A+ A A-
Mitologi

Mitologi (39)

Sebuah Meongan dari Balik Tirai Bambu - Kumpulan Mitos dan Legenda Kucing dari Negeri China (2)

ASAL USUL KUCING (Versi 2)
KUCING AND THE MASTER OF THE UNIVERSE

Budaya-Tionghoa.Net | Dikala usia bumi masih sangat hijau, tersebutlah satu bangsa yang menjadi pilihan dewa. Bukan, yang dimaksud bukan bangsa Israel. Bukan pula bangsa Arab, Yunani & apalagi bangsa Galia. Melainkan bangsa kucing! Ya, rupanya para dewapun kepincut juga dengan mahluk imut yang satu ini Hingga kepada merekalah dikaruniakan akal budi & kemampuan berbicara.

Read more...

Legenda Asal Usul Cuka dan Huruf Pembentuknya

Budaya-Tionghoa.Net | Dahulu kala di Tiongkok, Propinsi Shanxi, hidup seorang pemuda bernama Du Shaokang yang pandai membuat arak. Sehari-hari, ampas hasil produksi arak yang tak lagi bermanfaat, biasa diberikannya kepada peternak sebagai pakan kuda.

Suatu ketika, Du Shaokang memasukkan semua ampas arak sisa produksinya ke dalam sebuah tempayan besar, kemudian memasukkan sedikit air ke dalam dan menutupnya rapat. Banyaknya kesibukan menjelang Tahun Baru Imlek, membuat Du Shaokang melupakan perihal tempayan ampas arak tersebut.

Read more...

Sebuah Meongan dari Balik Tirai Bambu - Kumpulan Mitos dan Legenda Kucing dari Negeri China (1)

Budaya-Tionghoa.Net |Namanya mungkin tidak setenar naga, harimau, atau rubah. Namun siapa bilang kucing tidak eksis dalam budaya China. Tulisan ini akan berusaha mengupas berbagai dongeng & mitos yang berhubungan dengan kucing di Tiongkok kuno.

ASAL USUL KUCING (VERSI 1)
BUAH HATI SANG MACAN
Nun jauh diabad nan silam. Tersebutlah suatu masa dimana manusia & hewan hidup berdampingan dengan harmonis. Sayangya kedamaian ini terusik oleh satu mahluk yang tidak pernah bisa diajak kompromi. Merekalah tikus; si kecil hitam, jelek, & anarkis, yang suka merusak apapun yang dilihatnya. Bila jumlahnya hanya 1-2 ekor, tentu manusia tak akan direpotkannya. Sialnya tikus-tikus biadab ini justru dapat beranak pinak dengan cepat sekali.

Read more...

Simbol Katak dan Kodok

Sumber foto : http://www.nipic.com/show/1/76/1ec204c911d6613a.html

Budaya-Tionghoa.Net|Katak dan kodok adalah binatang yang banyak dijumpai di Tiongkok, terutama di daerah persawahan yang banyak air, pada saat musim berkembang biak mereka yaitu awal musim panas. Sepertinya orang Tiongkok tidak membedakan secara spesifik mengenai arti kata katak dan kodok, tidak seperti dalam bahasa Inggris katak disebut frog dan kodok (yang penampilannya kulitnya lebih buruk dan kasar) disebut toad.

Read more...

Telaah Novel "Perjalanan ke Barat"

Budaya-Tionghoa.Net|Judul Cerita Sun Wukong Mengacau Langit aslinya adalah Da Nao Tiàn Gòng (Huru-hara Besar di Istana Langit). Judul tersebut dalam penggunaan bahasa Tionghoa sehari-hari, sangat disukai untuk menyebut ‘pembuat onar’. Cerita Da Nao Tiàn Gòng sendiri merupakan salah satu bagian dari novel Perjalanan ke Barat, yang merupakan salah satu dari 4 novel klasik Tiongkok.

Read more...

Simbol Tionghoa : 燕 Yan / Swallow / Burung Layang Layang

 

Photo Credit : katethorntondesign.blogspot.com

Budaya-Tionghoa.Net |Di Tiongkok maupun di kawasan empat musim seperti di Eropa , burung layang-layang menjadi pertanda musim semi.Kepercayaan populer adalah bahwa setiap musim semi , burung layang-layang kembali dari tempat persembunyian mereka di laut dimana mereka menghabiskan musim dingin sebagai -- kerang.

Read more...

Sekelumit tentang Jiang Ziya

Budaya-Tionghoa.Net| Jiang Zi-ya (姜 子 牙dalam lafal Hokkian disebut Kiang Cu Ge) adalah tokoh Dewa yang sangat terkenal dan dihormati di kalangan rakyat. Kelenteng yang memujanya biasa disebut Taigongmiao atau Wu Chengwang-miao (kuil Raja Muda Kemiliteran), bertebaran hampir di semua tempat.

Siapakah Jiang Zi-ya sesungguhnya? Mengapa dipuja orang selama berabad-abad?

Read more...

Duan Wu jie 端午节 & Legenda Ular Putih 白蛇传

Budaya-Tionghoa.Net| Masih berkaitan dengan Duan Wu Jie , penulis teringat sebuah penggalan kisah dari legenda ular putih yang cukup terkenal. Seperti yang telah kita ketahui bersama, kisah ini menceritakan kisah cinta berlatar pada jaman Dinasti Song Selatan, antara Siluman Ular Putih – Bai Niang 白娘 alias Bai Suzhen 白素貞 yang berbudi dengan Xu Xian 许仙 alias Xu Hanwen 许漢文. Sebuah legenda yang tercatat dalam Jingshi Tongyan 警世通言 karya Feng Menglong pada jaman Dinasti Ming (1368 to 1644) . Tahukah anda bahwa pada saat perayaan Duan Wu inilah Bai Shuzhen menampakkan wujud aslinya?

 

Read more...

Makna Ragam Hias & Ornamen Tiongkok (3) - Qilin

Budaya-Tionghoa.Net | Qilin 麒麟 (Kilin-Hokkian atau Kirin-Jepang) binatang ini adalah lambang panjang umur, kemegahan, kebahagian, kebajikan dan kebijaksanaan. Berwatak lemah-lembut dan ramah, dan dikatakan memiliki semua kualitas kebaikan di antara semua makhluk berkaki empat. Yang jantan disebut Qi, dan yang betina disebut Lin. Qilin digambarkan bertubuh rusa jantan, berekor kerbau, berdahi serigala, berkaki kuda, bersisik ikan, dan bertanduk. Kulitnya memiliki lima warna yaitu merah, kuning, biru, putih dan hitam.

Read more...
Subscribe to this RSS feed

Latest Articles

  1. Trending
  2. Feature
  3. News
  4. Random

Sejarah

Budaya

Tionghoa

Seni

Filsafat

Sains

Esai & Opini

Resensi Buku

Album Foto