Xiu-Lian" (Praktek dan Pengembangan Diri Taoist 修炼), "Xiu-Chi" (menegakkan latihan Taoist 修持) Atau "Yang-Sheng" (memelihara kehidupan 养生).


Latihan diri Taoisme dimulai pada jaman Tiongkok kuno. Dalam catatan menunjukkan bahwa saat  pada masa pemerintahan Kaisar Kuning 黄帝 sekitar 5000 tahun yang lalu, para Taoist mula-mula mulai melaksanakan berbagai latihan diri. Praktek ini bersama-sama dibentuk pada awal Taoisme Fang-Xiang 方仙道 dan Taoisme Huang-Lao 黄老道 , dan pada akhirnya mereka menjadi bagian dari praktek dari  agama Taoist secara formal.


Cara Taoist melalui Nei-Dan" (Pengembangan tentang Pil internal 内丹) adalah untuk mencapai harmoni antara manusia dan alam, untuk mencapai kesatuan antara manusia dengan alam semesta. Kemajuan dari pendekatan "Nei-Dan" 内丹 dimulai pada masa Dinasti Tang, menjadi populer pada masa dinasti Song, ditandai oleh naiknya sekte Taoisme Selatan dan Utara. Kedua sekte menempatkan penekanan yang besar terhadap "Nei-Dan" 内丹. Kitab yang utama dalam sekolah ini adalah  "Can-Tong-Qi" 参同契 (ditulis oleh Wei Bo Yang dari dinasti Han) dan "Wu-Zhen-Pian" 悟真篇 (ditulis oleh Zhang Bo Duan, pendiri sekte Taoisme Selatan). Dalam "Dao-Zang" 道藏, koleksi Taoist yang teragung, terdapat lebih dari 130 buku dan artikel yang terkait dengan "Nei-Dan", termasuk yang terkenal seperti  "Ru-Yao-Jing" 入药境, "Zhong-Lu Chuan-Dao-Ji" 钟吕传道集, "Da-Dan-Zhi-Zhi" 大丹直指 dan lain-lain.

Berikut adalah beberapa metode latihan diri Taoist yang populer :


"Xin-Zhai" 心斋: "Xin" 心 berarti hati atau jiwa. "Zhai" 斋 berarti murni bersih. Metode dari latihan diri ini bertujuan mencapai kemurnian dan keheningan batin. Dalam kitab Taoist " Zhuang-Zi" 庄子 mengatakan bahwa "Tao bukan apa-apa namun merupakan kumpulan dari Xu(kekosongan dan kehampaan 虚), Xu 虚  adalah Xin-Zhai" 心斋.

"Zuo-Wang" 坐忘: secara harafiah berarti duduk hening dan melupakan tubuh. Hal ini menjadi pokok yang fundamental dalam meditasi Taoist dan ini membutuhkan seseorang untuk melupakan atau melepaskan perasaan tentang tubuh seseorang. Dalam sastra Taoist "Zhuang-Zi" 庄子 mengatakan bahwa "Membuang tubuh, meninggalkan akal, terlepas dari yang terukur dan meneruskan tingkat kesadaran, orang bergabung dalam kesatuan agung, ini disebut Zuo-Wang".

"Yuan-Du" 缘督: Suatu metode perputaran energi dalam "Du" 督 garis meridian. Dalam sastra Taoist "Zhuang-Zi" 庄子 mengatakan bahwa "Ikutilah     jejak Du 督, maka seseorang akan dapat melindungi badan, hidup dalam hidup yang lebih, mendukung seseorang mencintai seseorang, dan hidup dalam jangka waktu yang lebih lama".

"Dao-Yin" 导引: merupakan suatu metode dari tujuan latihan diri dalam mengontrol energi seseorang dengan badan secara spesifik. Dalam sastra Taoist   "Zhuang-Zi" 庄子 mengatakan bahwa "Menggerakkan badan seperti seekor beruang dan meregangkannya seperti seekor burung, seseorang dapat mencapai umur panjang, ini adalah cara "Dao-Yin" 导 引. Pada masa jaman era 3 negara (Samkok), tabib Hua Tuo mengajarkan gerakan 5 binatang, masuk dalam kategori Dao Yin.

"Tu-Na" 吐纳: "Tu-Na" berarti latihan pernafasan. Menghirup udara bersih membuang udara kotor. 

"Ting-Qi" 听气: adalah metode "mendengarkan" dengan yang internal "Qi" 气 , seperti yang diuraikan dalam sastra Taoist "Zhuang-Zi" 庄子: "Jangan mendengarkan dengan telinga tetapi dengan batin, tidak mendengarkan dengan batin tetapi dengan Qi" 气 .

"Zhong-Xi" 踵息: Secara harafiah berarti bernafas melalui kaki. Ini merupakan suatu cara pernafasan dalam. Dalam sastra Taoist "Zhuang-Zi" 庄子 mengatakan bahwa "manusia sejati 'bernafas' melalui kaki mereka, dan mengatur nafas dengan kerongkongan mereka".

"Shou  Jing" 守静: Suatu metode latihan diri yang bertujuan untuk menarik pikiran dari  keadaan aktif dan  tinggal di dalam ketenangan. Tulisan Taoist "Tai Ping Jing" 太平经 mengatakan bahwa "Jalan menemukan Dao berakar pada ketenangan dari dalam".

"Cun-Xiang" 存想: Secara harafiah berarti membebaskan atau menyimpan proses berpikir. Kadang-Kadang juga disebut "Cun-Shen" 存神 atau menyimpan pikiran. Ini merupakan suatu metode yang menuntut seseorang untuk menyimpan pikiran dari pengembaraan keluar. Kitab Tao "Yin Tian Zi" 天隐子 mengatakan bahwa "Cun" 存 berarti selalu menyimpan pikiran ku, Xiang 想 berarti  meletakkan perhatian atas badan ku".

"Shou-Yi" 守 一: merupakan suatu metode yang mengharuskan seseorang untuk terus berkonsentrasi hanya pada satu hal. Dalam tulisan Taoist "Zhuang-Zi" 庄子 mengatakan "Keesaan, dalam rangka tinggal dalam keselarasan".

"Pi-Gu" 辟谷 : "Pi-Gu" 辟谷  berarti "puasa". Sedikitnya ada lima macam puasa. (1) Orang-Orang yang berpantang makan lima macam padi-padian, seperti beras, gandum, jagung. (2) Pantang makan semua yang telah dimasak. (3) Pantang makanan berminyak atau mengandung garam. (4) Pantang makan (puasa). (5) Hanya mengkonsumsi tumbuh-tumbuhan herbal sebagai pengganti makanan.

"Fu-Shi" 服食: adalah memakan tumbuh-tumbuhan herbal tertentu atau obat pil eksternal. Dalam kitab Fuqi JingYi Lun 服气精义论 "Tanaman herbal dapat menggantikan biji-bijian, membuat qi mengalir ke seluruh organ tubuh".

"Fang-Zhong" 房中: Fangzhong Shu adalah membicarakan pantangan, cara bersetubuh, menjaga kesehatan, mengusir penyakit juga metode higienis dalam melakukan hubungan badan. Merupakan metode dari pernggabungan energi pria dan wanita, hal ini merupakan suatu cara bersama dengan beberapa pantangan, menggunakan energi yang mungkin berkembang antara kedua-duanya pria dan wanita untuk mencapai tujuan yakni kesehatan dan umur panjang. Menurut sebagian dari tulisan Taoist jaman kuno, fokus dari pendekatan ini adalah memelihara kendali energi dan memelihara otak seseorang dengan itu. Karena hal ini berhubungan dengan hubungan seksual, hal ini sering disalah pahami dan disalahgunakan, oleh karenanya dilarang oleh agama Tao secara umum.

"Xing-Qi" 行气: Suatu metode penyaluran energy seseorang melalui garis meridian, Hal ini memerlukan seseorang menghisap udara lebih dibanding menghembuskan udara. Juga memerlukan proses pernafasan yang sulit dan diharapkan tidak terlalu kentara ketika seseorang sedang melaksanakannya."

"Tai-Xi" 胎息: Secara harafiah berarti pernafasan janin. Tai-Xi adalah suatu metode untuk bernafas seperti yang dilakukan oleh janin. Dalam pandangan Taoisme, janin bernafas menggunakan pusar sebagai ganti mulut dan hidung, pada tingkat yang lebih tinggi lagi adalah bernafas dengan seluruh tubuhnya.

"Wai-Dan" 外丹: Secara harafiah berarti pil  eksternal. Kadang-kadang disebut ilmu kimia eksternal abad pertengahan. "Wai-Dan" 外丹 menggunakan tumbuh-tumbuhan herbal dan mineral sebagai ramuan. Tujuan "Wai-Dan" 外丹 adalah untuk menghasilkan pil umur panjang.

"Xiu-Lian" 修炼 : arti dari namanya adalah menyempurnakan fisik seseorang dan rohaninya. Kata fisik adalah "Ming" 命; yang berarti badan seseorang. Kata untuk batin dan semangat pikiran seseorang adalah "Xing" 性, yang menyiratkan status mental dari suatu individu. Cara "Xiu-Lian" 修炼 adalah mencapai, melalui metode  tertentu dari latihan pribadi, tahap pengendalian diri total dari keduanya, rohani dan fisik,  berarti kendali total terhadap hidup. Semboyannya adalah "Ming" ku ditanganku bukan di "Langit" 命在我不在天.

"Nei-Dan" 内丹: Secara harafiah berarti pil internal. Ini juga disebut ilmu kimia internal abad pertengahan. "Nei-Dan" 内丹 atau ilmu kimia internal abad pertengahan mendominasi cara latihan pribadi Taoist sejak Dinasti Sui dan Tang 隋朝 唐朝 sekitar 1400 tahun yang lalu. Wujud "Nei-Dan" 内丹 memiliki dasar  banyak teori Taoism dan latihan pribadi sebelum itu dan penggabungannya, seperti, pengobatan Taoisme, teori garis meridian dan organ tubuh, meditasi 静功, " Pi-Gu" 辟谷 dan lain lain; Cara Nei-Dan" 内丹 memberikan pengaruh besar atas pengembangan teori Taoist dan latihan pribadi. Cara Nei Dan ini disebut juga "Xing-Ming-Shuang-Xiu" 性命双修, atau dengan kata lain, "latihan batin dan pikiran untuk mengolah batin dan mental, latian fisik untuk mengolah pil, dilakukan bersama badan dan pikiran". Dan hanya dengan pengembangan yang harmonis dan serempak antara keduanya, batin, pikiran serta fisik tubuh, maka dapat mencapai tingkat tertinggi.

Pendekatan Taoisme "Nei-Dan" sering membandingkan fisik seseorang sebagai bejana/tungku besar. Hal ini juga berkaitan dengan garis meridian, yang menghubungkan poin-poin akupunktur, sebagai saluran dimana seseorang dapat menyampaikan energi mungkin berkembang dari  badan ke dalam "Tungku besar" 炉鼎 . Dengan energi yang berkembang di dalam "Tungku besar" 炉鼎. seseorang  kemudian dapat membuat "Janin Suci" atau "Obat Emas" 金丹 .


Ada empat langkah-langkah yang harus dilakukan supaya orang berhasil untuk dalam latihan "Nei-Dan". Pertama, seseorang harus memberikan perlakuan yang baik kepada fisiknya, sebab badan merupakan dasar dari semua usaha dan latihan lainnya. Seseorang harus memperbaiki semua kerusakan yang ada di badan, membuatnya menjadi  kuat dan bebas dari penyakit apapun. Untuk melakukannya, praktisi pada tahap awal perlu berpantang sex. Untuk perempuan, sebagai tambahan, harus siap menghentikan siklus haid melalui beberapa metode Taoism. Kemudian  juga harus mengubah cara bernafas yang umum dilakukan. Taoist memperkenalkan pola bernafas yang umum pada manusia yang menjadi jalan hidup yang "ke depan"; dan pola "pernafasan yang dibalikkan" adalah jalan/cara untuk mencapai keabadian. Oleh karena itu, orang harus mengadopsi suatu cara baru dalam pola bernafas, yakni menarik perut saat menarik napas dan mengembungkan  ke luar ketika menghembuskan nafas. Proses "pernafasan yang dibalikkan"  harus dalam, alami dan lembut. Dalam tulisan Taoist "Xian Tian Zheng Li Zhi Lun" 天仙正理直论  yang mengatakan bahwa "Proses keabadian mulai dengan membangun dasarnya. Dasarnya adalah ketika Shen (roh/semangat 神) tinggal. Ketika Jing seseorang (inti sari 精) kuat, Shen dapat menjadi kuat dan kemudian kemampuan batinnya menguat. Bila Jing 精  dilepaskan, sebagai konsekuensinya Shen 神 menjadi lemah.  Oleh karena itu, seseorang harus memelihara dan mengkombinasikan Shen, Qi 气 bersama-sama, kemudian ia dapat dengan sukses membangun dasar. dan bila sekali dasar tersebut telah terbentuk, Jing tidak pernah akan hilang, dengan begitu hidup akan diperpanjang dengan tak terbatas".
Langkah yang kedua disebut "Lian-Jing-Hua-Qi" 炼精化气 atau "Xiao-Zhou-Tian" 小周天. merupakan proses untuk memutar energi seseorang dari status "Jing" 精  ke dalam status Qi" 气 . Proses akan melewati empat tahap. Mereka adalah: "mengumpulkan energi", "menjaga energi", "memutar kendali energi dalam rangka mengubah bentuk" dan "tahap penyelesaian". Bila semua tahap dapat diselesaikan dengan sukses, "Jing" 精 akan diubah menjadi "Qi" 气 dan hasilnya disebut "Nei-Yao" (Obat Internal 内药) diproduksi. "Nei-Yao" 内药 adalah suatu kebutuhan untuk langkah berikutnya dari proses "Nei-Dan".


Langkah yang ketiga disebut "Lian-Qi-Hua-Shen" 炼气化神. Selama langkah ini orang harus memutar energi ke suatu janin suci dengan mengkombinasikan "ketiga pusaka" yaitu , Jing 精, Qi 气  dan Shen 神, ke dalam sesorang dan memutarkannya di antara saluran di dalam badan. Praktisi juga harus membuka beberapa "gerbang yang dikunci" di dalam badan untuk mengalirkan energi. Pada akhirnya semua energi akan berubah status menjadi "Shen" 神 .


Langkah terakhir "Nei-Dan" 内丹  adalah "Lian-Shen-Huan-Xu" 炼神还虚. Ini menjadi langkah di mana semua energi akan kembali ke status kelahiran mereka, selama langkah ini orang akan memperoleh badan surgawi, dan hidup seseorang akan menjadi abadi.
Bagaimana cara melaksanakan latihan diri "Jing-Gong" 静功, apa syarat-syarat dan tingkatan bagaimana yang dapat dicapai.
Ungkapan "Jing-Gong" 静功 berarti "latihan keheningan dan ketenangan". "keheningan dan ketenangan" dapat dipahami dari tiga sudut berbeda.


Pertama, keheningan dan ketenangan fisik. Ketika melaksanakan latihan, orang perlu mengenakan pakaian longgar dan nyaman, perlu melepaskan kegelisahan, sehingga selama periode latihan seseorang tidak akan diganggu secara mental dan fisik. Praktisi perlu memelihara suatu posisi duduk yang rileks, dan ketika orang mulai merasakan rileks dan tidak ada keinginan untuk memindahkan badan, sebuah "keheningan dan ketenangan" telah dicapai. Ini menjadi permulaan tingkatan " keheningan dan ketenangan".


Kedua, "keheningan dan ketenangan" pikiran. Ketika praktisi telah menghentikan proses berpikir, hal ini disebut "keheningan dan ketenangan" pikiran. Setelah mencapai tahap fisik "keheningan dan ketenangan", pikiran praktisi mungkin tetap sibuk. Pada langkah ini praktisi perlu mendengarkan nafas  seperti yang telah uraikan sebelumnya, seseorang harus melepaskan semua kaitan mental, orang harus menghentikan semua pemikiran, tetap sadar dan biarkan otak memasuki suatu tahap kehampaan. Tahap kehampaan mental ini adalah "keheningan dan ketenangan" pikiran. Dalam tahap ini, tidak ada pemikiran yang akan muncul untuk mengacaukan "keheningan dan ketenangan". Hal ini adalah level medium dari "keheningan dan ketenangan".


Yang ketiga, "keheningan dan ketenangan" tentang kesadaran seseorang. Maknanya adalah seseorang telah hilang kesadaran diri. "keheningan dan ketenangan" pikiran tidak berarti orang telah menghapuskan kesadaran diri. Maka, orang harus melanjutkan "keheningan dan ketenangan" dengan membiarkan badan dan pikiran (Xin dan Qi) sepenuhnya bergabung satu sama lain.
Hanya ketika diri "hilang", seseorang telah mencapai tahap "keheningan dan ketenangan" yang riil. Dalam sebuah tulisan Taoist mengatakan "Untuk memelihara keheningan badan adalah mengubah Jing (ke tahap yang lebih tinggi); untuk memelihara keheningan pikiran adalah mengubah bentuk Qi 气 (ke tahap yang lebih tinggi); untuk memelihara keheningan dari  kesadaran akan mengubah bentuk Shen (ke tahap yang lebih tinggi)". Perubahan bentuk dari   Jing 精, Qi 气 dan Shen 神 - ketiga pusaka Tao, adalah untuk menyusun kehilangan mereka dan mengembalikannya pada kesempurnaan mereka. Sekali ketika pusaka telah diisi ulang, seseorang menjangkau tahap "tidak ada keinginan untuk nafsu, tidak membutuhkan makanan atau tidur". Hanya "Dasar bagi Tao" yang sukses dibangun.



Bagian Delapan: Praktek dan Gaya Hidup Taoists di Rumah


Untuk Taoists awam yang tinggal di rumah mereka sendiri, petunjuk untuk pengembangan diri dan gaya hidup meliputi: penghormatan "Dao" 道 dan "De" 德, menghormati agama Tao dan ajarannya, menerima inisiasi Tiga Pusaka (Dao 道,  经  kitab dan 师 guru serta sesepuh), membaca kitab Tao, hidup vegetarian, ikut dalam program amal untuk membantu orang lain, membangun integritas seseorang dengan cara menghindarkan diri  dari segala hal yang tidak sesuai dan  aktivitas yang tidak etis, tidak melakukan hal-hal yang bersifat buruk dan jahat, menjunjung kebaikan.


Yang Abadi Ge Hong 葛洪 percaya bahwa untuk mencapai Tao, yang harus diutamakan adalah berpusat pada kebajikan yang dilakukan untuk orang lain dan masyarakat. Ia berkata "Bagi seorang Taoist, perbuatan terbaik seseorang adalah bila dapat menyelamatkan orang-orang yang berhadapan dengan bahaya, mencegah penyakit, mencegah bencana dan kematian yang tidak wajar. Bila ingin mencapai keabadian Dao, seorang Taoist harus bersikap menjaga 'kepercayaan, kesetiaan, bersikap baik kepada orangtua, keselarasan dan kebajikan' sebagai karakter pribadi yang paling utama. Tanpa kebaikan dan akhlak tersebut, pencarian keabadian secara teknis akan gagal".
Sejak jaman kuno, terdapat dua pendekatan untuk pelatihan Taoist, cara "Ru-Shi" 入世 (Kerja dan Hidup di antara masyarakat) dan cara "Chu-Shi" (Tinggal dalam kesunyian sendiri atau tinggal dengan para pendeta Taoist lain).


Cara Ru-Shi" 入世 adalah cara untuk melaksanakan perbuatan nyata  yang berguna bagi masyarakat, dan cara "Chu-Shi" 出世 adalah cara seseorang untuk membuat kemajuan riil dalam pengembangan diri Taoist.


Singkatnya, sebagai seorang Taoist "Ru-Shi" 入世 seseorang perlu memelihara kebaikan, melakukan sebanyak mungkin hal-hal yang baik dalam hidup bermasyarakat; tidak melakukan pembunuhan segala mahluk  hidup ,  menjadi seorang vegetarian, tidak egois, baik terhadap sesama dan suka menolong orang lain; seseorang perlu melakukan kebaikan, mencegah terjadinya hal-hal yang membahayakan orang lain ataupun masyarakat, hormat terhadap orang lain terutama orang tua sendiri; seseorang juga perlu membantu masyarakat yang sedang kekurangan, mengembangkan ajaran luhur Dao, membangun kuil Taoist, mencetak atau membagikan kitab-kitab Taoisme, dan melibatkan dirinya dalam aktivitas sosial.


Sebagai tradisi, Taoisme selalu menekankan, mengutamakan dan  menyarankan jalan "Ru-Shi" 入世 (tinggal dan bekerja di dalam masyarakat). Sebagai contoh, sekte Taoist sekte "Jing Ming Dao" percaya bahwa ketika berusaha untuk memperoleh Keabadian Dao, seseorang harus hidup dengan cara hidup di dalam masyarakat umum dan lebih baik dalam hal ini. Dan "ketika orang dapat dengan sukses memenuhi tugas-tugas sebagai manusia pada umumnya, maka akan ada  Dao yang menunjukkan diri tepat pada waktunya".
Xu Yang Abadi telah memberikan warisan bagi dunia dengan banyak prinsip yang perlu diikuti oleh seorang Taoist. Mereka adalah "Kesetiaan, sikap baik pada orangtua, kejujuran, kehati-hatian, kalem/tenang, kedermawanan, toleransi" dan lain-lain. Di antara prinsip-prinsip ini, "sikap baik pada orangtua dan kesetiaan" adalah kebaikan yang paling utama yang harus dilakukan oleh seseorang, karena mereka membentuk  dasar untuk semua kebaikan lain, dan Dao itu sendiri.


Menurut "Da Dao Lun" 大道论  yang ditulis oleh Zhang San Feng 张三丰 dari dinasti Ming 明代, jalan Dao mempunyai landasan dasar yang dibentuk dalam jalan hidup secara umum, oleh karena itu seseorang harus menjadi seseorang yang baik terlebih dahulu. Sepanjang seseorang dapat menjadi seseorang yang peduli dan dermawan, baik hati dan jujur, rajin dan bertanggung jawab, orang tersebut tidak jauh dari jalan Dao.


Kepercayaan macam ini  adalah universal di antara aliran Taoisme baik aliran Zheng Yi 正一 maupun Quan Zhen 全真, mereka meminta dengan tegas bahwa seseorang harus menjadi anggota masyarakat yang baik sebelum ia dapat melakukan praktek-praktek yang baik menyangkut Dao.


Satu karakteristik Taoisme yang membedakan adalah kegemarannya terhadap naturalisme. Taoisme menyarankan orang harus tinggal dalam hidup yang lebih alami, menjauh dari hambatan yang baik atau buruk, menang atau kalah, dihormati atau dipermalukan. Taoist naturalisme percaya bahwa seseorang perlu mengambil hal-hal dalam hidup sebagaimana adanya; hendaknya tidak memaksakan apapun untuk terjadi, baik maupun buruk. Juga percaya bahwa ketenaran dan kekayaan harus ditekankan sebagai pelengkap dalam hidup bukan tujuan yang utama, tidak memusingkan apa yang telah hilang dan orang perlu memelihara hidup yang seimbang dengan keadaan hati yang selalu bahagia. Sikap natural macam ini  adalah suatu resep yang sangat baik untuk keraguan, ketegangan, dan kegelisahan  yang  banyak dihadapi orang-orang pada jaman sekarang ini.


Seperti agama lain pada umumnya, ada perintah atau aturan yang harus dipatuhi oleh pengikutnya. Dalam Taoisme, perintah atau aturan tentang kelakuan dibuat untuk mencegah pemikiran atau perilaku yang bertentangan dengan semangat Tao. Aturan juga merupakan alat untuk membimbing para pengikutnya dalam mencapai tujuan religius mereka. Pelanggaran atas aturan ini harus diberi hukuman atau teguran keras  di dalam organisasi yang religius.


Dalam Taoisme, peraturan tentang etiket dapat dibagi menjadi dua kelompok. Satu kelompok meliputi aturan yang dirancang untuk Taoist manapun yang hidup dalam kuil atau biara Taoist. Kedua aturan kelompok adalah untuk seseorang yang sedang dikonversi ke Taoisme dan mencari Tao sebagai kepercayaan. Aturan kelompok yang pertama adalah lebih kurang mengatur instrument dalam kehidupan di dalam kuil Taoisme. Kelompok aturan yang kedua   dimaksudkan untuk mengatur diri sendiri untuk Taoists itu sendiri.
Taoisme percaya bahwa aturan diperlukan terutama untuk orang-orang pada umumnya, dan mengikuti aturan ini akan membantu  mencegah orang tersesat dari jalan Tao.


Ada banyak persepsi atau ajaran berbeda yang memerlukan tingkat usaha yang berbeda untuk menegakkannya. Orang perlu memilih perangkat yang sesuai untuk bersama-sama memulai, dan melanjutkan ke aturan yang lebih tinggi secara berangsur-angsur. Di sini adalah sebagian dari sila yang berbeda untuk praktisi Dao: "San_Gui-Yi Jie" 三皈依戒, "Wu Jie" 五戒, "Ba-Zhai Jie" 八斋戒, "Chu-Zhen-Shi Jie" 初真十戒, "Lao-Jun Er-Shi-Qi Jie" 老君二十七戒, "Zhong-Ji Jie" 中极戒, "Tian-Xian Jie" 天仙戒 dan lain-lain.


Bagi Taoist  umum yang tinggal di tengah masyarakat, dasar aturan yang harus diikuti adalah "Wu Jie" 五戒. Kata [itu] "Wu" 五 berarti lima, dan "Jie" 戒 berarti sila. Maka, lima hal yang tidak diijinkan menurut "Wu Jie" adalah: "membunuh mahluk hidup", "mabuk berlebihan", "mencuri", "perkataan tidak pantas" dan "aktivitas seksual tidak pantas". Hal tersebut adalah lima sila paling mendasar diantara semua sila dan itu menjadi dasar di atas semua hal yang baik dimana Tao dibangun. Sepanjang seseorang dapat dengan setia melaksanakan "Wu Jie" 五戒, menurut Taoisme, umur panjang, kebebasan diri dari kepahitan, sakit, dan perlindungan dewata, akan dengan mudah dapat dicapai.
Ada suatu jenis upacara Taoist yang disebut "Xiu-Zhai" 修斋. Tujuan "Xiu-Zhai" 修斋 adalah menyelesaikan konflik yang tak terlihat, memecahkan karma tidak baik, untuk mencapai tahapan kehidupan dan pikiran yang harmonis dan tenang, untuk mempepanjang hidup seseorang dan untuk memelihara kemurnian holistik. Prosedur upacara "Xiu-Zhai" 修斋 yang nyata sungguh kompleks, dan aktivitas religius yang mungkin memerlukan bantuan dari dunia yang surgawi bagi yang akan meminta digelar upacara "Xiu-Zhai" 修斋, aktivitas religius ini meliputi ritual doa untuk keberuntungan, ritual doa memupus nasib buruk dan kecelakaan, ritual doa untuk membantu mereka yang menderita, ritual doa untuk seseorang yang menyesal, ritual doa untuk membantu roh orang yang telah meninggal, dan lain-lain. Ada beberapa macam "Xiu-Zhai" 修斋 yang berbeda satu dengan yang lain, perbedaan tersebut terjadi karena masing-masing berbeda inti, karena berbeda tanggal saat upacara ini dilakukan. Berikut ini adalah sebagian dari upacara "Xiu-Zhai" yang berbeda tersebut 修斋: "Liu-Zhai Yue" 六斋月 (atau nama nya yang disarankan, upacara dilakukan pada bulan-bulan ganjil selama 6 bulan sepanjang tahun); "Shi- Zhai Ri" 十斋日 (upacara ritual yang dilakukan pada sepuluh hari yang berbeda selama suatu bulan  Penanggalan Tionghoa, hari ke-1, ke-8, ke-14, ke-15, ke-18, ke-23, ke-24, ke-28, ke-29 dan ke-30); "San-Yuan Yang Ri" 三元日 (dilakukan pada penanggalan Tionghoa tanggal 15 pada bulan  1, bulan  7  pada bumi dan bulan 10; "Ben-Ming Ri" 本命日 (dilakukan pada hari lahir seseorang).


Membaca dan menyanyikan doa puji-pujian dari kitab suci Taoism adalah ritual umum untuk setiap umat Tao baik secara individu ataupun bersama-sama. Terdapat beberapa kitab Tao, yang biasanya digunakan dalam nyanyian: "Doa pagi dan Doa malam", "San-Guan Bei-Dou Jing" 三官北斗经 (kitab tentang Tiga Penguasa dan Bintang Biduk Utara), "Tai-Shang  Gan-Ying Pian" 太上感应篇 (kitab Tao tentang etika moral dari Tai Shang Lao Jun), "Wen-Chang Di-Jun Yin-Zhi-Wen" 文昌帝君阴骘文 (kitab Tao tentang kumpulan jasa-jasa Dewa Wen Chang). Bagi orang yang lebih ingin memperdalam agama Tao, mereka dapat mempelajari karya Taoist yang lebih dalam seperti "Dao De Jing" 道德经, "Nan Hua  Jing" 南华经, "Xing Ming Gui Zhi" 性命圭旨 dan lain-lain.


Bagi Taoist yang tidak hidup membiara, latihan diri juga perlu. Latihan itu tidak hanya untuk meningkatkan kesehatan dan untuk kebaikan seseorang pada umumnya, tetapi juga untuk pencapaian penyatuan dengan  Tao yang menjadi tujuan  terakhir semua Taoists. Metode pratek ini biasanya diberikan (atau dapat meminta kepada  yang menjadi guru orang tersebut atau master Taoism lainnya). Dalam banyak kesempatan para guru atau para master ini adalah para pendeta Taoist yang tinggal di kuil.

Sebagai Taoist yang tinggal di rumah (orang awam Taoists atau para pendeta sekte Zheng Yi), hidup seseorang adalah hal yang umum juga hal yang mulia, dipundak mereka banyak tugas yang harus dikerjakan. Mereka harus menanggung hidup keluarga, merawat anak, menanggung orang tua, melakukan bakti social, melakukan hal-hal yang berguna untuk masyarakat, menjalani hidup yang baik dengan sebaik-baiknya, menyebarkan ajaran Tao, dan sebagai pelaksana pelindung ajaran Tao.
Menyebarluaskan tradisi Taoism yang luhur, dengan sungguh hati berlatih Tao, menyebarkan ajaran Tao, membuat dan membangun kehidupan yang ada di bumi ini agar menjadi bagaikan berada di surga yang indah.

Diterjemahkan secara bebas dari buku Pengenalan Taoism karya master Huang Xinyang dengan seijin beliau

Budaya-Tionghoa.Net | Facebook Group Budaya Tionghoa

Last modified onWednesday, 25 July 2012 10:33
Rate this item
(1 Vote)
back to top
http://web.budaya-tionghoa.net/index.php/konten/esai/item/1567-pengenalan-pada-taoisme-daoism-%EF%BF%BD%EF%BF%BD%EF%BF%BD%EF%BF%BD%EF%BF%BD%EF%BF%BD

Latest Articles

  1. Trending
  2. Feature
  3. News
  4. Random

Sejarah

Budaya

Seni

Filsafat

Sains

Esai & Opini

Resensi Buku

Album Foto