A+ A A-
Sino-Japanese

Sino-Japanese (16)

Nasib Wanita Dibawah Pendudukan Jepang Di Masa Perang Dunia II

Budaya-Tionghoa.Net | Bukti sebenarnya sudah cukup banyak yang mengungkapkan tentang kejahatan perang Jepang itu, tetapi pemerintah Jepang sampai kini tetap menyangkal perbuatannya atau sudah tidak bersikap "Bushido" lagi untuk mengakui dosanya.. Di tahun 2007 , PM Jepang Shinzo Abe juga menyangkal  tentang adanya perbudakan sex yang dikatakan pada bulan Maret tahun tersebut. Para ahli sejarah memperkirakan sekitar 200.000 wanita dijadikan budak sex oleh tentara Jepang pada perang dunia ke II, mereka para korban berasal dari berbagai bangsa seperti Tiongkok, Korea, Indonesia dan Filipina dll.

Read more...

Eksperimen Medis Unit 731 Jepang Di Tiongkok Pada Perang Dunia II

Budaya-Tionghoa.Net |  Eksperimen medis yang dilakukan dengan kejam oleh tentara Jepang terhadap tawanan perang dan penduduk sipil selama perang dunia ke II, bersumber dari perintah rahasia Mikato pada tahun 1936, atau Kaisar Jepang, Hirohito (People's Daily Online, 12 Agustus 2005). Unit yang terbesar dan terkenal dengan kekejamannya dalam melakukan eksperimen biadab ini dinamakan Unit 731, yang terletak di Pingfang sebuah daerah sekitar 20 km dari Harbin di Heilungjiang, Manchuria. Pada masa puncaknya 5000 orang Jepang seperti tentara, dokter, ahli biologi, kimia , pharmasi dan ilmuwan lainnya berkerja di Pingfang ini.

Read more...

Burung Penangkap Ikan & Musashi : Basho - Haiku & Li Bai - Du Fu

Budaya-Tionghoa.Net | Terlihat sama sekali tidak ada hubungan dan kekerabatan antara aktivitas menangkap ikan dengan burung  , syair haiku , Basho , Miyamoto Musashi , Li Bai dan Du Fu. Ternyata memang sejarah dan budaya antar kawasan dan regional saling berkaitan satu sama lain . Yang budayanya dominan seperti Tiongkok ,  mempengaruhi kawasan sekitar pada masa itu. Jadi jangan heran kalau tulisan ini seperti film Babelnya Brad Pitt.

Read more...

Zhina : Penghinaan Atau Bukan?

Budaya-Tionghoa.Net | China dalam sejarahnya memang banyak sekali padanan yang menyertainya dikarenakan sejarah China sendiri yang panjang mencapai 5000 tahun. Istilah "Zhong Guo" atau "Negara Tengah" sendiri sebenarnya baru populer setelah terbentuknya republik setelah revolusi 1911. [1][2]Tentunya istilah Zhong Guo tidak serta merta muncul begitu saja, namun berasal dari istilah Zhong Yuan (Hokkian : Tiong Goan) yang artinya dataran tengah. Dataran tengah ini merujuk kepada daerah di antara Sungai Kuning di utara dan Sungai Panjang (Yang-tse) di selatan yang merupakan mobilitas orang2 yang berbudaya Han. Dulu, orang Han masih menganggap mereka sederajat lebih tinggi daripada bangsa barbar yang belum "cukup" berbudaya. Jangan heran, sikap egosentris seperti ini memang lazim pada negara besar di zaman dulu.[3]

Read more...

Komuso - Rahib Zen Bertudung Keranjang Memainkan Seruling

Budaya-Tionghoa.Net | Komuso  (komoso) adalah  rahib mendicant dari sekte Fuke , sebuah sekte Zen di Jepang. Para rahib tersebut mengenakan tudung kepala berbentuk keranjang yang terbuat dengan bahan anyaman. Para rahib juga memainkan seruling bambu [sakuhachi] . Komoso sendiri berarti "straw mat monk" , kemudian artinya berkembang menjadi "priest of nothingness".  Sekte Fuke berasal dari Tiongkok di abad ke sembilan dan masuk ke Jepang disekitar abad 13 M.

Read more...

The House of Tokugawa

Budaya-Tionghoa.Net | House of  Tokugawa berasal dari Tokugawa Ieyasu yang mendirikan shogunate Tokugawa. Dia berasal dari klan Matsudaira, penguasa Mikawa.. Sistem vassal di Jepang menggunakan sistem tawanan. Karena klan Matsudaira tergolong lemah di banding penguasa tetangga seperti Klan Imagawa dan Klan Owari , Di masa kanak-kanak Ieyasu banyak menghabiskan waktu sebagai tawanan.

Read more...

The Last Shogun - Tokugawa Iehiro

Budaya-Tionghoa.Net | Shogunate Tokugawa didirikan oleh Tokugawa Ieyasu dan menjadikan klan itu penguasa de facto Jepang selama dua setengah abad (1600-1868). Kebijakan Tokugawa adalah kebijakan xenophobia dengan menutup rapat-rapat Jepang dari interaksi dengan dunia. Semenjak di tumbangkan oleh Restorasi Meiji , Klan Tokugawa terkucil dari kekuasaan. Tsunenori memiliki anak, Tokugawa Iehiro.

Read more...

Miyamoto Musashi - Ronin Yang Tidak Terkalahkan

Budaya-Tionghoa.Net | Miyamoto Musashi (宫本 武 蔵) lahir 19 Mei 1586 di sekitar masa akhir Oda Nobunaga , juga dikenal sebagai Shinmen Takezo, Miyamoto Bennosuke, atau oleh nama Buddha Niten Dōraku. Musashi adalah seorang ronin, seorang seniman pedang Jepang dan mengembangkan gaya sendiri.Secara keseluruhan , Musashi telah melakukan 60 duel dan tidak terkalahkan. Dia adalah pendiri Hyōhō Niten Ichi-ryu atau Niten-ryu gaya pedang dan penulis Kitab Lima Elemen – The Book Of Five Rings (五 轮 书, Go Rin No Sho), Sebuah buku mengenai strategi, taktik, dan filsafat yang masih di pelajari banyak orang hingga saat ini.

Read more...
Subscribe to this RSS feed

Latest Articles

  1. Trending
  2. Feature
  3. News
  4. Random

Sejarah

Budaya

Seni

Filsafat

Sains

Esai & Opini

Resensi Buku

Album Foto