A+ A A-

Kitab Tiga Aksara

Budaya-Tionghoa.Net|Hidup sampai tua, belajar sampai tua tidak terbatas pada sekolah saja apakah sama dengan peribahasa bahasa latin yang berbunyi  non scholae sed vitae discimus artinya adalah “Kita belajar untuk hidup bukan untuk sekolah”, ujar itu dikumandangkan oleh Seneca ( 3 BC-65 AD )[1].

Apakah membaca saja sudah cukup ? Apakah membaca terkait dengan pembelajaran ? Masih teringat walau tidak secara detail, pada waktu sekolah dasar dahulu pernah diajarkan bahwa manusia hidup sampai tua, belajar sampai tua. Untuk memudahkan para siswa mengerti tujuannya, digunakan cerita atau fabel ( 寓言) Jin Ping gong 晋平公[3] atau duke Jin Ping( ? – 557 BC ) yang sudah berumur 70 tahun dan masih bersemangat belajar. Duke Jin Ping pada usia 70 tahun awalnya ragu-ragu untuk belajar, tapi setelah berdiskusi dengan Shi Kuang师旷( 572-532 BC )[4], ia memutuskan untuk belajar lagi.Dan ini bukan hanya satu-satunya cerita yang diajarkan atau disampaikan dalam pendidikan sekolah, masih ada banyak lagi cerita-cerita seperti itu dan melibatkan tokoh-tokoh sejarah Tiongkok masa lampau.

Read more...
Subscribe to this RSS feed

Latest Articles

  1. Trending
  2. Feature
  3. News
  4. Random

Sejarah

Budaya

Seni

Filsafat

Sains

Esai & Opini

Resensi Buku

Album Foto